<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>wedarijaksa &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/wedarijaksa/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 30 Mar 2023 10:42:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Nekat di Siang Bolong Maling Ini Ambil 2 Sak Gabah dari Sawah</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/03/nekat-di-siang-bolong-maling-ini-ambil-2-sak-gabah-dari-sawah.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/03/nekat-di-siang-bolong-maling-ini-ambil-2-sak-gabah-dari-sawah.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Mar 2023 10:42:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[HUKRIM]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[TNI-POLRI]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[Maling 2 Sak Gabah]]></category>
		<category><![CDATA[Pencurian]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Wedarijaksa]]></category>
		<category><![CDATA[wedarijaksa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=48276</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; HS (47) warga Desa Angkatan Kidul, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati dipergoki maling 2 sak gabah yang masih berada di lingkungan area persawahan. Atas perbuatannya itu, HS harus mempertanggungjawabkan kepada pihak berwajib. HS maling gabah tersebut di area persawahan Desa Jatimulyo, Kecamatan Wedarijaksa, Pati Rabu, 29 Maret kemarin. Saking nekatnya, dia melancarkan aksinya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; HS (47) warga Desa Angkatan Kidul, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati dipergoki maling 2 sak gabah yang masih berada di lingkungan area persawahan. Atas perbuatannya itu, HS harus mempertanggungjawabkan kepada pihak berwajib.</p>
<p>HS maling gabah tersebut di area persawahan Desa Jatimulyo, Kecamatan Wedarijaksa, Pati Rabu, 29 Maret kemarin. Saking nekatnya, dia melancarkan aksinya di waktu siang bolong sekitar pukul 11.45 WIB.</p>
<p>Kapolsek Wedarijaksa Iptu Suntoro mengatakan, gabah yang dicuri itu merupakan milik S (60) warga Langgenharjo, Kecamatan Juwana, Pati. Saat itu gabah hasil tebasan S dibawa ke pinggir jalan untuk memudahkan saat diangkut.</p>
<figure id="attachment_48275" aria-describedby="caption-attachment-48275" style="width: 1600px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-48275" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230330-WA0004.jpg" alt="Anggota Polsek Wedarijaksa saat olah TKP" width="1600" height="1200" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230330-WA0004.jpg 1600w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230330-WA0004-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230330-WA0004-1024x768.jpg 1024w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230330-WA0004-768x576.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230330-WA0004-1536x1152.jpg 1536w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230330-WA0004-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230330-WA0004-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230330-WA0004-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230330-WA0004-696x522.jpg 696w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230330-WA0004-1068x801.jpg 1068w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230330-WA0004-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /><figcaption id="caption-attachment-48275" class="wp-caption-text">Anggota Polsek Wedarijaksa saat olah TKP</figcaption></figure>
<p>&#8220;S saat itu diketahui sedang menebas gabah milik petani di Jatimulyo. Ada 25 sak gabah yang ditebas kemudian dipinggirkan di tepi jalan Juwana-Wedarijaksa, ada 2 gabah yang dicuri masing-masing dengan berat 62 kg,&#8221; katanya s, Kamis (30/3/2023).</p>
