Tenaga Medis RS Fastabiq Pati Terima Ancaman Pembunuhan

0
3811

SAMIN-NEWS.com, PATI – Baru-baru ini Rumah Sakit Fastabiq Sehat Pati mendapat sebuah ancaman yang mengarah pada pembunuhan. Ancaman itu ditujukan kepada beberapa tenaga medis melalui pesan langsung di laman Instagram, yang belakangan tangkapan layar percakapan tersebut diunggah oleh akun bernama @dokterkonsulen.

Dari tangkapan layar tersebut, pengancam menyinggung persoalan penanganan Covid-19 yang seakan-akan dibuat-buat oleh pihak tenaga kesehatan di RS Fastabiq Sehat. Ia menuduh hal tersebut digunakan sebagai ajang lahan mencari uang, yang kemudian disangkutkan kepada salah seorang warga dirawat di rumah sakit tersebut.

“Bagaimana ini pak dokter buat-buat corona agar dapat duit, lihatlah pasien bernama (……….) tidak bisa balik, tidak bisa berbicara, pingin uang kok dengan cara demikian. Kamu ingat aja dok pegawaimu sudah dibilangin, ngomong tidak urusan, lihat saja nyawa dibalas nyawa satu atau semuanya saya bunuh, dunia bebas otak begitu,” bunyi nada ancaman tersebut.

Dalam isi pesan tersebut pelaku mempertegas bahwa nyawa harus dibalas dengan nyawa juga. Bahkan bisa saja tidak cukup dengan satu orang saja, melainkan beberapa nyawa.

Adapun kelanjutan pesan ancaman kepada tenaga medis tersebut mengatakan bahwa tidak ada itikad baik dari pihak pegawai setempat. Dengan demikian, hal itu dinilai terlalu gegabah yang terlalu berani sekali menentang tidak memberi respon jawaban. Maka, terpaksa pelaku meladeni pula.

“Bagaimana kok tidak ada itikad baik ini, ya sudah tak ladeni, temanmu ini terlalu berani perempuan pula yang membiarkan pesan saya, tidak ada rasa takut sama sekali dengan saya,” kata pengancam pada tangkapan layar tersebut.

“Bagaimana pak siap-siap kehilangan temanmu itu selamanya, sudah saya intai semua, tapi beruntung belum kelihatan,” lanjutnya.

Selain ancaman pembunuhan, dalam tangkapan layar percakapan tersebut pengancam juga sempat berkata yang mengarah kepada pelecehan seksual. Hingga berita ini ditulis, pihak Samin News belum berhasil mengkonfirmasi pihak RS Fastabiq Sehat terkait ancaman tersebut.