Balai Desa Kutoharjo Sementara Ditutup

0
194
Balai Desa Kutoharjo, Kecamatan Pati yang sejak pagi, Rabu (31/3) hari ini, pintunya sudah tutup.
Spaduk ajakan untuk mensukseskan Pilkades Kutoharjo yang dipasang di pagar depan halaman balai desa setempat.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Dampak calon kepala desa ”incumbent” untuk Desa Kutoharjo, Kecamatan Pati, Hartono yang terpapar positif Covid-19 dari hasil tes Rapid Antigen, menyebabkan warga desa setempat yang Rabu (31/3) hari mempunyai urusan dengan pemerintahan desa setempat hendaknya sedikit bersabar. Sebab balai Desa Kutoharjo, sejak pagi harus menutup pintunya alias tidak memberikan pelayanan.

Dengan kata lain, Balai Desa tersebut untuk sementara mulai Rabu (31/3) hari ini tutup selama dua hari sampai Kamis (1/4), dan baru akan buka kembali Jumat (2/4) esok harinya. Karena itu, siapa pun warga hendaknya memahami situasi yang kondisional ini, karena yang positif terpapar virus Covid-19 tidak hanya calon ”incumben” bersama istrinya, tapi juga dua perangkat desa.

Masing-masing, papar Camat Pati, Drs Didik Rusdiartono, mereka harus menjalani isolasi yang fasilitasnya tersedia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RAA Soewondo Pati. ”Karena itu, ditutupnya sementara balai desa adalah sesuai petunjuk dan arahan Pak Bupati, mengingat balai desa itu harus dilakukan penyemprotan disinfektan,” ujarnya.

Di sisi lain, lanjutnya, semua perangkat Desa Kutoharjo diperintahkan untuk istirahat di rumah masing-masing, sehingga hal itu harus benar-benar diindahkan. Dengan kata lain, hendaknya mereka tidak bepergian ke mana-mana agar tidak terjadi klaster dari penyebaran virus Covid-19.

Bagi perangkat desa yang belum menjalani vaksinasi, hendaknya segera melaksanakan hal itu agar tubuhnya mempunyai daya tahan waksimal karena berkat vaksin yang sudah disuntikkan ke dalam tubuh mereka. Dengan demikian, mereka harus melaksanakan vaksinasi di Puskesmas Pati 2.

Sementara itu, siang tadi bagi unsur pimpinan panitia Pilkades Desa Kutoharjo, baik Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris dan Bendahara sudah menjalani test Rapid Antigen dengan hasil semuanya negatif. ”Masing-masing Hartadi, Yugo Joko Lelono, Slamet Riyono, Mulyadi Slamet dan Madekan Arief,” imbuh Didik Rusdiartono.