Pemkab Pati Gelar Rembuk Stunting

0
18
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) pada Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pati, Hartotok.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Pemerintah Kabupaten Pati bersama dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait menyelenggarakan Rembuk Stunting. Kegiatan rembuk stunting berlangsung di Pendopo Kabupaten Pati, Rabu (19/5/2021).

Persoalan isu stunting menjadi isu penting yang dalam perjalanannya harus diperhatikan. Pemkab Pati berkomitmen untuk mengendalikan bayi stunting. Komitmen itu dilihat dari penanganan stunting berdasarkan konvergensi atau penanganan secara menyeluruh oleh semua stakeholder terkait, baik tingkat daerah, kecamatan hingga desa lokus.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) melalui Kabid Kesehatan Masyarakat, Hartotok menyampaikan kegiatan rembuk stunting yang dihadiri oleh wakil bupati Pati, Saiful Arifin itu merupakan agendai ketiga dari delapan aksi yang ditetapkan.

“Rembuk Stunting merupakan aksi ketiga dari delapan pencegahan konvergensi penurunan angka stunting,” kata Hartotok di ruang kerjanya kepada Samin News, Kamis (20/5/2021).

Menurutnya kegiatan rembuk stunting intinya adalah dimaksudkan membentuk komitmen dari semua stakeholder untuk mendukung penurunan angka stunting di Pati.

Oleh sebab itu, akselerasi upaya serta kebijakan yang dibuat itu perlu dukungan dari OPD terkait. Hal ini upaya konkrit tidak sebatas dukung mendukung, melainkan disokong dalam bentuk anggaran maupun kebijakan yang dibuat oleh masing-masing OPD.

“Komitmennya bagi seluruh OPD itu kan harus menganggarkan untuk penurunan stunting di desa-desa lokus di Kabupaten Pati yang jumlahnya 12 desa lokus,” ujar Hartotok.

Dengan begitu, konvergensi atau penyatuan dari beberapa program oleh masing-masing OPD ini diharap mampu berjalan secara efektif. Dan ini membutuhkan sinergi dari berbagai pemangku kepentingan.