<p>Setelah berada di pinggir jalan kemudian ditinggalkan, lanjut Suntoro bahwa S diberi tahu petani lain bahwa gabahnya diangkut dalam mobil suzuki ertiga oleh orang tak dikenal.</p>
<p>Mengetahui kejadian itu, kemudian para petani setempat mengejar dan menghentikan mobil. Benar adanya bahwa di dalam mobil didapat gabah hasil curian.</p>
<p>&#8220;Petani yang lainnya kemudian menghentikan laju mobil pencuri. Di dalam bagasi mobil ditemukan 2 sak gabah basah. Kemudian pelaku beserta gabah curian diamankan untuk diproses kepolisian,&#8221; Suntoro menjelaskan.</p>
<p>&#8220;Mendapati laporan itu kemudian jajaran Polsek Wedarijaksa mendatangi lokasi untuk olah TKP. Dari kejadian ini korban mengalami kerugian sebesar Rp 750 ribu, dan prosesnya ini masih terus kita lanjutkan,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/03/nekat-di-siang-bolong-maling-ini-ambil-2-sak-gabah-dari-sawah.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Miris Sudah Makan Korban, Jalan Penghubung Desa Asempapan &#8211; Jetak Rusak Parah</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/03/miris-sudah-makan-korban-jalan-penghubung-desa-asempapan-jetak-rusak-parah.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/03/miris-sudah-makan-korban-jalan-penghubung-desa-asempapan-jetak-rusak-parah.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Mar 2023 14:13:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[INFRASTRUKTUR]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Asempapan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Jetak]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan Lalu Lintas]]></category>
		<category><![CDATA[Pati Kota]]></category>
		<category><![CDATA[pemeliharaan jalan]]></category>
		<category><![CDATA[rusaknya jalan]]></category>
		<category><![CDATA[Trangkil]]></category>
		<category><![CDATA[wedarijaksa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=47738</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Jalan penghubung Desa Asempapan Kecamatan Trangkil dengan Desa Jetak Kecamatan Wedarijaksa memakan korban. Kondisi jalan tersebut banyak berlubang diperparah lagi saat ini cuaca ekstrim dipenuhi dengan genangan air. Sehingga membuat pengguna jalan banyak yang terperosok. Bagus (24) warga Desa Asempapan mengungkapkan rusaknya jalan ini membuat pengguna jalan ketar-ketir. Pengguna jalan ketika melintas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Jalan penghubung Desa Asempapan Kecamatan Trangkil dengan Desa Jetak Kecamatan Wedarijaksa memakan korban. Kondisi jalan tersebut banyak berlubang diperparah lagi saat ini cuaca ekstrim dipenuhi dengan genangan air. Sehingga membuat pengguna jalan banyak yang terperosok.</p>
<p>Bagus (24) warga Desa Asempapan mengungkapkan rusaknya jalan ini membuat pengguna jalan ketar-ketir. Pengguna jalan ketika melintas harus ekstra hati-hati, karena sudah memakan korban.</p>
<p>&#8220;Sudah ada itu pengguna jalan ibu-ibu jatuh terpeleset karena lubang jalan tergenang. Enggak kelihatan kan, ternyata lubangnya cukup dalam,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurutnya titik terparah berada di wilayah Desa Jetak, banyak lubang dengan ukuran besar. Dia mengingatkan bagi pengguna jalan yang melintas agar memperlambat laju kendaraannya untuk menghindari kecelakaan.</p>
<p>Hal senada juga disampaikan warga lainnya, Salam (25). Ia menyebutkan kerusakan di jalan tersebut semakin memprihatinkan. Hal ini diperparah cuaca ekstrim hujan deras membuat aspal semakin cepat rusak.</p>
<p>Dia yang mengaku tiap hari melintasi jalan ini, menyebutkan sebelumnya pernah dilakukan perbaikan, tetapi itu sudah cukup lama sekali. Perbaikan yang dilakukan oleh pemerintah dinilai setengah hati mengingat hanya diuruk dengan tanah.</p>
<p>&#8220;Pernah diperbaiki, tapi itu sudah lama. Pernah juga ditambal diuruk menggunakan tanah. Tetapi urukannya tidak maksimal, tidak diratakan jadi ya bergelombang,&#8221; sebutnya.</p>
