Pengetatan Menuju Ke Pulau Seprapat Terus Berlanjut Sampai Benar-benar Tumbuh Kesadaran Warga

0
91
Camat Juwana Drs Sugiyono MM.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Sesuai jadwal Senin (30/11) sore ini pelaksanaan piket penganan dan pengetatan oleh tim terpadu terhadap siapa saja yang hendak masuk ke kawasan Pulau Seprapat, Juwana, adalah hari yang terakhir. Adapun jajaran personel yang harus bertugas mulai pukul 16.00 tadi, adalah Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kabupaten Pati.

Selain itu, personel lainnya adalah Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Juwana juga Polsek dan Koramil setempat, serta Satpol PP kecamatan. Adapun yang lainnya, ada juga Rama, dan unsur perwakilan dari Desa Bendar, dan juga Desa Trimulyo, karena setiap hari unsur dari perwakilan masing-masing desa di Kecamatan Juwana memang dilibatkan.

Kendati hari ini merupakan jadwal terakhir, ungkap Camat Juwana, Drs Sugiyono MM pihaknya sudah menyusun jadwal untuk pengamanan dan pengetan di hari-hari berikutnya. ”Yakni, sampai seluruh warga mempunyai kesadaran bahwa selama masa pandemi Covid-19 ini jangan ada yang berkumpul/berkerumun di kawasan Pulau Seprapat, utamanya sore hari seperti sekarang ini,”tadasnya.

Apa pun alasannya, lanjut dia, untuk saat ini hendaknya jangan dilakukan, lebih-lebih jika hal itu dilakukan untuk berkerumun/bergerombol hanya melihat penerbangan layang-layang raksasa. Hal tersebut sangat berisiko jika masyarakat yang berkumpul dalam jumlah banyak itu sampai mengabaikan ketentuan menjaga jarak.

Dengan demikian, pihaknya tetap menghimbau kepada masyarakat agar bisa memahami langkah-langkah pencegahan terjadinya klaster Pulau Seprapat. Lagi pula, pemerintah kabupaten tidak melarang masyarakat untuk berkjunjung ke kawasan pulau itu, sepanjang tidak dalam kondisi pandemi seperti saat ini.

Karena itu semuanya diimbau untuk bersabar, menunggu sampai benar-benar pandemi Covid-19 ini segera berakhir. ”Akan tetapi jika kondisi masih seperti ini, maka tidak ada upaya paling tepat kecuali mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melakukan kumpul-kumpul atau berkerumun hanya ingin melihat penerbangan layang-layang,”imbuhnya.