Semalam Tambah Satu, Hari Ini Langsung Dua Pemakaman Standar Protokol Covid-19

0
85
Tetap dengan semangatnya Tim Pemakaman Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) 1 Pati, saat mengusung peti jenazah menuju ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Gedong Kampung Randukunimg, Kelurahan Pati Lor, Kecamatan Pati.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Terus dan terus berlanjut sampai hari ini pemakaman jenazah warga Pati yang meninggal dengan standar protokol Covid-19, sehingga tidak tahu kapan  berakhirnya. Sebab, pada Rabu (26/Mei) 2021 semalam (tadi malam) sudah bertambah satu, tapi Kamis (27/Mei) hari ini langsung dua pemakaman.

Akan tetapi, berdasarkan keterangan yang dihimpun ”Samin News” sebenarnya ada tiga pemakaman, hanya saja yang satu, keluarganya menolak dilakukan pemulasaraan. Yakni, jenazah seorang perempuan yang pada pukul 01.25 WIB meninggal di salah sebuah rumah sakit swasta di Pati.

Sedangkan sekitar satu setengah jam sebelumnya, Tim Pemakaman BPBD Pati 1 baru saja selesai melaksanakan pemakaman, yaitu jenazah seorang perempuan. Yang bersangkutan warga Desa Panggungroyom, Kecamatan Wedarijaksa, dan sebelum meninggal sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) Fastabiq Sehat Pati.

Shalat jenazah dilakukan setelah peti jenazah di atas lubang makam dilanjutkan adzan utntuk jenazah sebelum dimasukkan ke lubang pemakaman.

Hal itu dibenarkan salah seorang anggota tim pemakaman BPBD Pati 1, Purnama, dan Kamis siang ini dilanjutkan dengan dua pemakaman. Adapun yang pertama, adalah pemakaman jenazah seorang laki-laki, warga Dukuh Bendan, Kelurahan Pati Kidul, Kecamatan Pati.

Hanya saja oleh pihak keluarga, jenazah tersebut dimakaman di TPU Gedong, Kampung Randukuning, Kelurahan Pati Lor juga di wilayah kecamatan setempat. ”Sebab, kampung tersebut adalah asal almarhum, di mana anggota keluarganya juga dimakamkan di TPU itu,” ujarnya.

Tahap akhir proses pemakaman jenazah standar protokol Covid-19.

Selesai pemakaman di TPU Gedong Kampung Randukuning, lanjutnya, tim pun harus melanjutkan pemakaman urutan kedua. Yaitu, jenazah seorang perempuan, warga Desa Sukoharjo, Kecamatan Wedarijaksa, dan sebelum meninggal almarhumah sempat dirawat  di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RAA Soewondo Pati.

Kendati apa yang selalu diharapkan, agar pemakaman jenazah standar protokol Covid-19 segera berakhir, tapi sampai saat ini belum sempat terwujud, maka berharap akan terus dilakukan. ”Akan tetapi, hal itu juga disertai imbauan agar masyarakat jangan bosan-bosannya untuk selalu mematuhi protokol kesehatan (prokes),” tandasnya.