<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Wahana dan Menu Terbaru &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/wahana-dan-menu-terbaru/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Jan 2023 13:51:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Wisata Lenk Dopang Kudus Ciptakan Wahana dan Menu Terbaru</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/01/wisata-lenk-dopang-kudus-ciptakan-wahana-dan-menu-terbaru.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/01/wisata-lenk-dopang-kudus-ciptakan-wahana-dan-menu-terbaru.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Adam Naufaldo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2023 13:51:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[KUDUS]]></category>
		<category><![CDATA[LIFESTYLE]]></category>
		<category><![CDATA[TRAVEL]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Rahtawu]]></category>
		<category><![CDATA[Wahana dan Menu Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[wisata Lenk Dopang Kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=47050</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, KUDUS &#8211; Tempat wisata Lenk Dopang yang bertempat di Desa Rahtawu Kabupaten Kudus berencana menciptakan wahana baru yakni River Tubing atau Arum jeram yang menggunakan ban karet, Selasa (24/1/2023). Owner Lenk Dopang Agung mengatakan, untuk wahana wisata yang saat ini tengah dipersiapkan dan akan launching kurang lebih dua Minggu lagi bernama River Tubing atau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> KUDUS</strong> &#8211; Tempat wisata Lenk Dopang yang bertempat di Desa Rahtawu Kabupaten Kudus berencana menciptakan wahana baru yakni River Tubing atau Arum jeram yang menggunakan ban karet, Selasa (24/1/2023).</p>
<p>Owner Lenk Dopang Agung mengatakan, untuk wahana wisata yang saat ini tengah dipersiapkan dan akan launching kurang lebih dua Minggu lagi bernama River Tubing atau Arum jeram.</p>
<p>&#8220;Kurang lebih dua mingguan lagi, kami menciptakan wahana wisata baru di Lenk Dopang. Namun untuk hal itu tengah sedang dipersiapkan mekanismenya,&#8221; bebernya.</p>
<p>Agung melanjutkan, nantinya wahana tersebut akan dipatok dengan harga Rp 20 ribu untuk satu orang, dan dua kali main. Namun sebelum itu, ia tidak akan memasang tarif dahulu selama 1 Minggu.</p>
<p>&#8220;Untuk HTM rencana 20 ribu perorang, mekanismenya 2 kali main. Namun saat dibuka, nantinya di gratis kan dahulu selama satu mingguan kurang lebih, kemudian di pasang harga,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut, kata dia, jadi nantinya untuk satu kali permainan akan dilepaskan sendiri dari awal start Lenk Dopang hingga menuju finish yang sudah ditentukan pihaknya. Lalu, yang kedua akan digandeng.</p>
<p>&#8220;Ban yang dinaiki nanti dirakit menjadi panjang bukan individu, tidak satu-satu. Kalau untuk pertama pengenalan medan nanti satu orang. Tapi masih ada pengawasan agar lebih safety,&#8221; bebernya.</p>
<p>Menurut Agung, banyak wisatawan yang menunggu dan menyambut positif wahana ini. Mengingat hal itu merupakan hal yang baru di Lenk Dopang Desa Rahtawu Kabupaten Kudus.</p>
<p>Lebih lanjut, Agung selaku owner juga membuat menu baru yakni gedang bakar. Muncul ide membuat menu tersebut akibat ketidak sengajaannya saat sedang beraktivitas.</p>
<p>&#8220;Muncul ide tersebut akibat tidak sengaja dan sepengetahuannya tidak ada yang menjualnya,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Setelah itu, lanjut Agung, kemudian langsung di praktekkan untuk membuatnya. Ketika dicoba ternyata enak. Untuk rasa pisangnya pahit, manis, dan kecut serta lebih kering jika dibakar.</p>
<p>&#8220;Untuk cara masaknya pisang di kupas kemudian dibakar menggunakan barak api dan diwadahi,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu untuk pisang buatannya yakni dipetik asli dari rahtawu. Untuk perbedaan dengan pisang kebanyakan tekstur rasa pisangnya lebih kecut. Jika dibakar lebih menonjol ke kecut.</p>
<p>&#8220;Selain itu jika direbus lebih menonjol ke manisnya. Dari pengambilan kemudian di potong lalu dibakar,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/01/wisata-lenk-dopang-kudus-ciptakan-wahana-dan-menu-terbaru.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
