<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>TPA Tanjungrejo Kudus &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/tpa-tanjungrejo-kudus/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Feb 2023 04:38:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Kondisi Lahan TPA Tanjungrejo Menipis, PKPLH Kudus: Masih Bisa Dimanfaatkan</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/02/kondisi-lahan-tpa-tanjungrejo-menipis-pkplh-kudus-masih-bisa-dimanfaatkan.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/02/kondisi-lahan-tpa-tanjungrejo-menipis-pkplh-kudus-masih-bisa-dimanfaatkan.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Adam Naufaldo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Feb 2023 04:38:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[KUDUS]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas PKPLH) Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Kondisi Lahan TPA Tanjungrejo Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[TPA Tanjungrejo Kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=47275</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, KUDUS &#8211; Kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanjungrejo menipis. Sebab, jumlah sampah yang dibuang ke TPA mencapai 120 ton per hari. Jumlah itu diperkirakan baru 60 persen dari total produksi sampah di Kota Kretek. Kepala Dinas PKPLH Kudus Abdul Halil mengatakan, meskipun lahan TPA menipis menurutnya hal itu masih bisa dimanfaatkan dengan baik. Ia [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> KUDUS</strong> &#8211; Kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanjungrejo menipis. Sebab, jumlah sampah yang dibuang ke TPA mencapai 120 ton per hari. Jumlah itu diperkirakan baru 60 persen dari total produksi sampah di Kota Kretek.</p>
<p>Kepala Dinas PKPLH Kudus Abdul Halil mengatakan, meskipun lahan TPA menipis menurutnya hal itu masih bisa dimanfaatkan dengan baik. Ia tidak sepakat jika ada yang mengatakan overload.</p>
<p>&#8220;Meskipun kondisi TPA menipis, jadi kami masih bisa manfaatkan. Kalau ada yang bilang overload saya tidak sepakat hal itu,&#8221; katanya disela kesibukannya.</p>
<p>Kondisi terakhir TPA Tanjungrejo saat ini, ada dua macam, zona aktif yang merupakan tempat untuk meletakkan sampah yang baru diambil dari TPS dan zona pasif merupakan tempat sampah yang tidak aktif.</p>
<p>&#8220;Kondisi terakhir, ada zona aktif dan pasif,&#8221; kata Abdul Halil.</p>
<p>Kemudian ada gudang pemilah sampah yang bermanfaat untuk memilah sampah. Lalu yang tidak terpakai baru dibuang ke TPA. Selain itu nantinya akan dibantu dengan tanah uruk.</p>
<p>&#8220;Gunanya tanah uruk supaya tidak bau dan gas meta yang dikeluarkan dari sampah tidak menyebar,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Abdul Halil melanjutkan, pemanfaatan gudang pemilah sampah ini tentunya sangat penting bagi pihaknya. Disamping ada nilai produktifnya, bisa juga memiliki sebagai nilai ekonomi.</p>
<p>&#8220;Tentunya pemanfaatan gudang pemilah sampah sangat penting didalam memanfaatkan sampah yang bisa diolah,&#8221; jelasnya kepada Samin News.</p>
<p>&#8220;Sampah yang tidak terpakai residunya baru dibuang ke TPA,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Sementara itu, kapasitas TPA Tanjungrejo dapat menerima sebanyak 120 ton perharinya. Meskipun hal itu terbilang banyak, namun pihaknya masih sanggup memanfaatkan lahan yang ada.</p>
<p>&#8220;Untuk kapasitas masih sanggup dipakai. Ada lahan yang bisa dimaksimalkan dalam 3-4 tahun kedepan. Saat ini kita maksimalkan kondisi yang ada disini,&#8221; katanya.</p>
<p>Terkait hal tersebut, PKPLH Kudus akan usul kepada Bupati Hartopo terkait tanah uruk yang dapat menutup sampah yang baru datang. Selain itu revitalisasi kolam air yang berguna untuk menampung sampah.</p>
<p>&#8220;Saya usul ke beliau itu, tanah uruk, pembangunan talut yang sebelah selatan. 2015 itu kan baru dibangun sampai sekarang belum ada perbaikan. Revitalisasi kolam air, kolam yang menampung sampah dan penataan saluran,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/02/kondisi-lahan-tpa-tanjungrejo-menipis-pkplh-kudus-masih-bisa-dimanfaatkan.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Upaya Pemkab Kudus Kurangi Penumpukan Sampah di TPA Tanjungrejo</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/02/upaya-pemkab-kudus-kurangi-penumpukan-sampah-di-tpa-tanjungrejo.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/02/upaya-pemkab-kudus-kurangi-penumpukan-sampah-di-tpa-tanjungrejo.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Adam Naufaldo]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Feb 2023 12:52:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[KUDUS]]></category>
