Dasar Wibowo Terpilih Sebagai Kades Trikoyo; Ungguli Rivalnya dengan 182 Suara

0
356
Dasar Wibowo (38) di tengah kerumunan para pendukung setia, setelah tiba di rumah kediamannya.(Foto:SN/dok-das)

SAMIN-NEWS.com, PATI – RASA menyesak di dada selama bertahun-tahun yang dialami Dasar Wibowo (38) bersama ratusan pendukung setianya telah sirna, berganti luapan kegembiraan dan penuh syukur. Sebab, Allah SWT benar-benar telah menunjukkan kuasa-Nya dalam pelaksanaan pemilihan Kepala Desa  Trikoyo, Kecamatan Jaken, Sabtu Legi (10 April) kemarin.

Setelah menunggu selama enam tahun (2015) hingga sekarang, akhirnya anak muda ini berhasil menunjukkan kepada khalayak, tidak hanya  kepada warga desa setempat semata. bahwa kemenangannya dalam pilkades serentak kali ini, benar-benar suatu kemenangan yang tidak secara kebetelun. Akan tetapi, inilah kemenangan yang diraih bersama para pendukung dengan penuh kejujuran.

Dengan kata lain, kemenangan tersebut bukan kemenangan ala Pilkades Trikoyo enam tahun silam, di mana perolehan suaranya hanya selisih satu suara dengan pesaingnya. Di mana dia saat itu tampil dengan nomor undian (1) mengantongi  perolehan  731  suara, dan pesaingnya nomor urut (2) memperoleh 732 suara.

Karena itu, Dasar Wibowo bersama ratusan pendukungnya mengalami kekalahan yang benar-benar fantastis, yang hanya ada dalam logika politik. ”Kalau saat ini atau dalam pemilihan kali ini, kami bersama para pendukung yang masih tetap setia hingga sekarang benar-benar meraih kemenangan yang terhormat,”tandasnya.

Sebab, lanjut dia, dari jumlah pemilih yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 1.928 orang, dia yang kembali tampil dengan nomor urut undian (1) di hari pemilihan Sabtu Legi seperti enam tahun lalu, berhasil meraup 828 suara. Sedangkan rivalnya 646 suara, dan 31 suara lainnya tidak sah sehingga selisih perolehan tersebut, bukan hanya satu suara.

Akan tetapi, mencapai 172 suara sehingga merupakan hasil kerja keras para pendukung setianya yang benar-benar tak terbantahkan dan tak akan terpatahkan oleh logika politik apa pun. Apalagi, jika melihat dan mencermati latar belakang pecalonannya masih terasa seperti mimpi, akibat kegagalan dalam pilkades enam tahun silam.

Ternyata di balik semua itu memberi hikmah cukup besar, bahwa kesetiaan para pendukungnya ini  benar-benar tulus dan tak pernah lekang oleh zaman dan lapuk oleh hujan. Bahkan semua biaya yang timbul, seperti harus membayar (istilahnya) uang kombong, semua ditanggung oleh para pendukungnya.

Atas dukungan dan kesetiaan mereka inilah, dia akhirnya bersedia memikul tanggung jawab untuk tampil dan dipilih sebagai orang yang dicalonkan. ”Dengan demikian, beban berat tahap kedua harus kami pikul lagi, untuk mengemban amanat pendukung, dan utamanya juga untuk seluruh  warga Trikoyo dalam kurun waktu enam tahun ke depan,”ujar Dasar Wibowo.