Ruas Jl Hang Tuah Menunggu Upaya Penuntasan Peningkatan

0
63
Akses ruas Jl Hang Tuah Juwana dari arah keluar TPI Unit II, Pelabuhan, dan juga dari TPI Unit I Juwana yang kini kondisinya juga rusak.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Jika salah satu akses ruas jalan di Juwana bisa dituntaskan Tahun 2021 ini, maka ke depan hal tersebut akan menunjang perekonomian sacara maksimal. Sebab, akses ruas jalan itu, semua menuju ke pusat perekonomian yang kini sudah dipersiapkan, yaitu kolam tambat kapal di kawasan Pulau Seprapat.

Untuk keperluan tersebut, melalui dana bantuan pemerintah Provinsi Jawa Tengan (Banprov) Tahun 2020, sudah ditingiatkan dengan rigid betin untuk akses jalan Bajomulyo. Tepatnya, mulai dari perempatan Desa Kebonsawahan ke utara hingga di ujung jalan menuju kolam tambat kapal, serta berikutnya dengan upaya peningkatan yang sama untuk akses ruas jalan Karangmangu, desa Bajomulyo.

Diminta tanggapan berkait hal tersebut, Kepala Seksi (Kasi) Jalan Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Hasto Utomo menegaskan, jika upaya tersebut menjadi pilihan tahun ini pihaknya merasa sangat tepat. ”Akan tetapi yang menjadi kendala, untuk meningkatkan ruas jalan itu tidak ada anggarannya,”tandasnya.

Batas akses ruas Jl Hang Tuah dan Jl Karangmangu, Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana, di mana akses ruas jalan tersebut yang ke Hang Tuah (selatan) mengalami kerusakan.

Padahal, lanjutnya, jika itu bisa dituntaskan, maka arus lalu lintas dan juga banyaknya kendaraan pengangkut ikan maupun nanti yang menuju ke kolam tambat kapal, semua akan maksimal. Yakni, untuk akses jalan masuk dari selatan ke utara adalah lewat Bajomulyo, dan jika hendak langsung ke kolam tambat kapal pun bisa lurus menuju kawasan Pulau Seprapat.

Demikian pula, jika yang hendak ke TPI Unit II, Pelabuhan Juwana maupun TPI Unit I kendaraan dari selatan bisa belok masuk ke Jl Karangmangu yang juga sudah ditingkatkan dengan rigid beton. Dari Karangmangu jika hendak keluar, tepatnya memang lurus ke salatan lewat Jl Hang Tuah, kemudian masuk ke Jl Sunan Ngerang.

Jika tahap berikutnya kendaraan tersebut hendak ke Surabaya, tinggal masuk ke Jl Silugonggo, di depan Polsek Juwana sampai alun-alun belok kiri. ”Jika hendak ke Semarang (barat) tinggal mengikuti rambu lalu lintas saja, karena nanti juga akan kembali masuk kawasan alun-alun, baru ke kiri (barat) menuju Semarang,”ujarnya.

Dari akses ruas Jl Karangmangu di depan TPI Unit II yang berbatasan dengan Pelabuhan diu Jl Hang Tuah Juwana, maka kembalinya ke selatan tetap lewat di jalan Bajomulyo, demikian pula nanti dari kolam tambat kapal yang hendak keluar.

Akan tetapi dengan tidak tersentuhnya kerusakan Jl Hang Tuah untuk peningkatannya, karena tidak ada alokasi dana, maka semua akses kendaraan sehabis melakukan keguatan baik di kolam tambat kapal maupun TPI dan Pelabuhan akan kembali ke akses ruas jalan semula. ”Yakni, Jl Bajomulyo ke selatan sampai di perempatan Kebonsawahan lagi, dan di sinilah nanti akan terjadi penumpukan arus kendaraan,”imbuhnya.

Sementara itu, dari Bidang Kebersihan dan Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati diperoleh keterangan, bahwa rencana peresmian Alun-alun Jakenan yang semula dijadwalkan Jumat (15/1) 2021 diundur. ”Hal tersebut mengingat ada imbauan dari Pak Gubernur , di mana Jawa Tengah harus menerapkan PSBB Jawa -Bali, mulai 11 s/d 25 Januari mendatang,”ungkapnya.