		<category><![CDATA[mengurangi penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Tanjungrejo]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[TPA Tanjungrejo Kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=47248</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, KUDUS &#8211; Upaya Pemkab Kudus dalam mengurangi penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Tanjungrejo sudah melalui berbagai cara. Salah satunya melalui sosialisasi. Bupati Kudus Hartopo menjelaskan, dalam mengurangi volume sampah pihaknya sudah berbagai cara untuk mengatasi hal tersebut salah satunya memberikan sosialisasi kepada masyarakat. &#8220;Sebetulnya itu sudah ada sosialisasi terkait keluhan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> KUDUS</strong> &#8211; Upaya Pemkab Kudus dalam mengurangi penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Tanjungrejo sudah melalui berbagai cara. Salah satunya melalui sosialisasi.</p>
<p>Bupati Kudus Hartopo menjelaskan, dalam mengurangi volume sampah pihaknya sudah berbagai cara untuk mengatasi hal tersebut salah satunya memberikan sosialisasi kepada masyarakat.</p>
<p>&#8220;Sebetulnya itu sudah ada sosialisasi terkait keluhan masyarakat. Sebenarnya pihak swasta sudah ada yang memberikan fasilitas contohnya Djarum,&#8221; katanya.</p>
<p>Selain itu, lanjut Hartopo, pihaknya juga sedang berupaya mencari bantuan dana terkait pengelolaan maupun pengurangan sampah yang ada di TPA Desa Tanjungrejo Kudus.</p>
<p>&#8220;Kita sendiri sudah berupaya mendapatkan bantuan dari APBN didalam pengelolaan sampah,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Dilain sisi, kehadiran bank sampah di masyarakat juga diharapkan mampu membantu dalam pemilahan sampah mulai dari hulu hingga ke hilir, yang nantinya dapat menjadi nilai ekonomi.</p>
<p>&#8220;Ini kita dengan kesadaran masyarakat, dengan adanya bank sampah terus ada pemilahan sampai dari hulu yang bisa menjadi nilai ekonomi,&#8221; bebernya.</p>
<p>Tentunya hal tersebut sangat baik sekali menurutnya, jika ditambah masyarakat bisa diajak berkolaborasi dalam mengelola sampah. Meskipun begitu ada juga masyarakat yang tidak memiliki kesadaran.</p>
<p>&#8220;Ini sangat baik sekali jika bisa dilaksanakan bersama tapi masyarakat ada yang belum memiliki kesadaran terkait pengelolaan sampah,&#8221; terangnya.</p>
<p>&#8220;Maka harapan kami, tidak semata-mata pemerintah dapat bekerja sendirian seakan-akan harus memperluas TPA dan membeli mesin yang harganya mahal,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Lebih lanjut, namun peran masyarakat juga penting sekali dalam menjaga kebersihan sampah diwilayah masing-masing. Sampah juga bisa diolah menjadi nilai yang bermanfaat seperti pengganti biogas.</p>
<p>&#8220;Sebetulnya banyak yang pengelolaan-pengelolaan yang tidak memerlukan area panjang luas tapi bisa diolah dan bisa mengganti biogas sebagai nilai ekonomi,&#8221; tuturnya.</p>
<p>&#8220;Sampah bisa juga difungsikan sebagai pupuk juga,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Dirinya berharap, untuk Kabupaten Kudus mendapatkan sokongan dari investor. Mengingat keuangan daerah tidak mencukupi. Sebelumnya, Hartopo juga berupaya melakukan perluasan TPA.</p>
<p>&#8220;Harapan kami semoga ada investor. Mengingat keuangan kita tidak mencukupi dan dulu pernah ada perluasan namun tidak mencukupi dananya akhirnya digeser kelainnya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ditanya Samin News mengenai lahan yang dibutuhkan untuk perluasan, Hartopo menjawab, bahwasanya saat itu membutuhkan kurang lebih 4-5 hektar. Namun saat ini membutuhkan 7-10 hektar.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/02/upaya-pemkab-kudus-kurangi-penumpukan-sampah-di-tpa-tanjungrejo.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Jekulo Kudus Keluhkan Rembesan Air dari TPA</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/08/warga-jekulo-kudus-keluhkan-rembesan-air-dari-tpa.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/08/warga-jekulo-kudus-keluhkan-rembesan-air-dari-tpa.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Samin News]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Aug 2022 12:51:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[KUDUS]]></category>
