Jembatan Kembar di Juwana yang Ambrol Tuntas Akhir Bulan Depan

0
59
Bagian sisi kanan Jembatan Kembar di atas alur Kali Wesi di ruas jalan Juwana - Tayu, masuk Desa Langgenharjo, Kecamatan Juwana, kini tengah diperbaiki.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Kendati pelaksana lapangan tiap hari harus mengingatkan para pengguna jalan yang melintas di Jembatan Kembar, di alur Kali Wesi, utuk selalu berhati-hati dan bersabar saling mengantri, tapi pelaksanaan pekerjaan tersebut optimistis bisa tuntas di akhir bulan depan. Tepatnya, akhir April mendatang kerena untuk pekerjaan perbaikan, saat ini sudah menyiapkan cetakan konstruksi betonnya.

Dengan demikian, sebagian pondasi jembatan yang ambrol bagian kanan, di jalur Juwana-Tayu untuk pondasi lama sudah dibongkar dan diganti baru yang diperkuat dengan balok beton. Sehingga nanti konstruksi tersebut akan mampu menopang/menyangga bagian balok dan lantai jembatan, karena khusus baloknya sebanyak dua buah masing-masing berukuran panjang 10 meter, lebar 40 cm, dan tinggi 95 cm.

Sedangkan diafragma ukurannya 15/45 cm, dan untuk pekerjaan kontruksi tesebut juga sudah dipersipakan rangkaian material besinya. ”Jika tidak ada aral, kami akan melakukan pengecoran, Kamis (1/4) atau tiga hari, sehingga jangan sampai ada kendaraan roda empat yang melintas di malam hari sampai terperosok,” ujar pelaksa lapangan, Abdul Ghoni.

Pelaksanaan pembuatan cetakan dan merangkai kerangka besi untuk Jembatan Kali Wesi yang beberapa waktu lalu pondasinya ambrol.

Jika hal itu sampai terjadi, maka terjadinya kerusakan hasil pekerjaan pembuatan cetakan tak bisa dihindari, sehingga untuk memperbaiknya harus memulai dari awal. Dengan demikian, konsekuensinya harus mengulang semua dari awal, maka pihaknya mohon pengertian kepada para pengguna jalan yang berkendara roda empat, utamanya di malam jhari.

Sedangkan jika hal itu terjadi ada siang hari, maka kejadiannya akan berisiko bagi para pekerjaan yang saat-saat seperti ini memang harus memprsiapkan pembuatan cetakan konstruksi beton . Karena untuk mengatur arus lalu lintas di lokasi tersebut sangatlah sulit, maka pihaknya hanya bisa meminta agar semua saling berhati-hati.

Sementara itu, pihaknya tetap akan melakukan pengecoran sesuai jadwal, yaitu Kamis (1/4) dengan mengerahkan tanki molen sebanyak 5 unit, karena material beton yang kami butuhkan sebanyak 17 meterkubik. ”Jika pengecoran tanggal 1 April, maka untuk menunggu umur beton aga benar-benar maksimal adalah selama 28 hari, sehingga jembatan hasil perbaikan sudah bisa dilewati akhir April nanti,” imbuhnya.