Kepala Dispermades Sebut Penanganan Stunting di Pati Bagus

0
36
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Pati, Sudiyono.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) menilai penanganan kasus stunting di Kabupaten Pati cukup bagus. Dalam progresnya, kasus stunting mengalami penurunan.

“Dan progresnya dari laporan juga bagus sudah mulai ada penurunan,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Sudiyono di ruangannya kepada Saminnews, Jumat (5/3/2021).

Penanganan kasus stunting merupakan isu bersama yang membutuhkan sinergitas dari elemen masyarakat maupun pemerintah. Untuk yang disebut kedua itu, pemerintah Kabupaten Pati dalam menangani stunting dilakukan secara konvergensi.

Tujuannya melalui konvergensi percepatan pencegahan stunting adalah intervensi yang dilakukan secara terkoordinir, terpadu, dan bersama-sama yakni semua OPD terkait. Dengan menyasar kelompok sasaran prioritas yang tinggal di desa untuk mencegah stunting.

Menurutnya, lanjut Sudiyono terkait program penanganan stunting di Kabupaten Pati, Dispermades sebagai salah satu bagian atau tim. Sementara itu konvergensi stunting dikoordinatori dari Dinas Kesehatan.

“Adapun ranah kita (Dispermades) mendorong desa mengalokasikan dana desa (DD) untuk penanganan stunting. Khususnya bagi desa yang angka stuntingnya tinggi,” ungkapnya.

Ia melanjutkan bahwa tiap pemerintah desa (Pemdes) sudah mengalokasikan DD untuk mencegah stunting. Jadi peran desa wajib itu dalam amanah peraturan perundang-undangan.

“Intinya, sebagian dana desa untuk dialokasikan penanganan stunting,” imbuh Sudiyono.

Sehingga, upaya terkoordinir dan terpadu ini target sasaran bisa terwujud. Yakni untuk mencegah berkembangnya bayi stunting dilakukan secara intervensi bersama oleh pemangku kebijakan (stakeholder). Mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi data perkembangan stunting.