Hari Ini Dimakamkan Lagi Dua Jenazah dengan Standar Protokol Covid-19

0
87
Tim pemakaman dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati saat harus mengusung jenazah yang harus dimakamkan dengan standar protokol Covid-19 dari mobil ambulans ke lubang pemakaman.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Selama satu hari Selasa (10/11) kemarin sejak pagi hingga malam hari, Tim Pemakaman standar protokol Covid-19 dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati, benar-benar beristirahat total. Sebab, tidak ada satu pun perintah yang harus dijalankan untuk memakamkan jenazah seperti hari-hari biasanya, kadang-kadang dua sampai lima jenazah dari pagi hingga malam hari.

Akan tetapi, pada Rabu (11/11) dini hari ini sekitar pukul 02.15 masuk informasi bahwa besok pagi Pati akan kedatangan jenazah seorang perempuan dari Rumah Sakit (RS) Dokter Kariadi Semarang. Sedangkan jenazah dimaksud adalah warga Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, sehingga pihak BPBD tinggal menunggu jam berapa  datangya jenazah yang sebelum meninggal sempat dirawat di rumah sakit itu.

Alasannya, papar salah seorang tim yang sehari-hari akrab disapa Purnama, jika pemakaman harus berlangsung di wilayah Pati utara, maka hal itu akan dilaksanakan relawan dari wilayah tersebut, yaitu relawan Tunggulwung. ”Sebab, pagi tadi sekitar pukul 08.30 kami juga harus bergerak ke Desa Wegil, Kecamatan Sukolilo,”ujarnya.

Persiapan pemasukan peti jenazah ke lubang makam setelah dikumandangkan adzan dan qomat, untuk pemakaman jenazah dengan standar protokol Covid-19 di Desa Wegil, Kecamatan Sukolilo.

Hal tersebut, lanjutnya berkait dengan pemakaman jenazah seorang perempuan warga desa itu yang sebelum meninggal dirawat di Rumah Sakit Islam (RSI) Margoyoso. Dengan demikian, dari pagi hingga siang hari ini Pati kembali memakamkan dua jenazah dengan standar protokol Covid-19, dan keduanya adalah perempuan.

Karena itu, meskipun tugas pemakaman pagi sudah selesai tapi paling tidak tim pun selalu berharap agar siang, sore atau malam tidak lagi harus kembali melaksanakan tugas. Sebab, bagi pihak yang tidak memahami tugas pemakaman yang harus dilaksanakan, dikira tim ini yang mengada-ada sehingga harus melakukan pemakaman jenazah sepertinya tidak pernah berhenti.

Saat tim pemakaman dari BPBD memasukkan peti jenazah ke dalam lubang pemakaman dan menutup/menguruknya.

Seharusnya, pada jam-jam pulang kantor bila sampai sore hari berada di rumah bersama keluarga tapi bagi tim belum apa-apa saat ini juga sudah masuk informasi,untuk persiapan kembali berangkat melaksanakan tugas pemakaman. ”Akan tetapi masih menunggu konfirmasi lebih lanjut tentang kepastiannya,”imbuh dia.