Tren Pemakaman Covid-19 PPKM I dan II Alami Penurunan

0
27
Ilustrasi: Pemakaman jenazah positif covid-19 di Kabupaten Pati.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Budi Prasetya menjelaskan trend grafik penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pati. Pihaknya mengkomparasikan penerapan PPKM jilid I dan ke-II. Melihat perkembangan tersebut, pihaknya menyebut trend Covid-19 khususnya di Kabupaten Pati mengalami penurunan.

Namun, pihaknya mengacu pada data yang menjadi domain atau wilayah tanggung jawabnya yakni memakamkan jenazah dengan standar protokol covid-19. Jelas, ini menjadi salah satu indikator dalam melihat grafik penyebaran Covid-19 di lapangan.

“Jika melihat trend kematian yang dimakamkan dengan standar Covid-19, mari kita bandingkan ppkm jilid I mulai tanggal 11 s/d 25 Januari kita memakamkan 64 jenazah dengan protokol standar Covid-19,” katanya kepada Saminnews, Rabu (3/2/2021).

Kebijakan pemerintah Kabupaten Pati dengan menerapkan pertama itu, lanjut Budi turun secara cukup signifikan. Pada PPKM jilid II, mulai tanggal 26 Januari sampai dengan tanggal 3 Februari, itu BPBD memakamkan 14 jenazah standar Covid-19.

“Itu turunnya kan banyak, dari 64 menjadi 14. Apakah itu menjadi indikator bahwa trend Covid-19 sudah mulai turun, itu ya indikatornya kan banyak. Tapi dari sisi trend pemakaman Covid-19 yaitu sudah turun,” paparnya.

Artinya, perbandingannya antara PPKM I dan II sekitar turun 4 persen. Trend pemakaman standar Covid-19 itu perlu diketahui hanya di wilayah Kabupaten Pati. Bukan secara keseluruhan secara global.

“Saya bicara memaparkan data dari referensi saya terkait memakamkan Covid-19, itu turun jauh sekali. Apalagi dibandingkan dengan bulan Desember Januari 2021 itu luar biasa,” sambungnya.

Meski jika melihat trend tersebut sudah mengalami penurunan. Namun, pihaknya tidak memungkiri bahwa melihat penanganan Covid-19 ada banyak sektor, termasuk pemakamannya. “Tapi kan, memakamkan standar protokol covid-19 bukan menjadi satu-satunya indikator, kan tidak. Karena yang lain itu domain wilayahnya Dinas Kesehatan,” Budi menjelaskan.