Delapan Peningkatan Ruas Jalan Segera Ditenderkan

0
106
Kepala Seksi (Kasi) Jalan Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Hasto Utomo.

SAMIN-NEWS.com, PATI  – Jika buru-buru seperti dikejar waktu hari kalender pelaksanaan paket peningkatan ruas jalan, tujuannya tak lain agar masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas publik berupa akses ruas jalan tersebut secara maksimal. Karena itu, selesai penandatanganan kontrak paket pekerjaan peningkatan ruas jalan yang biayanya dari Dana Alokasi Khusus (DAK), kini ganti beralih ke peningkatan ruas jalan lainnya.

Berkait hal tersebut, papar Kepala Seksi (Kasi) Jalan Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Hasto Utomo, untuk ruas jalan tersebut yang sudah dimaksimalkan perencanaannya, untuk sementara ada delapan paket. Paling tidak, pekan depan paket peningkatan ruas jalan tersebut sumber biayanya dari APBD Tahun 2021 Kabupaten Pati.

Ada pun besarannya per paket rata-rata berkisar Rp 1 miliar, seperti akses ruas jalan Tayu-Puncel yang kondisinya memang sudah terlalu rusak akibat lalu-lalangya ”dump truck” pengangkut batu putih. ”Terlepas dari hal tersebut, untuk paket pekerjaan peningkatan ruas jalan itu pagu anggarannya sebesar Rp 1 miliar.

Selebihnya, lanjut dia, ada pula peningkatan ruas jalan Karangrejo, Kecamatan Juwana-Kuniran Kecamatan Batangan, bahwa dari hasil survei beberapa waktu lalu ruas jalan sepanjang 300 meter ini juga dalam kondisi rusak parah. Karena itu untuk konstruksinya harus diperkuat dengan rigid beton yang lebarnya juga dimaksimalkan menjadi enam meter.

Salain itu masih ada peningkatan ruas jalan Kayen-Tambakromo, dan ada pula peningkatan ruas jalan di Kota Juwana. Di antaranya, adalah lanjutan ruas Jl Hang Tuah yang harus menyambung dengan akses jalan Karangmangu, Desa Bajomulyo, tapi pagu anggarannya hanya Rp 500 juta yang paket pekerjaannya adalah konstruksi rigid beton.

Jika paket pekerjaan peningkatan ruas jaan tersebut ditenderkan lebih awal, maka paling tidak awal April mendatang sudah selesai sehingga bisa dimulai pelaksanaan pekerjaannya. ”Dengan demikian, pelaksanaan pekerjaan pada awal tahun anggaran ini rekanan pemenang tender tidak buru-buru sesuai hari kalender, sehingga hasil pekerjaannya pun bisa lebih maksimal,” tandasnya.