Rumah Karno Sudah Dipindah ke Lokasi Baru

0
40
Rumah induk milik Karno yang semula bertempat di kawasan lingkungan untuk lokasi Alun-alun Jakenan, sekarang sudah dipindahkan ke lokasi baru.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Sesuai pemiliknya, Karno, warga Desa/Kecamatan Jakenan, Pati, bahwa sebelum Tahun Baru Hijriyah 1442, tanah dan rumah tinggalnya yang digunakan untuk lokasi pembangunan alun-alun kecamatan setempat harus sudah dipindahkan. Dengan demikian, saat ini untuk rumah induk sudah berhasil dipindahkan sejak Kamis (13/8) lalu, dan secepatnya segera menyusul rumah bagian belakang.

Khusus yang terakhir, semua atap gentengnya sudah diturunkan dan selebihnya juga ada atap emper yang sudah dilepas, karena kayunya ada yang dimanfaatkan untuk mengganti bagian atap rumah induk, utamanya untuk reng. Sebab, saat berlangsung pemindahan meskipun usuk dan reng dari kayu jati tapi ada yang sedikit rusak dimakan umur.

Hal tersebut dibenarkan oleh pekerja khusus bagian konstruksi kayu, Wanto (55), karena saat memindahkan rumah induk agar tidak menyita banyak waktu, dia menggunakan pola bagian tiang beserta bagian atap paling atas (limas) diangkat dan dipikul secara bersama-sama. ”Beruntung jarak rumah semula dengan lokasi baru hanyalah sekitar 50 meter, sehingga para pengusung tidak perlu memikulnya dengan berjalan agak jauh,”ujarnya.

Sedangkan rumah bagian belakang juga akan segera menyusul.

Cara pemindahan rumah secara tradisional itu, lanjutnya jelas, tidak terlalu banyak menyita waktu karena begitu diangkat dari tempat sebelumnya ke tempat baru, untuk letak empat tiang sudah diukur sehingga emoat tiang itu tinggal meletakan. Akan tetapi, untuk dinding keliling atap pada jurai bagian depan dan samping maupun belakang memang harus diturunkan.

Tujuannya, agar saat digotong bersama-sama posisinya tetap aman dan tidak terlalu berat meskipun terjadi kerusakan yang tak bisa dihindari, itu pun kecil karena kayunya sendiri sudah terlalu tua. Sebelum dilakukan pemindahan dengan cara seperti itu, karena rumah juga berdinding kayu maka bagian dinding juga semuanya dilepas.

Melalui cara tersebut maka proses pendirian kembali rumah induk juga tidak terlalu banyak menyita waktu, sehingga setelah pembenahan bagian kerangka atap yang mengalami sedikit kerusakan maka hal tersebut akan bisa cepat diselesaikan. ”Tahap berikutnya adalah memasang atap genteng, kemudian lantai, tapi rumah bagian belakang juga secepatnya akan dipindahkan,”paparnya.