Hari Ini Ruas Jalan Bajomulyo Ditutup Total

0
24
Kendati ruas jalan Bajomulyo mulai dari ujung selatan gerbang Desa Kebonsawahan, Kecamatan Juwana ke utara, secara resmi ditutup total pada tengah hari Rabu (14/10) siang tadi, tapi masih ada juga pengguna jalan berkendara minta prioritas dibukakan.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Sesuai agenda hari kalender pelaksanaan pekerjaan peningkatan ruas jalan Bajomulyo, Kecamatan Juwana, sepanjang lebih dari 1.300 meter diperkuat dengan konstruksi rigid beton, maka akses ruas jalan tersebut harus ditutup total. Sebab, kelengkapan alat berat jenis ekskavator sudah masuk ke lokasi proyek tersebut.

Dengan demikian, maka pelaksanaan pekerjaan tahap awal yang harus dilaksanakan oleh rekanan pemenang tender paket itu hasil kerja sama operasional (KSO) PT Kokoh Laris, adalah menggali bagian tepi untuk mendapatkan lebar jalan maksimal 7 meter. Sehingga, untuk mendapatkan lebar tersebut tahap awal haru dilakukan pengerukan bagian tepi, baik disi kiri dan kanan.

Hal tersebut dibenarkan salah seorang pelaksana lapangan rekanan yang bersangkutan, M Amin, sehingga pemanfaatan hari kalender sesuai kontrak harus benar-benar dimaksimalkan. ”Karena itu kami akan melakukan pekerjaan untuk konstruksi rigid beton tidak hanya satu ruas sisi kiri maupun kanan, melainkan secara bersamaan sehingga dari sisi waktu lebih efektif,”ujarnya.

Alat berat jenis ekskavator sebanyak dua unit yang sudah siap melaksanakan pekerjaan di ruas jalan Bajomulyo, Kecamatan Juwana yang ditingkatkan dengan rigid beton.

Sebab, lanjutnya, di sisi lain adalah berdasarkan pertimbangan upaya menutup akses jalan tersebut secara maksimal, yaitu dengan sistem penutupan secara total. Dengan demikian, kendaraan jenis apa pun yang dari selatan hendak menuju ke TPI Unit I, Pelabuhan, TPI Unit II maupun ke lokasi kawasan kolam tambat kapal, semua harus lewat satu jalan. Akan tetapi ruas jalan tersebut bisa dimanfaatkan untuk arus lalulintas dua arah.

Adapun ruas jalan dimaksud adalah, Jl Hang Tuah, karena kendaraan yang dari selatan atau dari jalur pantura bisa menuju ke ruas jalan tersebut, baik yang datang dari Jl Silugonggo maupun Jl Diponegro, semua langsung masuk ke Jl Hang Tuah. Sedangkan yang dari barat (Jl Sunan Ngerang) bisa ke timur kemudian belok kiri masuk ke Jl Hang Tuah, setelah itu ke utara akan sampai di lokasi yang selama ini menjadi pusat kegiatan perekonomian.

Menjawab pertanyaan, M Amin, menambahkan, untuk melaksanakan pekerjaan konstruksi rigid beton ruas jalan itu jika dua ruas bisa dikerjakan bersama-sama maka selesainya juga akan bersamaan. ”Demikian pula, untuk menunggu umur beton juga tidak harus sendiri-sediri antara ruas satu yang kiri dan ruas satunya lagi yang kanan, sehingga bisa bersamaan,”imbuhnya.