Kekeringan Air Bersih, BPBD Droping di Desa Kedungmulyo

0
28
Pendistribusian bantuan air dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Masih dalam waktu musim kemarau yang berkepanjangan ini, menyebabkan sumber air di dalam tanah alami kekeringan. Akibatnya sendiri krisis air bersih tak terelakkan sebagai dampak musim kemarau yang melanda di wilayah Kabupaten Pati. Seperti yang dialami di Desa Kedungmulyo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten setempat.

Dengan demikian, warga yang hendak mencukupi kebutuhan sehari-hari, misalnya digunakan untuk memasak atau mencuci jelas butuh bantuan droping air bersih. Oleh karena itu, kata Kabid Kedaruratan dan Logistik Mimpi Arde Arya mengemukakan pemerintah setempat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mendistribusikan bantuan air bersih kepada Desa tersebut, Selasa (25/8/2020).

“Kita droping bantuan air bersih dengan menggunakan mobil kendaraan tangki BPBD ke Desa Kedungmulyo. Sehingga bisa dimanfaatkan oleh warga yang butuh akan air bersih,” katanya kepada Saminnews.

Sulitnya mendapatkan air bersih ini, maka droping air bersih bisa digunakan dalam hal prioritas yang diutamakan. Pasalnya, ketika kondisi kemarau seperti ini, ketersediaan air bersih sangat vital. Sehingga mencukupi kebutuhan untuk makan-minum adalah kebutuhan primer atau pokok yang sifatnya harus dipenuhi.

Adapun droping bantuan air bersih dari BPBD ini, kata Arde Arya sebagai bantuan air bersih atas dampak kekeringan disaat musim kemarau. Sementara itu, bantuan sosial khususnya pendistribusian air bersih pihaknya mengungkapkan ini merupakan kali pertama. “Droping perdana kekeringan di wilayah Kabupaten Pati,” ungkapnya.

Dalam bantuan droping air bersih di Desa Kedungmulyo itu sebanyak 4 (empat) tangki didistribusikan. Dengan kapasitas tiap satu tangki sebanyak 4.500 liter. Artinya secara keseluruhan pihaknya menyalurkan air bersih sebanyak 18 ribu liter air bersih.