Personel Dapur Lapangan Brimob Tidak Hanya Mahir Menembak Tapi Juga Pandai Memasak

0
102
Kendati hanya sekadar merajang lombok, bawang merah maupun putih, tapi bagi para lelaki yang tak biasa melakukan hal tersebut pasti tidak bisa.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Salah satu menu nasi kotak untuk ransum warga di daerah genangan banjir melalui dapur umum Kelenteng Hok Tik Bio Pati, adalah oseng-oseng kacang dan tempe. Karena itu untuk pengadaannya regu Dapur Lapangan Brimob Kompi 4 Yon A Pelopor  Sat Brimob Polda Jateng pun segera cepat tanggap mempersiapkannya.

Dengan demikian bagi-bagi tugas pun dilakukan, karena sekitar pukul 11.00 itu tim ini harus mulai mempersiapkan menanak nasi. Sehingga beras yang akan ditanak untuk kepentingan makan 500 poprsi nasi kotak pun juga dipersiapkan, sehingga selain ada yang bertugas mencuci beras juga mempersiapkan ramuan bumbu oseng-oseng itu apa saja.

Karena itu, beberapa personel langsung menyiapkan lombok untuk dirajang/dipotong, dan untuk bahan bawang merah maupun putih dipersiapan oleh ibu-ibu yang bertugas di dapur umum Kelenteng Hok Tik Bio. ”Jika para perseonel yang bertugas di dapur lapangan maupun personel Brimob lainnya memang pandai memasak, karena hal itu adalah tuntutan bagian yang tak terelakan dalam tugas.

Sebab, papar, Dantim Dapur Lapangan, Ipda Supaham, personel Brimob ini setiap waktu dan sewaktu-waktu harus melaksanakan tugas yang kadang-kadang sampai enam bulan di lapangan. Utamanya, adalah di daerah konflik, sehingga di antara para anggota regu yang bertugas tersebut sudah barang tentu tidak bisa menggantungkan satu sama lain.

Mengingat kondisi lapangan di daerah konflik, tentu pos regu yang satu dan regu satunya saling berjauhan. Karena itu untuk memenuhi kebutuhan makan, tetap semua harus bisa memasak sesuai kebutuhan. Sehingga memasakkan pun harus ditemani senjata yang juga sewaktu-waktu siap ditembakkan ke arah musuh.

Mengingat hal tersebut, ketika mereka harus kembali ke kesatuan dan bertugas dalam kondisi darurat seperti banjir, maka kesiapan masak dalam jumlah banyak juga sudah hal biasa. ”Dengan demikian, memasak untuk kepentingan darurat warga yang terdampak banjir juga hal biasa berlangsung setiap hari,”imbuhnya.