Setelah Semalam, Sore Tadi Satu Suspek Covid -19 Dimakamkan di TPU Doropayung

0
290
(Tim Pemakaman protokol Covid-19 BPBD Pati saat mengusung dan memakamkan jenazah almarhum suspek Covid-19, warga Doropayung, Kecamatan Juwana di TPU desa setempat.(Foto:SN/dok-nya)
(Tim Pemakaman protokol Covid-19 BPBD Pati saat mengusung dan memakamkan jenazah almarhum suspek Covid-19, warga Doropayung, Kecamatan Juwana di TPU desa setempat.(Foto:SN/dok-nya)
(Tim Pemakaman protokol Covid-19 BPBD Pati saat mengusung dan memakamkan jenazah almarhum suspek Covid-19, warga Doropayung, Kecamatan Juwana di TPU desa setempat.(Foto:SN/dok-nya)
(Tim Pemakaman protokol Covid-19 BPBD Pati saat mengusung dan memakamkan jenazah almarhum suspek Covid-19, warga Doropayung, Kecamatan Juwana di TPU desa setempat.(Foto:SN/dok-nya)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Setelah semalam (Sabtu, 29/8) jenazah laki-laki suspek Covid-19, warga Desa Kebonsawahan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bagu Desa Mintomuyo juga di kecamatan setempat, sore tadi, Minggu (30/8) ganti seorang warga lainnya menyusul. Akan tetapi jenazah laki-laki suspek Covid-19 yang ini, adalah warga Desa Doropayung, Kecamatan Juwana.

Sedangkan berdasarkan catatan ”Samin News” (SN), dua hari sebelumnya atau tepatnya, Jumat (28/8) lalu seorang perempuan warga desa itu yang dirawat di RSU RAA Soewondo Pati juga meningggal karena penyebab sama. Sedangkan jenazah almarhumah, dimakamkan siang harinya juga di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Doropayung.

Demikian pula sehari sebelumnya¬† telah dimakamkan seorang warga Desa Growong Lor juga karena suspek Covid-19, dan pemakamannya di TPU Bagu, Desa Mintomulyo. ”Semua pemakaman oleh Tim Pemakaman Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati berjalan aman, tertib, dan lancar atau tidak ada kendala,”papar Ketua Tim Pemakaman yang bersangkutan, Khayun Fulanun SH.

Untuk pemakaman yang dilaksanakan sore tadi, lanjutnya, sebenarnya sudah dari awal  pihaknya mendapat perintah untuk melaksanakan tugas tersebut. Kendati hari Minggu, tapi yang mendapat tugas di pagi hingga siang hari tetap siap siaga, sehingga jika setiap saat dibutuhkan  semuanya sudah siap berangkat ke lokasi.

Hal sama juga dilakukan oleh tim yang bertugas di siang hari, semuanya tetap siap siaga jika sewaktu-waktu harus melaksanakan tugas tersebut di malam hari. Karena kadang-kadang menunggu kedatangan jenazah yang harus melalui koordinasi, hal tersebut selalu memakan waktu terlalu lama, dan hal tersebut bagi tim adalah sudah siap terlebih dahulu di lokasi pemakaman.

Untuk pemakaman jenazah warga Doropayung, almarhum sebelum meninggal sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum (RSU) dr Soetrasno Rembang. ”Setelah jenazah tiba di TPU semua prosedur pemakaman berjalan lancar hingga selesai, dan tim kembali ke pangkalan,”imbuhnya.