SAMIN-NEWS.com – Kepolisian Resor Kota Pati menggelar apel gelar pasukan sebagai tanda dimulainya Operasi Ketupat Candi 2026 untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idulfitri di wilayah Kabupaten Pati. Apel tersebut dihadiri unsur Forkopimda, termasuk Plt Bupati Pati, jajaran TNI-Polri, serta instansi terkait.
Operasi ini menjadi langkah strategis guna memastikan situasi keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat selama momentum Lebaran. Polresta Pati bersama berbagai instansi akan bersinergi dalam pengamanan arus mudik, arus balik, serta berbagai kegiatan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri.
Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi mengatakan Operasi Ketupat Candi 2026 akan berlangsung selama 13 hari.
“Operasi ini akan dimulai pada 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Selama periode tersebut kami fokus pada pengamanan arus mudik, arus balik, serta seluruh aktivitas masyarakat selama perayaan Idulfitri,” jelasnya.
Dalam pelaksanaan operasi ini, 397 personel gabungan akan dikerahkan untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Mereka terdiri dari Polri, TNI, hingga dari jajaran Forkopimda.
“Kami menyiapkan tiga pos utama, yakni Pos Pam Puncel Juwana, Pos Pelayanan di Alun-Alun Juwana, serta Pos Terpadu di Alun-Alun Pati untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Jaka Wahyudi.
Selain pengamanan jalur mudik, petugas juga akan fokus mengamankan berbagai aktivitas masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri, mulai dari pusat perbelanjaan hingga kegiatan ibadah.
“Kami juga mengamankan pusat-pusat perbelanjaan, tempat ibadah, pelaksanaan salat Id, hingga kegiatan malam takbiran agar semua dapat berlangsung dengan aman,” lanjutnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga ketertiban selama masa operasi berlangsung.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan yang melanggar hukum ataupun tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum,” tegasnya.
