Sampai Siang Ini Baru Berlangsung Satu Pemakaman Standar Protokol Covid-19

0
86
Beginilah salah satu kegiatan tim pemakaman dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati saat mengikuti berlangsungnya proses pemakaman jenazah dengan strandar protokol Covid-19, pasti ikut mendoakan jenazah yang selesai dimakamkan.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Terlepas dihitung berapa jumlah warga yang meninggal dimakamkan dengan standar protokol Covid-19 atau tidak, tapi sampai saat ini paling tidak sudah ada sekitar 250 orang. Hanya saja dua hari terakhiur, baik Senin (23/11) kemarin hingga Selasa (24/11) hari ini hanya berlangsaung dua kali pemakaman.

Akan tetapi untuk pemakaman kedua, salah satunya pada Senin (23/11) berlangsung pada sore menjelang petang, yaitu pemakaman jenazah seorang perempuan, warga Desa Ketanggan, Kecamatan Gembong. Sedangkan untuk pemakaman Selasa (24/11) baru berlangsung untuk satu jenazah, yaitu seorang laki-laki warga Desa Waturoyo, Kecamatan Margoyoso, sebelum meninggal sempat dirawat di rumah sakit (RS) Islam setempat.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun ”Samin News” (SN) menyebutkan, bahwa pemakaman yang berlangsung sampi siang ini, seharusnya ada dua jenazah. Akan tetapi satu jenazah lainnya juga seorang laki-laki, asal Desa Ngablak, Kecamatan Cluwak pihak keluarga tidak memperbolehkan, sehingga jenazah yang sebelum meninggal sempat dirawat di RSI Margoyoso itu dimakamkan sendiri oleh keluarganya.

Dengan demikian, untuk pemakaman jenazah standar protokol Covid-19 yang di Desa Waturoyo dimakamkan oleh Tim Relawan dari Pati utara, yaitu tim Relawan Tunggulwulung. Sedangkan sampai siang ini Tim Pemakaman dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati, tampaknya belum melakukan pemakaman.

Kendati demikian, seluruh tim yang terjadwal melaksanakan tugas hari ini, papar salah seorang anggota tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati yang akrab disapa Purnama, tetap siap siaga jika sewaktu-waktu harus melaksanakan tugas. Akan tetapi biasanya, jika pagi atau siang tidak ada, tiba-tiba sore hari atau malamnya ada.

Jika mereka boleh mengharap, akan lebih baik jika tugas sebagai relawan pemakaman jenazah standar protokol Covid-19, bisa secepatnya segera berakhir. ”Apalagi jika hal itu bisa berakhir satu atau dua hari ini, karena dalam kurun waktu dua hari ini sudah jauh berkurang bila dibanding hari-hari sebelumnya,”seloroh anggota tim tersebut.