Belum Ada Data Statistik, PCNU Selenggarakan Rakor Sensus Warga NU

0
41

SAMIN-NEWS.com, PATI – Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati selenggarakan rapat koordinasi (rakor) Sensus Warga NU. Acara ini dilaksanakan di Aula Gedung Pondok pesantren Shofa Az-Zahro Gembong Pati, Rabu (19/8) hari kemarin.

Ketua PCNU Pati Yusuf Hasyim mengungkapkan kegiatan rakor ini lebih tepatnya sebagai pelatihan. Mengingat waktu penyelenggaraan yang cenderung singkat. Disamping itu juga, mayoritas admin Ranting NU ditengarai telah memahami bidang Informasi Teknologi (IT).

Serta acara ini diikuti oleh admin Pengurus Ranting NU yang ada di wilayah eks-kawedanan Pati Kota.  Sedikitnya, ada 60 peserta dari empat kecamatan yang ikut, masing-masing dari Kecamatan Kota, Margorejo, Gembong dan Tlogowungu.

“Data 2017 menunjukkan bahwa warga NU Kabupaten Pati mencapai, 71.000 kepala. Menurut perhitungan gamblang, jumlah ini baru mencakup 10% Nahdliyyin yang ada di Kabupaten Pati,” ungkapnya.

Akan tetapi, waktu yang terus berjalan ini belum ada data upgrade yang menunjukkan secara pasti berapa warga Nahdliyin secara pasti dalam angka statistik. Oleh karenanya, dengan berdasarkan angka statistik tersebut bisa digunakan untuk kemanfaatan yang lebih luas terhadap NU.

“Melalui data ini nanti pelayanan ummat akan lebih mudah dan cepat. Sehingga prinsip jam’iyyah melayani jama’ah perlahan tapi akan terwujud,” lanjutnya.

Pelayanan yang dimaksud, menurut Yusuf bisa sangat beragam, baik dari aspek pendidikan, hingga ekonomi. Kedepannya, jika pelayanan ummat sudah maksimal, dengan sukarela ummat akan mau diajak berjuang. “Jama’ah kita jam’iyyahkan (organisir-red), sehingga demikian kita berharokah (bergerak, red) secara bersama-sama,” Tandasnya

Senada dengan hal tersebut, Ketua Majlis Wakil Cabang (MWC) Kecamatan Gembong K. Sholikhin menambahkan secara perhitungan jumlah warga NU sifatnya hanya hitung-hitungan (banyak, red). Belum ada data resmi yang dimiliki untuk menunjukkan jumlahnya.

“Sementara ini kalau saya di tanya soal jumlah warga NU, saya cuma bisa menjawab ‘banyak’, tanpa bisa menyebut angka. Dengan adanya data statistik warga NU saya yakin banyak berkah kemudahan yang didapat,” tuturnya.