<p>Jalan ini merupakan akses utama warga Asempapan untuk menuju ke Wedarijaksa dan Pati Kota. Sehingga diharapkan stakeholder terkait segera memperbaikinya.</p>
<p>Sedangkan Sekretaris Desa (Sekdes) Asempapan M. Muslihan menjelaskan pengelolaan jalan tersebut di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati. Dia mengaku saat ini sedang diupayakan agar statusnya milik pemerintah desa. Sehingga bisa segera dilakukan penanganan.</p>
<p>Saat melayangkan surat ke DPUTR, akan tetapi ditolak oleh pihak dinas. Dia menjelaskan alasan penolakan tersebut harus menyertakan tanda tangan Pemdes Jetak dan Asempapan.</p>
<p>&#8220;Surat saat ini sudah direvisi, sudah ditandatangani juga oleh kedua Kades. Dan revisinya sudah dikirim lagi ke kantor Setda dan DPU. Tinggal nunggu proses pengembalian,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/03/miris-sudah-makan-korban-jalan-penghubung-desa-asempapan-jetak-rusak-parah.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Agus Sudarmono dari TPA Sampah ke Kepala Desa Wedarijaksa</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/04/agus-sudarmono-dari-tpa-sampah-ke-kepala-desa-wedarijaksa.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/04/agus-sudarmono-dari-tpa-sampah-ke-kepala-desa-wedarijaksa.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Apr 2021 02:16:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DESA KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkades Pati]]></category>
		<category><![CDATA[wedarijaksa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=26914</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; BIDANG tugasnya di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati selama bertahun-tahun, adalah mengelola Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Sukoharjo, Kecamatan Margorejo. Tugas tersebut di bawah Bidang Kebersihan dan Pertamanan, sehingga tiap hari yang dihadapi selain para pemulung adalah tumpukan sampah yang menggunung. Akan tetapi, hal itu dalam waktu tidak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_26913" aria-describedby="caption-attachment-26913" style="width: 797px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-26913" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/04/DSC04344.gif" alt="" width="797" height="448" /><figcaption id="caption-attachment-26913" class="wp-caption-text">Tumpukan sampah yang menggunung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, Pati.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; BIDANG tugasnya di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati selama bertahun-tahun, adalah mengelola Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Sukoharjo, Kecamatan Margorejo. Tugas tersebut di bawah Bidang Kebersihan dan Pertamanan, sehingga tiap hari yang dihadapi selain para pemulung adalah tumpukan sampah yang menggunung.</p>
<p>Akan tetapi, hal itu dalam waktu tidak terlalu lama lagi tentu akan segera ditinggalkan karena setelah mendapatkan izin dari atasan, Agus Sudarmono, Sabtu Legi (10 April) kemarin, bisa ikut ambil bagian dalam pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Wedarijaksa, Kecamatan Wedarijaksa. Dengan demikian, dari kawasan lingkungan TPA Sampah keseharian nanti akan menangani bidang pemerintahan desa.</p>
<p>Atas hal tersebut, paparnya, dia benar-benar menyadari sepenuhnya, bahwa tugas baru itu bukan hanya sekadar menata atau menggeluti administrasi pemerintahan desa semata. &#8221;Akan tetapi, tugas yang lebih berat lagi adalah menata dan memimpin ribuan warga yang memberikan amanah dan dukungan kepada kami,&#8221;ujarnya.</p>
<p>Karena itu, lanjut dia, kesiapan harus benar-benar dilakukan untuk menghadapi kondisi di pemerintahan desa selama enam tahun ke depan. Dengan demikian, setelah tugas berat dalam menghadapi kompetisi pilkades tentu menyusul tugas berat berikutnya, yaitu mengemban amanah tidak hanya dari para pendukungnya, melainkan juga harus &#8221;momong&#8221; seluruh warga Wedarijaksa.</p>
