Di Kecamatan Pati Ada Calon Kades Hanya Memperoleh Tujuh Suara

0
268
Camat Pati, Drs Rusdiartono (atas) dan suasana di lingkungan TPS saat panitia memberlakukan protokol kesehatan (Prokes) dengan membagikan sarung tangan kepada pemilih (bawah),(Foto:SN/aed)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Jumlah perolehan angka dalam hal pilih memilih sangat minimal bisa saja terjadi, dan hal tersebut tentu banyak faktor yang menjadi penyebabnya. Satu di antaranya, barangkali yang bersangkutan tidak berupaya maksimal dalam berupaya mempengaruhi orang yang memilihnya.

Karena itu dalam pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 17 desa di Kecamatan Pati, satu desa di antaranya ada salah seorang calon yang hanya mendapat dukungan sebanyak tujuh (7) suara. Jumlah perolehan suara sebanyak itu besar kemungkinan dari keluarga yang bersangkutan, karena memang hanya itulah dukungan suara dari warga yang memilihnya.

Camat Pati, Drs Didik Rusdiartono ketika ditanya berkait hal tersebut sudah tepat jika tidak memberikan komentar apa-apa. Dengan demikian, fakta yang disodorkan kepada ”Samin News” (SN) adalah data tertulis dari hasil penghitungan suara Pilkades serentak di wilayahnya pada Sabtu Legi (10 April) 2021 lalu.

Masing-masing untuk Desa Sidoharjo, calon terpilih adalah Tri Suharyanto dengan mengantongi (754 suara), Teguh Santoso (413 suara), dan Siswojo (590 suara), Desa Blaru sebagai calon terpilih Mulyanto dengan (829 suara), Kuntatsi (640 suara) dan Supriyanto SH (610 suara). Berikutnya Desa Dengkek, untuk calon terpilih Mohammad Kamzawi (824 suara), Rusidi SPd MSi (716 suara) dan Kastubi (242 suara).

Untuk desa lainnya, yaitu Geritan sebagai calon terpilih Agus Santoso (715 suara), Tofa Handoko (54 suara) dan Subiyantoro (477 suara), Desa Sugiharjo calon terpilih Harminto dengan (967 suara) dan Harsanto SE pesaIngnya memperoleh (723 suara). Berikutnya Desa Kutoharjo, Hartono sebagai calon terpilih mengantongi (3.522 suara) dan calon yang mendampinginya Ayu Dyah Hardityasari (1.074 suara).

Selain itu Desa Sarirejo untuk calon terpilih Wiku Haryanto (1.885 suara), Agus Surono (1.510 suara) dan Suhartoyo (105 suara), Desa Tambaharjo yang menampilkan empat calon dan sebagai calon terpilih, yaitu Sugiyono (2.716 suara) sedangkan pesaingnya masing-masing Guntur Gustiaantoro ( 7 suara), Sonhaji (1.627 suara) dan Eri hermawan (17 suara). Sedangkan untuk desa lainnya, adalah Ngepungrojo sebagai calon terpilih Tri Santoso SE dengan (1.749 suara) dan pesaingnya Yuyun Agus Priyanto meraih (1.331 suara).

Sementara itu untuk Desa Ngarus sebagai calon terpilih Didik Suharyadi dengan meraih (415 suara) dan calon lainnya, Sri Dewi Ratna Palupi (362 suara), Desa Sidokerto calon terpilih Kuswanto memperoleh (1.768 suara) dan para pesaingnya Mukyadi (959 suara), Sutriyana (878 suara) dan Yulianto (55 suara). Selain itu Desa Purworejo, sebagai calon terpilih Duwi Sumaryono dengan (976 suara), Suyono (505 suara) dan Asuh Widayati SE (820 suara).

Berikutnya Desa Tanbahsari sebagai calon terpilih Lismanto dengan perolehan (693 suara) dan pesaingnya Endro Sutrisno (411 suara), Desa Widorokandang Sunarti (760 suara) dan Jumito (456 suara), Desa Sinoman Kastowo (763 suara), Triyono (361 suara). Sedangkan Desa Puri untuk Harsono Jumait meraih (1.484 suara), Setyo Raharjo (1.433 suara), dan Retno Sulistyorini (462 suara).

Desa Plangitan sebagai calon terpilih, yaitu Agung Hadi Yuli Setiawan dengan mengantongi perolehan suara sebanyak (1.185). Sedangkan para pesaingnya, masing-masing Sudarsono (623 suara) dan Merina Ika Tawangsari SE (409 suara).