Minggu Sama Dengan Sabtu; Empat Jenazah Dimakamkan Standar Protokol Covid-19

0
185
Pemakaman jenazah terpisah pada Minggu (22/11) pagi dan siang kemarin, di Desa Talun, Kecamatan Kayen serta di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bogo, Kecamatan Juwana.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Jika dihitung dari sisi jumlah di hari berbeda untuk pemakaman jenazah dengan standar protokol Covid-19 di Pati, Minggu (22/11) kemarin dan Sabtu (21/11) lalu adalah sama. Yakni, masing-masing empar jenazah tapi jika Sabtu ada pemakaman jenazah pada malam hari, yaitu di Desa Mojoluhur, Kecamatan Jaken, Minggu adalah sebaliknya.

Dari liputan langsung ”Samin-News” di tempat pemakaman, jadwal yang awal adalah di Desa Talun, Kecamatan Kayen berlangsung sekitar pukul 10.00, untuk jenazah seorang perempuan. Sebelum meninggal almarhumah sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) Keluarga Sehat Hospital (KSH), karena komplikasi penyakit yang diderita selama ini yaitu paru-paru.

Sedangkan pemakaman jenazah tersebut seperti jenazah lain, yaitu dilakukan dengan standar protokol Covid-19 oleh Tim Pemakaman dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati. Sebelum pemakaman berlangsung, ambulans pengantar dari RS KSH mampir ke rumah (halaman) untuk dishalatkan dalam poisi jenazah masih berada di dalam ambulans.

Saat peti jenazah sudah sampai di atas lubang pemakaman, dan bersiap-siap untuk dimasukkan.

Belum lagi jenazah almarhumah dibawa kembali ke TPU di pinggir jalan menuju objek wisata areal pemancingan ikan desa setempat, tim dari BPBD sudah harus menerima tugas lagi bahwa selesai dari Talun, harus kembali melakukan jenazah di Desa Winong, Kecamatan Kota. Karena itu, selesai dari lokasi TPU itu tim segera kembali menuju Pati, tapi ternyata perintah dan tugas yang dilaksanakan berbeda.

Berikutnya, ternyata pemakaman yang harus didahulukan yaitu jenazah seorang laki-laki, warga Desa Growong Kidul, Kecamatan Juwana. Dengan demikian, pemakaman harus dilaksanakanb di TPU Bogo, tapi sampai di lokasi TPU tim pun disambut dengan turunnya hujan deras di siang hari, sehingga jalan menuju ke areal TPU yang cukup luas itu ada beberapa ruas yang digenangi air.

Peti jenazah yang sudah berada di atas lubang pemakaman, kemudian dikumandangkan adzan dan qomat, dan selesai itu pun peti dimasukkan di dalamnya.

Sebelum jenazah lelaki yang harus dimakamkan dengan standar protokol Covid-19 di lokasi TPU tersebut tiba dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RAA Soewondo Pati, tempat di mana sebelumnya dia dirawat, ternyata di sisi makam bagian selatan juga berlangsung pemakaman. Akan untuk pemakaman jenazah laki-laki yang juga warga Growong Kidul, adalah pemakaman biasa.

Untuk pemakaman di TPU ini ditunggui personel dari Babinsa Koramil dan Babinkamtibmas Polsek Juwana, sehingga tidak beda jauh dengan pemakaman yang berlangsung di Desa Talun, tapi di desa ini personel dari Puskesmas Kecamatan juga ikut hadir di lokasi. Selanjutnya, tim bergerak kembali ke Pati untuk menuju ke TPU di Desa Winong, Kecamatan Kota Pati.

Tahap akhir pemakaman jenazah dengan standar protokol Covid-19, baik di Talun maupun di TPU Bogo Juwana.

Untuk jenazah yang harus dimakamkan dengan standar protokol Covid-19 di desa kawasan perkotaan ini adalah seorang laki-laki, dan sebelum meninggal sempat dirawat di RSUD RAA Soewondo Pati. Belum selesai pemakaman di lokasi itu, sekitar pukul 15.30 sudah datang perintah lagi untuk melaksanakan pemakaman di Desa Kajar, Kecamatan Trangkil.

Karena itu, untuk nelakukan pemakaman jenazah asal Rumah Sakit (RS) Mitra Bangsa Pati tersebut, diserahkan Tim Relawan dari Pati utara, agar tim dari BPBD bisa mengambil kesempatan untuk beristirahat. Akhirnya untuk pemakaman di TPU Kajar yang notabene tidak jauh dari Pati, dilakukan oleh tim relawan Pati utara, yaitu Tim Tunggulwulung.