<p>Dengan kata lain, bidang tugas baru ini tentu membawa konsekuensi lain jika dibanding saat mengelola TPA menjadi mengelola dan memimpin pemerintahan desa. Sehingga, untuk tahap awal nanti dia tetap harus belajar banyak hal kepada para tokoh, &#8221;sesepuh dan pinisepuh&#8221; serta warga Wedarijaksa,</p>
<p>Terpilihnya dia sebaga Kepala Desa Wedarijaksa selama enam tahun ke depan, dalam pemilihan kemarin berhasil mengungguli dua calon lainnya, karena  dari  DPT sebanyak 6.182, jumlah pemilih yang hadir menggunakan hak pilihnya sebanyak 5.441 orang. &#8221;Dengan begitu yang tidak hadir 741 orang, kami berhasil mengantongi 2.217 suara dan dua calon lainnya masing-masing 1.846 suara serta 1.329 suara, dan suara rusak/tidak sah 49,&#8221;imbuhnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/04/agus-sudarmono-dari-tpa-sampah-ke-kepala-desa-wedarijaksa.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengenang Jasa Pahlawan, Warga Bendo Wedarijaksa Gelar Malam Tirakatan</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2020/08/mengenang-jasa-pahlawan-warga-bendo-wedarijaksa-gelar-malam-tirakatan.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2020/08/mengenang-jasa-pahlawan-warga-bendo-wedarijaksa-gelar-malam-tirakatan.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Samin News]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Aug 2020 08:43:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DESA KITA]]></category>
		<category><![CDATA[wedarijaksa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=16725</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Warga Dukuh Bendo, Desa Wedarijaksa, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati menggelar Malam Tirakatan pada Minggu (16/8/2020). Kegiatan ini bertujuan untuk mengenang jasa pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. &#8220;Perlu kiranya mendoakan para pahlawan dan leluhur desa, paling tidak setahun sekali untuk mengenang jasa mereka. Kali ini sudah masuk tahun ke empat,&#8221; ucap Ketua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Warga Dukuh Bendo, Desa Wedarijaksa, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati menggelar Malam Tirakatan pada Minggu (16/8/2020). Kegiatan ini bertujuan untuk mengenang jasa pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.</p>
<p>&#8220;Perlu kiranya mendoakan para pahlawan dan leluhur desa, paling tidak setahun sekali untuk mengenang jasa mereka. Kali ini sudah masuk tahun ke empat,&#8221; ucap Ketua RT 07 Wedarijaksa Wardoyo.</p>
<p>Ia mengatakan, momen kemerdekaan ini harus menjadi semangat bersama untuk terus guyub rukun antar warga. Terlebih saat ini sedang masa pandemi. &#8220;Di masa krisis seluruh warga harus tetap menjaga kondisi kesehatan dan saling bahu-membahu satu sama lain,&#8221; katanya.</p>
<p>Tak hanya itu, Kepala Desa Bambang Prihanto juga mengapresiasi adanya malam tirakatan ini. Menurutnya, budaya tirakatan harus terus dilestarikan. &#8220;Warga harus tetap mengusung semangat gotong royong, bersama noto projo mbangun deso,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Di masa pandemi ini, Salah satu aparat BPD Wedarijaksa Jayadi juga turut mengingatkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. &#8220;Jangan lupa cuci tangan dengan sabun dan memakai masker, untuk kepentingan kita bersama, agar warga tetap sehat bebas dari Covid-19,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Kegiatan dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh paduan suara anak-anak RT 07. Disusul dengan sambutan-sambutan, dilanjut istighosah dan tahlil dipimpin oleh Kiai Rosidi, doa tirakatan oleh tokoh masyarakat Achmad Sutrisno Erce.</p>
<p>Ada juga sesi hiburan yang ditampilkan oleh Tim Paduan Suara dengan menyanyikan lagu-lagu nasional, dilengkapi juga dengan koreografi.</p>
