Karang Taruna Desa Ngurensiti Kelola Bank Sampah

0
40

SAMIN-NEWS.com, PATI – Sampah merupakan sekilas benda yang sama sekali tak bisa dimanfaatkan. Namun siapa sangka bahwa sampah jika dikelola dengan tepat bisa mendatangkan nilai ekonomis. Disamping itu, telah jelas akibatnya terhadap lingkungan juga bersih.

Dalam isu kontemporer, pengelolaan sampah terdapat suatu aplikasi model dari konsep 3R. Ini meliputi reduce (mengurangi), reuse (menggunakan kembali), dan recycle (mendaur ulang). Lingkungan menjadi lebih bersih karena berkurangnya sampah yang dibakar atau dibuang ke alam dengan menggunakan kembali sampah yang masih didaur ulang untuk dimanfaatkan.

Berkaitan dengan itu, dalam rangka mengurangi sampah rumah tangga, Karang Taruna Desa Ngurensiti, Kecamatan Wedarijaksa, Pati, galakkan pengelolaan sampah melalui program bank sampah. Sampah yang dikelola berupa sampah plastik rumah tangga untuk dimanfaatkan kembali untuk didaur ulang. Adapun keuntungannya sebagai sumber pendapatan desa setempat.

Humas Karang Taruna Kecamatan Wedarijaksa Adrik Stevano mengatakan memasuki awal 2018 pihaknya mulai mengelola bank sampah plastik rumah tangga. Dimana, pihaknya akan menampung sampah plastik untuk didaur ulang. Pengelolaan ini, berperan penting untuk membantu pemerintah dalam mengurangi volume sampah yang dibuang maupun sebagai sampah liar di jalanan.

“Selain didaur ulang itu, juga bisa nantinya dimanfaatkan untuk dibuat pupuk kompos yang dibuat oleh pemuda Karang Taruna Desa Ngurenrejo,” ujar Adrik Stevano.

Dalam prosesnya, menurut Adrik, setiap pengambilan sampah itu pihaknya menarif retribusi sebesar Rp 1.000 per rumah untuk biaya transportasi pembuangan sampah. Namun, untuk sampah plastik justru mereka bayar sebesar Rp 1.500 per kilo kepada tiap rumah tangga.

“kalau sampah plastik ini yang akan kami lebur untuk didaur ulang. Sampah plastik ini akan kami bayar kepada masyarakat. Nanti, sampah plastik yang sudah dilebur akan kami jual kembali,” tandas Adrik.