Pembangunan Lingkup Desa, Bergantung Bantuan dari Atas

0
85
Kepala Desa (Kades) Karangsari, Kecamatan Cluwak, Pati Ismatun.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Kepala Desa (Kades) Karangsari, Kecamatan Cluwak, Pati Ismatun, merespon berkait dengan pada hari Minggu (5/7) kemarin, sejumlah warga Dukuh Godang dari desa setempat membuat berbagai tulisan (poster) yang berisi aspirasi masyarakat untuk meminta talud jalan utama Dukuh Godang agar segera direalisasikan.

Ismatun mengatakan bahwa tidak mempermasalahkan aksi tersebut. Sebab, pemerintah desa merupakan lapisan pemerintahan yang notabenenya merupakan berada di bawah. Dengan semua segala aktifitas pembangunan bergantung pada pemerintahan yang ada di atasan.

“Tidak masalah (aksi protes dengan poster). Sedangkan pembangunan desa kan tergantung dari yang atas. Kalau bawah (pemdes) kan terimo jaluk (usul, red), katanya saat dikonfirmasi Saminnews di Balaidesa setempat, Senin (6/7/2020).

Karena, kata Ismatun, yang terpenting pihak desa sudah berusaha untuk menepati janji pembangunan talud dengan mengajukan proposal. Dan itupun, apakah proposal segera diterima diACC atau masih menunggu beberapa waktu, atau bahkan justru malah ditolak, terangnya.

Yang namanya pembangunan, itu ada program skala prioritas. Dimana berdasarkan penilaian, akan menentukan pembangunan sesuatu dirasa harus didahulukan atau bisa ditunda. “talud jalan itu sradi (masih/agak, red) lebar. Makanya pembangunan yang diambilkan dari DD digunakan untuk pembangunan yang lebih parah, tidak diambilkan dari DD. Desa Karangsari kan luas, jadi pembangunan itu kita lakukan bertahap,” ujar Ismatun.

“Pembangunan talud jalan di Dukuh Godang itu kita ambilkan dari proposal Bantuan Provinsi. Tapi, sekarang ini malah ada pandemi corona virus (covid-19), jadi kegiatan apapun itu mundur. Jangankan Banprov, DD pun itu sudah diplot-plotkan untuk penanganan Covid-19,” katanya lebih lanjut.

Proposal pengajuan pembangunan talud jalan di Dukuh Godang oleh Pemdes telah diajukan pada tahun 2019 lalu. Akan tetapi, hingga kini belum bisa dicairkan. Dan besar kemungkinan, bulan Agustus depan, dana bantuan provinsi sudah turun bisa dicairkan untuk pembangunan talud jalan, pungkasnya.