Paket Pekerjaan Peningkatan Jalan Tambakromo-Kayen Tetap Dilelang Ulang

0
64
Kepala Seksi (Kasie) Jalan Bidang Binamarga Dinas Pekerjaamn Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati Hasto Utomo.(Foto:SN/dok-aed).

SAMIN-NEWS.com, PATI – Satu di antara 19 paket pekerjaan peningkatan ruas jalan di Kabupaten Pati yang masih dalam tahap lelang tapi tidak ada rekanan penyedia jasa yang memasukkan penawaran, akhirya tetap harus diulang. Ruas jalan tersebut lain Tambakromo – Kayen, di Kecamatan Tambakromo / Kayen yang panjangnya sekitar 200 meter.

Akan tetapi, untuk peningkatan ruas jalan tersebut sesuai perencanaan menggunakan konstruksi rigit beton, sehingga pagu anggarannya dialokasi dari APBD murni Kabupaten Pati Tahun 2020 sebesar Rp 700 juta. Jika dalam proses lelang ternyata tidak ada rekanan penyedia jasa yang memasukkan besar kemungkinan ada beberapa hal menjadi faktor penyebabnya.

Di antaranya, kata Kepala Seksi (Kasie) Jalan Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Hasto Utomo, bisa saja karena rekanan penyedia saja tidak mengetahui ada paket pekerjaan itu. ”Atau bisa saja, karena untuk paket pekerjaan peningkatan ruas jalan dengan konstruksi rigit beton, harus mempunyai dukungan referensi dan kelengkapan dari perusahaan yang memproduksi material itu,”ujarnya.

Dengan demikian, lanjut dia, berbeda jika dibanding paket pekerjaan peningakatan ruas jalan beraspal pasti ada rekanan yang memasukan penawaran karena kelengkapan persyaratan dukungan yang dibutuhkan berbeda dengan konstruksi rigit beton. Terlepas dari hal tersebut, sesuai ketentuan paket pekerjaan yang saat dilelang tidak ada penawarnya tetap harus diulang.

Aplagi, pihaknya juga tidak ingin menunda-nunda pelaksanaan paket pekerjaan itu mengingat kerusakan ruas tersebut sudah berlangsung cukup lama sehingga kasihan para pengguna jalan yang tiap hari melintas. Sehingga ketika rencana biaya yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) dibatalkan, maka pengalihan alokasi anggarannya dengan APBD murni Kabupaten Pati secepatnya dilakukan.

Karena itu, akhirnya paket pekerjaan peningkatan ruas jalan tersebut setelah batal tidak menggunakan DAK dicarikan lokasi anggaran penggantinya melalui APBD Kabupaten Pati. ”Secara kebetulan tak jauh dari lokasi paket pekerjaan tersebut juga ada paket pekerjaan peningkatan ruas jalan yang menggunakan sumber dana APBD dialihkan ke alokasi ruas jalan ini,”imbuh Hasto Utomo.