Penyuluhan Pemakaian Masker pada Peringatan Hari Anak Nasional

0
23
Kabid PPPA Etik Trihartanti saat dikonfirmasi Saminnews.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Dinas Sosial Kabupaten Pati memberikan penyuluhan pemakaian masker. Kegiatan itu bertepatan dengan Hari Anak Nasional (HAN) pada Kamis (23/7) hari ini. Hari Anak Nasional tahun 2020 ini mengusung tema ‘’Anak Terlindungi, Indonesia Maju’’ dengan tagline ‘’Anak Indonesia Gembira di Rumah’’.

“Kami membagikan penyuluhan pemakaian masker anak. Rencana awalnya, begitu anak sekolah masuk kita akan bagikan di sekolahan. Tapi, nyatanya belum masuk masih belajar daring,” kata Kabid PPPA Etik Trihartanti saat dikonfirmasi Saminnews.

Pandemi Covid-19 memang membatasi ruang gerak kita semua, tetapi tidak membatasi semangat kita dalam merayakan hari yang spesial untuk seluruh anak di Indonesia.

Dalam pembagiannya, lantaran anak sekolah belum masuk tersebut, kata Etik dengan alternatif lain akan dibagikan kepada desa. Pasalnya, bahwa pembelajaran sekolah masih menggunakan sistem pembelajaran jarak jauh pada tahun ajaran baru 2020/2021.

Disamping itu, menurutnya perhatian publik kepada anak di tengah wabah ini perlu diperhatikan. Dalam kaitannya pembagian masker di ruang publik selama ini ditujukan kepada orang dewasa. Perhatian kepada anak perlu dioptimalkan.

“Kita penyuluhan pemakaian masker di jalan dengan membagikan kepada anak. Biasanya anak-anak kalau di jalan itu pada gak dikasih masker. Jadi kita akan bagikan di jalan-jalan,” Etik menjelaskan.

Pembagian masker anak jumlahnya lebih dari 3000 ribu masker. Dengan rincian 2500 masker melalui pengadaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) serta selebihnya didapat melalui program Jaring Pengaman Ekonomi (JPE) Provinsi Jawa Tengah.

Pihaknya juga mengingatkan kepada orang tua agar lebih intens dalam mengawasi anak di rumah. Sebab, kondisi pandemi Covid-19 tiada pembelajaran di sekolah yang diganti dengan pembelajaran di rumah. Jadi, akan lebih menghabiskan banyak waktu pada domain intern. Tentunya, rasa kejenuhan pasti dirasa.

“Gini ya mas, anak tentunya lebih banyak waktu di rumah. Karena sudah berbulan-bulan pandemi Covid-19 belum juga usai. Jadi, kreatifitas orang tua untuk mendampingi anak diperlukan. Misalnya dengan keluarga mengajak bermain di sekitar rumah,” pungkasnya.