Dinas Sosial Terbanyak Menggunakan Anggaran Penanganan Covid-19

0
15
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Turi Atmoko.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya yang berkaitan dengan penanganan secara teknis usaha penanganan Covid-19 di Kabupaten Pati membutuhkan sekian dana anggaran yang terserap dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Masing-masing OPD itu sesuai dengan tugas pokok fungsinya (tupoksi) menjalankan berdasarkan rolenya.

Diantara OPD satu sama lainnya berbeda dalam menggunakan anggaran berdasarkan nilai kebutuhan. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Turi Atmoko menyebut anggaran itu digunakan oleh masing-masing OPD dalam rangka mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus terkait.

“Masing-masing misalnya Dinas Sosial, BPBD, Dinas Kesehatan, hingga Satpol PP,” ungkap Turi kepada Saminnews, Kamis (8/10) tempo hari.

Pihaknya menyebut dari mulai awal munculnya virus, bulan Maret lalu sampai dengan sekarang anggaran untuk keperluan pencegahan telah ada 40 Miliar lebih. Adapun anggaran dana ini dikeluarkan oleh BPBD untuk membiayai beberapa OPD.

Adapun dari beberapa dinas itu, kata Turi Dinas Sosial merupakan diurutan pertama yang menggunakan dana anggaran paling besar. Dimana untuk membiayai Jaring Pengaman Sosial (JPS) dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) APBD.

“Itu yang paling besar, nomer pertama yaitu Dinas Sosial untuk JPS. Setelah itu nomor dua ada Dinas Kesehatan untuk membeli peralatan alat pelindung diri (APD) dan semacamnya yang diperlukan,” terangnya.

Kemudian, urutan selanjutnya yakni BPBD yang menggunakan anggaran untuk pengurusan keperluan penyewaan tempat isolasi di Hotel Kencana. Juga disebutkan Satpol PP dalam rangka giat pelaksanaan pendisiplinan masyarakat.

Kendati demikian, saat diminta data anggaran tersebut pihaknya mengelak untuk tidak memberikan salinan data. Hanya saja disebutkan urutan penggunaan anggaran dari beberapa pihak. Yang tidak disertakan dengan nominalnya sejauh ini. Namun, Ia menilai dengan anggaran yang diberikan itu, mereka sudah bekerja dengan maksimal.

“Kami rasa sudah efektif, menjalankan sesuai tupoksinya. Juga termasuk dalam Tim Gugus, dengan peran ini maupun peran itu,” tandas Turi.