Hari Pertama Tahun 2021, Pemakaman Standar Protokol Covid-19 Sebanyak Tujuh Jenazah

0
223
Tim Pemakaman Badan Penanggukangan Bencana Daerah (BPBD) Pati saat menunggu kedatangan jenazah dari rumah sakit yang harus dimakamkan pada malam hari.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Di hari pertama, Jumat (1/1) 2021 kemarin hingga semalam pukul 23.30, warga Pati yang harus dimakamkan dengan standar protokol Covid-19 jumlahnya sampai tujuh orang. Bahkan salah satu jenazah laki-laki, warga Desa/Kecamatan Tambakromo yang diusung ke Pati dari salah sebuah rumah sakit (RS) di Bandung adalah jajaran orang penting di salah sebuah BUMN, PT PLN (Persero).

Jenazah almarhum yang tiba di desa asalnya, langsung dimakamkan oleh Tim Pemakaman BPBD sebelum shalat Jumat, tepatnya setelah tim melakukan pemakaman jenazah seorang perempuan. Yakni, warga Dukuh Kaliampo, Desa Wangunrejo, Kecamatan Margorejo yang sebelum meninggal pada pukul 20.30 Kamis (31/12) sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) Keluarga Sehat Hospital (KSH) Pati.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun ”Samin News”, di hari pertama Tahun Baru 2021, tim pagi-pagi harus sudah memakamkan juga jenazah seorang perempuan, warga Desa Bakaran Kulon, Kecamatan Juwana. ”Jenazah almarhumah inilah yang kali pertama dimakamkan pada 1/1 2021, Jumat kemarin) sebelum pukul 09.00,” papar salah seorang anggota tim, Purnama.

Pemakaman salah seorang warga Desa/Kecamatan Tambakromo , Pati, ternyata orang penting di jajaran salah satu BUMN,   PT PLN (Persero).
Pemakaman salah seorang warga Desa/Kecamatan Tambakromo , Pati, ternyata orang penting di jajaran salah satu BUMN, PT PLN (Persero).

Kurang dari satu jam pemakaman perdana di Bakaran Kulon tuntas, lanjutnya, tim bergerak menuju ke Kaliampo, Desa Wangunrejo, untuk melaksanakan pemakaman kedua. Yakni, jenazah seorang perempuan yang sebelum meninggal sempat dirawat di RS KSH Pati, dan yang warga Bakaran Kulon sebelum meninggal sempat durawat di RS Budi Agung Juwana.

Mengingat jenazah dari Bandung dalam perjalanan sudah keluar dari  Semarang maka ambulans pembawa untuk tidak memacu kecepatannya. Dengan demikian, selesai pemakaman di Kaliampo maka jebazah dari Bandung sudah memasuki Pati, sehingga tim langsung bergerak ke Tambakromo yang dari Kota Pati masih berjarak 17 kilometer ke selatan.

Suasana pemakaman jenazah almarhumah, warga Dukuh Kaliampo, Desa Wangunrejo, Kecaatan Margorejo, Jumat (1/1) 2021 kemarin.
Selesai pemakaman jeazah di Tambaromo, tim ada kesempatan untuk melaksanakan shalat Jumat, karena selesai itu harus melaksanakan pemakaman jenazah seorang perempuan, warga di wilayah, Kecamatan Trangkil. Selsai itu tim harus bergeser lagi menjuju ke Desa Bumimulyo, Kecamatan Batangan, Pati.
Di desa yang bersangkutan, tim harus memakamkan jenazah seorang laki-laki, dan sebelum meninggal juga sempat dirawat, di RS KSH Pati. Dengan demikian, pelaksanaannya baru berlangsung sekitar pukul 13.30, tapi untuk memberi kesempatan istirahat kepada anggota tim, maka pemakaman berikutnya untuk jebazah seorang laki-laki, warga Desa Sidokerto, Kecamatan  Pati, dilaksanakan setelah shalat maghrib.
Pemakaman semalam, Jumat (1/1) 2021 di Desa Sidokerto, Kematan Pati.
Akan tetapi jadwal pelaksanaannya mundur lebih dari satu setengah jam, karena harus menunggu jenazah almarhum dikirim dari rumah sakit tersebut ke lokasi pemakaman. Yakni, di tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat, dan hal itu sekaligus kesempatan untuk menunggu pemakaman malam itu juga, yakni untuk jenazah seorang laki-laki, warga Desa Mintomulyo, Kecamatan Juwana.
Sebab, ambulans pembawa jenazah warga yang bersangkutan, baru berangkat meniggalkan RSUP Dokter Kariadi Semarang pukul 20.00. Dngan demikian, paling lambat pukul 21.30 atau pukul 22.00 baru tiba di lokasi. Yaitu, TPU Membleh atau TPU Mbagu, maka pemakaman pun baru berakhir sekitar pukul 23.30.
Sedangkan, memasuki hari kedua, Sabtu (2/1) 2021, pagi ini satu jenazah seorang perempuan juga menunggu jadwal pemakaman. ”Yang bersangkutan semalam meninggal di RSUD RAA Soewondo Pati, yaitu warga Desa Kasiyan, Kecamatan Sukolilo,”imbuh anggota personel tim BPBD lainnya.