<p>Terakhir, para warga makan bersama dengan Makanan Khas, Nasi Ambengan. Makanan ini dibawa masing-masing warga untuk dimakan bersama. &#8220;Inilah yang menjadi simbol kerukunan antar warga yang masih kita jaga sampai hari ini,&#8221; tutup Kepala Desa Bambang Prihanto.</p>
<p>(Pengirim : Naufal Hilmy)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2020/08/mengenang-jasa-pahlawan-warga-bendo-wedarijaksa-gelar-malam-tirakatan.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Klaster Pagerharjo, Kamis Malam tadi Meninggal Dunia</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2020/07/klaster-pagerharjo-kamis-malam-tadi-meninggal-dunia.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2020/07/klaster-pagerharjo-kamis-malam-tadi-meninggal-dunia.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2020 01:19:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[pagerharjo]]></category>
		<category><![CDATA[wedarijaksa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=15354</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Berkait dengan pasien positif secara swab test yang merupakan warga Desa Pagerharjo, Kecamatan Wedarijaksa pada hari Rabu (1/7) meninggal dunia. Setelah dilakukan tracing atau pelacakan bagi yang pernah punya kontak dekat, juga ditemukan yang hasilnya serupa telah terpapar virus corona. Yakni pengasuh dari keponakan almarhumah. Adapun selanjutnya, yang bersangkutan dirawat di RSUD [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Berkait dengan pasien positif secara swab test yang merupakan warga Desa Pagerharjo, Kecamatan Wedarijaksa pada hari Rabu (1/7) meninggal dunia. Setelah dilakukan tracing atau pelacakan bagi yang pernah punya kontak dekat, juga ditemukan yang hasilnya serupa telah terpapar virus corona. Yakni pengasuh dari keponakan almarhumah.</p>
<p>Adapun selanjutnya, yang bersangkutan dirawat di RSUD RAA Soewondo. Dengan alasan tertentu, lalu dipindahkan ke rumah sakit Fastabiq untuk menjalani perawatan dari para tenaga medis. Hal ini diharapkan, bagi pasien tersebut agar mendapat perawatan yang maksimal untuk berjuang melawan virus Covid-19.</p>
<p>Keterangan yang dihimpun oleh awak media Saminnews, pasien yang dirawat di rumah sakit Fastabiq tersebut diswab test untuk mengetahui apakah pihaknya positif atau sebaliknya. Setelah diagnosa keluar dan telah diketahui secara swab test yang lebih akurat itu, penanganan bisa lebih ditingkatkan apakah harus perawatan lanjutan, atau barangkali sudah cukup dinyatakan sembuh.</p>
<p>&#8220;hari Selasa (7/7) tempo hari, hasil swab testnya dinyatakan positif Covid-19. Itu dari hasil kita tracing kontak dengan siapa saja yang pernah berinteraksi dengan klaster Pagerharjo. Serta yang bersangkutan merupakan pengasuh keponakannya,&#8221; kata Kades Pagerharjo saat dikonfirmasi.</p>
<p>Akan tetapi takdir berkata lain, bahwa pada hari Kamis (9/7) malam tadi, pasien rumah sakit Fastabiq tersebut telah menghembuskan nafas terakhir. Yang selanjutnya, pada saat itu juga dilakukan pemulasaraan jenazah Covid-19 dengan protap kesehatan.</p>
<p>Hal tersebut diungkapkan Harnoto ketika ditanya kondisi sang pasien oleh Saminnews, yang membenarkan perihal kabar meninggalnya warga setempat. &#8220;PDP yang dirawat di rumah sakit Fastabiq meninggal dunia, iya malam tadi. Pemakaman akan dilaksanakan malam ini juga mas,&#8221; terang Harnoto lebih lanjut.</p>
<p>Dengan demikian, klaster Pagerharjo semenjak awal bulan Juli hingga hari ini terdapat dua orang yang meninggal dunia. Yang artinya, dari tanggal 1 Juli hingga kini, sudah sepuluh hari warga setempat bergelut dan berjuang untuk memutus mata rantai persebaran covid-19. Namun, soal kesehatan hanya itu yang bisa dijaga.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2020/07/klaster-pagerharjo-kamis-malam-tadi-meninggal-dunia.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
