Dari Pagi Hingga Tengah Hari Tadi; Dimakamkan Lagi Tiga Jenazah Covid-19

0
197
Jenazah yg baru diturunkan dari ambulans diusung ke lokasi pemakaman, di Desa Jepuro, Kecamatan Juwana, Selasa (8/12) pukul 10.30 tadi.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Banyak warga Pati yang tentunya mengharap agar pemakaman dengan standar ptotokol Covid-19 segera berakhir, dan itu artinya kematian akibat terpapar virus tersebut benar-benar sudah tidak ada lagi. Kendati demikian, dari pagi hingga tengah hari tadi masih juga berlangsung pemakaman dengan standar protokol tersebut.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun ”Samin News”, adalah pemakaman jenazah seorang laki-laki, warga Desa Bulumanis Lor, Kecamatan Margoyoso yang sebelum meninggal sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) Dokter Soetrasno Rembang. Untuk pemakaman jenazah almarum, dilakukan oleh tim relawan Pati utara, yaitu Relawan Tunggulwulung.

Sedangkan pemakaman berikutnya, berlangsung di Jepuro, Kecamatan Juwana oleh Tim Pemakaman dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati ”Untuk pemakaman di lokasi TPU ini, tentu sedikit lebih ringan, karena struktur tanah kuning tidak membentuk lempung, tapi saat digali sebagai makam sisi lubang sebelah kiri juga sempat ambrol,”ujar salah seorang anggota tim, Purnama, dia biasa dipanggil.

Tim Pemakaman BPBD Pati saat menguruk/menutup lubang makam untuk memakamkan jenazah seorang laki-laki, warga Jepuro, Kecamatan Juwana.

Untuk mengatasi hal itu, lanjutnya, bagian yang longsor cukup diberi penguat dari lembaran tripleks karena yang penting peti jenazah sudah masuk ke lubang makam. Demikian, jika kondisi terpaksa ambrol lagi tinggal menutup dan menguruknya sedikit lebih kuat dengan cara dipadatkan dan diinjak-injak.

Karena ambrolnya bagian kiri dinding lubang bisa diatasi dengan mudah, maka pengurukan/penutupan peti jenazah yang sudah dimasukkan ke lubang pemakaman juga berjalan lancar. Lagi pula, saat pemakaman berlangsung, kebetulan cuaca yang sejak pagi mendung disertai hujan  rintik-rintik sudah mulai reda, sehingga di lingkungan TPU tersebut tanahnya pun tidak becek/basah.

Pengurukan/penutupan tahap akhir lubang makam dan penanaman nisan kayu di pusara almarhum.

Selesai pemakaman di TPU tersebut, tim pun melepas lelah sejenak dan juga menunggu sampai selesainya doa yang disampaikan oleh para pelayat. Aka  tetapi di tengah-tengah kesempatan tersebut, masuk informasi dari Tim Relawan Pati utara atau Tim Tunggulwulung jika ada personel yang hendak menyusul dan membantu pemakaman jenazah standar Covid-19 di Pati utara.

Doa untuk jenazah yang sudah selesai dimakamkan dengan standar protokol Covid-19, di mana Tim Pemakaman BPBD pun ikut serta memanjatkan doa untuk arwah yang baru selesai dimakamkan.

Adapun jenazah  seorang laki-laki yang harus dimakamkan oleh tim utara, berlangsung di TPU Desa Payak, Kecamatan Cluwak. ”Akan tetapi meninggalnya di Jakarta, sehingga hal itu bisa dilaksanakan sepenuhnya oleh teman-teman relawan di utara, dan kami bersama teman-teman tim lainnya yang hari ini turun dengan kekuatan penuh delapan personel dari siang tadi hingga nanti tetap siaga,”tandasnya.