Di Hari Libur Peringatatan Maulid Nabi Muhammad SAW; Dimakamkan Satu Jenazah Standar Protokol Covid-19

0
59
Untuk melaksanakan tugas pemakaman jenazah standar protokol Covid-19 Tim Pemakaman dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ini sama sekali tak mengenal waktu, baik pagi, siang maupun malam.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Kendati sampai saat ini masa pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung berbulan-bulan belum juga ada tanda-tanda akan segera berakhir, tapi di sisi lain masih ada juga masyarakat yang abai. Bahkan, ada juga yang tidak percaya bahwa virus tersebut benar-benar ada, atau hanya dianggap sebagai cerita yang penuh kebohongan.

Akan tetapi di sisi lain, pemerintah tetap pantang surut untuk hadir terhadap upaya penanganannya, termasuk penangan terhadap pasien yang meninggal dengan standar protokol Covid-19. Kendati ada keluarga maupun warga yang tidak kooperatif terhadap hal tersebut, tapi pemerintah pun tetap hadir sesuai kapasitas dan kewenangannya.

Karena itu, jika terjadi hal-hal krusial seperti Kamis (29/10) siang kemarin, atau saat hari libur peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW maka pemakaman jenazah yang positif terpapar virus Covid-19 tetap harus dilaksanakan.. ”Bagi kami yang bertugas sebagai tim pemakaman, tetap patuh pada perintah atasan sehingga apa yang terjadi di salah satu wilayah Pati utara, seharusnya bukanlah pada tempatnya,”ujarnya.

Apalagi, lanjut dia yang minta namanya disebut sebagi Punawa, saat itu yang bertugas untuk melakukan pemakaman adalah tim relawan dari Pati utara. Akan tetapi, terjadi edukasi yang sangat alot antara petugas dengan keluarga almarhum, dan bahkan sempat memunculkan ketegangan, karena tetap tidak ada titik temu.

Akibatnya, begitu jenazah seorang perempuan yang sebelum meninggal sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RAA Soewondo Pati tiba di lokasi Tempat Pemkaman Umum (TPU) desa itu, maka langsung diminta paksa oleh pihak keluarga dan warga. Kemudian oleh mereka pun beramai-ramai diusung menuju ke lubang pemakaman.

Padahal prosedur tetap, setiap mobil jenazah baru tiba di lokasi pemakaman, personel dari tim pemakaman langsung menyemprot mobil itu dengan disinfektan, dan juga saat jenazah hendak diturunkan dalam mobil pun dilakukan hal yang sama. ”Akan tetapi karena kondisi seperti itu kami tidak sempat melakukan penyempropatan disinfektan, utamanya pada peti jenazah,”tandasnya.