BPS Pati Berlakukan Rapid Test Bagi Petugas Lapangan

0
29
Suasana saat dilakukannya Rapid test di RAA Soewondo bagi petugas lapangan pada hari Selasa (25/8) hari ini.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Petugas lapangan untuk melakukan pendataan sensus offline tahun 2020 ini di Kabupaten Pati dibekali dengan memastikan uji kesehatan terhadap diri masing-masing. Hal itu lebih tepatnya dilakukan rapid test. Pemeriksaan kesehatan melalui rapid test tersebut dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah RAA Soewondo pada hari Selasa (25/8) hari ini.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pati akan menerjunkan petugas lapangan. Setelah sebelumnya dilakukan Survei Penduduk Online (SPO) di pertengahan bulan Februari lalu secara mandiri. Penerjunan petugas lapangan ini juga dilakukan screening atau rapid test bagi mereka.

Kepala BPS Pati Anang Sarwoto menyebutkan rencananya bakal sebanyak 1.151 petugas lapangan akan dirapid test. Hal itu lantaran mereka adalah petugas sensus yang hendak mendata warga secara manual door to door. Dengan kata lain, akan lebih masif bersinggungan dengan banyak orang.

Kepala BPS Pati, Anang Sarwoto.

“Mereka sebelum action di lapangan terlebih dahulu dilakukan upaya screening (rapid test). Petugas lapangan itu melakukan pendataan bagi yang belum mengisi data kependudukan pada survei online bulan Februari lalu,” ucapnya kepada Saminnews, Selasa (25/8/2020).

Pelaksanaan rapid test, kata Anang, dijadwalkan mulai hari ini sampai dengan hari Sabtu. Artinya dibutuhkan selama 5 (lima) hari untuk keperluan rapid test bagi calon petugas sensus. Akan tetapi, tidak semua petugas hingga hari Sabtu, mereka (petugas lapangan, red) akan dilakukan rapid test. Terdapat beberapa petugas dijadwalkan menyusul.

“Yang dilakukan rapid test bagi petugas lapangan itu sampai hari Sabtu sebanyak 1.126 petugas. Sementara itu, sisanya untuk yang 25 menyusul, hal ini sesuai dengan tugasnya masing-masing,” Anang menjelaskan.

Petugas lapangan tersebut akan diterjunkan bulan September depan. Sebagaimana hal ini merupakan tahapan kedua dengan menggunakan metode offline melalui mendatangi warga yang bersangkutan. Dimana tugasnya untuk wawancara terkait data kependudukan.