Hari Terakhir Januari 2021 : Tiga Jenazah Dimakamkan Standar Protokol Covid-19

0
78
Suasana pemakaman jenazah standar protokol Covid-19, di hari terakhir Januari 2021, Minggu (31/1) hari ini, di Pucakwangi, Pati.(Foto:SN/dok-yun)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Hari ketigapuluhsatu, Minggu (31/1) 2021 sampai lepas siang, Tim Pemakaman Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati, memakamkan tiga  jenazah standar protokol Covid-19. Akan tetapi, untuk sore dan petang maupun malam hari nanti, tentu belum diketahui apakah masih ada yang harus dimakamkan lagi atau sudah selesai.

Jika ternyata masih ada lagi yang dimakamkan, maka di akhir bulan ini atau di hari ketigapuluhsatu, ternyata pemakaman jenazah dengan standar protokol Covid-19, tetap belum berakhir. Sehingga masih memungkinkan hal tersebut akan kembali berlanjut pada bulan berikutnya, yaitu Februari 2021 yang akan berlangsung mulai, Senin (1/2) besok.

Dengan demikian, papar salah seorang personel anggota tim pemakaman, Purnama, kelihatannya ada tanda-tanda pemakaman jenazah dengan standar protokol Covid di bulan berikutnya belum akan berakhir. ”Karena itu, upaya untuk selalu waspada dan terus menerus menerapkan protokol kesehatan (prokes) hendaknya jangan sampai kendor,”tandasnya.

Terbukti, lanjutnya, hari ini ternyata masih ada tiga jenazah yang harus dimakamkan dengan standar protokol Covid-19, tapi tidak tertutup kemungkinan nanti petang atau malam bisa bertambah. Sedangkan di hari ketigapuluh, Sabtu (30/1) kemarin, pihaknya masih memakamkan empat jenazah sehingga hal itu yang membuat pihaknya pesimistis pemakaman standar protokol Covid-19 akan berakhir.

Adapun tiga jenazah yang kali pertama dimakamkan hari ini, adalah seorang laki-laki, warga Pucakwangi yang sebelum meninggal sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) dr Soetrasno Rembang. Menyusul berikutnya, adalah jenazah seorang perempuan warga Desa Puri, Kecamatan Pati.

Sebelum meninggal, almarhumah sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) Keluarga Sehat Hospital (KSH) Pati, ”Selain itu, berikutnya juga akan dimakamkan satu jenazah lagi, seorang laki-laki, warga Desa Bakaran Kulon, Kecamatan Juwana yang sebelum meninggal juga sempat dirawat di RS yang sama,”imbuhnya.