Menghitung Sisa Waktu; Tiga Paket Jaringan Irigasi Ditenderkan

0
29
Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dann Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, H Darno.
Alur Kali Kedungtelo, di Desa Wangunrejo, Kecamatan Margorejo, Pati.

SAMIN-NEWS.com, PATI  – Memanfaatkan sisa waktu yang akan dialokasikan untuk hari kalender pelaksanaan pekerjaan daerah irigasi (DI), maka tiga paket pekerjaan tersebut tahun ini tetap ditenderkan. Sebenarnya ada satu paket lainnya, yaitu DI Cabean, di wilayah Kecamatan Winong, tapi hal itu tidak disertakan untuk ditenderkan sekarang.

Dengan demikian, untuk DI Cabean akan diulang atau dilaksanakan Tahun Anggaran (TA) 2021 mendatang, mengingat pertibangan penyediaan hari kalender pelaksanaan pekerjaan yang tidak bisa maksimal. Di sisi lain, hal yang sewaktu-waktu bisa menjadi penghalang adalah berlangsungnya peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan tentu juga menjadi pertimbangan.

Sebab, ungkap Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), H Darno, jika perubahan iklim atau musim itu terlalu ekstrim, maka sedikit atau banyak pasti menghambat pelaksanaan pekerjaan di lapangan. ”Karena itu, penyediaan hari kalender pelaksanaan pekerjaan jaringan irigasi tersebut, maksimal hanya 60 hari dengan catatan jika pada tahapan tender sesuai jadwal,”ujarnya.

Maksudnya, lanjut H Darno, jika di LPSE Rabu (30/9) hari ini sudah pembukaan penawaran, maka paling tidak pertengahan Oktober mendatang sudah berlangsung penandatangan kontrak antara pihaknya dengan pihak penyedia jasa yang ditetapkan sebagai pemenang. Biasanya, setelah penetapan rekanan sebagai pemenang, maka memasuki tahapan berikutnya adalah masa sanggah.

Akan tetapi yang berhak mengajukan sanggahan atas penetapan rekanan pemenang, tentunya adalah sesama rekanan yang memasukkan penawaran. Dengan demikian, pihak Pengadaan Barang Jasa (PBJ) akan menyampaikan jawaban atas sanggahan tersebut, dan bila yang bersangkutan masih belum puas atas jawaban dalam sanggahan itu masih diberi kesempatan melakukan sanggah banding.

Adapun tiga paket jaringan irigasi tersebut, masing-masing adalah rehabiitasi DI Sonorejo Desa Sonorejo, Kecamatan Jakenan dengan pekerjaan konstruksi. ”Berikutnya rehabilitasi DI Sepadu di Desa Kedalingan, Kecamatan Tambakromo, dan rehabilitasi jaringan irigasi DI Kedungtelo Desa Wangunrejo, Kecamatan Margorejo (Dana bantuan keuangan sarana dan prasarana Provinsi Jawa Tengah,”imbuhnya.