		<category><![CDATA[TPA Tanjungrejo Kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=43562</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, KUDUS &#8211; Warga Jekulo mengeluh terkait bocornya rembesan air hujan dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang melewati batas bawah pondasi pagar di bagian pagar selatan, Selasa (16/8/2022). Bambang selaku Kepala TPA bercerita kepada Samin News mengenai keluhan warga yang langsung diwakili oleh pihak Pemdes Jekulo. &#8220;Dari Pemdes Jekulo kemarin ada pelaporan dari warga terkair [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, KUDUS</strong> &#8211; Warga Jekulo mengeluh terkait bocornya rembesan air hujan dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang melewati batas bawah pondasi pagar di bagian pagar selatan, Selasa (16/8/2022).</p>
<p>Bambang selaku Kepala TPA bercerita kepada Samin News mengenai keluhan warga yang langsung diwakili oleh pihak Pemdes Jekulo.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-thumbnail wp-image-43560" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/08/IMG-20220816-WA0023-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" /></p>
<p>&#8220;Dari Pemdes Jekulo kemarin ada pelaporan dari warga terkair bocoran rembesan air resapan hujan melewati batas bawah pondasi pagar yang selatan. Kebetulan disitu ada air resapan hujan,&#8221; kata Bambang.</p>
<p>Sebelumnya tempat yang dikeluhkan itu dulunya hanya ditutup papan dan diberi sampan agar tidak terlihat. Namun airnya rembesan itu keluar perlahan setelah musim panas.</p>
<p>&#8220;Kebetulan dulu ditutup papan dan dikasih sampan gak kentara. Ternyata airnya setelah panas beberapa hari airnya mili namun hanya keluar sedikit airnya,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Terkait pelaporan tersebut dirinya langsung menindak lanjuti keluhan itu. Setelah itu ternyata resapannya penuh dan saat sampah diangkat airnya banyak.</p>
<p>&#8220;Saya langsung tindak lanjuti, ternyata ketahuannya peresapan penuh dan ketika sampah diangkat ngembeng. Namun sudah dilakukan pengurasan lalu disiramkan ke jalan operasional sekitar TPA,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut, usai di kuras hingga mengering nanti dirinya melihat bagian mana yang bocor. Jika hal itu bisa diatasi dengan semen maka akan ia coba.</p>
<p>&#8220;Setelah kita kuras kering sela mana yang bocor. Kalau bisa diatasi pakai semen kita coba. Kalau dari bawah tanah yang repot karena keluarnya dari sela sela tanah dan tidak bisa ditambal,&#8221; katanya.</p>
<p>Penulis<br />
Adam Naufaldo</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/08/warga-jekulo-kudus-keluhkan-rembesan-air-dari-tpa.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kepala TPA Tanjungrejo Kudus Himbau Warga Sukseskan Prognas Indonesia Bebas Sampah 2024</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/08/kepala-tpa-tanjungrejo-kudus-himbau-warga-sukseskan-prognas-indonesia-bebas-sampah-2024.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/08/kepala-tpa-tanjungrejo-kudus-himbau-warga-sukseskan-prognas-indonesia-bebas-sampah-2024.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Samin News]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Aug 2022 11:05:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[KUDUS]]></category>
		<category><![CDATA[Prognas Indonesia Bebas Sampah 2024]]></category>
		<category><![CDATA[TPA Tanjungrejo Kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=43454</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, KUDUS &#8211; Kepala UPT TPA Tanjungrejo Kabupaten Kudus Bambang Purnomo menghimbau untuk masyarakat mendukung dan menyukseskan gerakan Kudus bebas sampah di tahun 2024, Kamis (11/8/2022). &#8220;Kami menghimbau kepada warga Kudus untuk melakukan gerakan Kudus bebas sampah mendukung dan menyukseskan program nasional Indonesia bebas sampah tahun 2024,&#8221; kata dia saat ditemui di Kantor TPA Tanjungrejo [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, KUDUS</strong> &#8211; Kepala UPT TPA Tanjungrejo Kabupaten Kudus Bambang Purnomo menghimbau untuk masyarakat mendukung dan menyukseskan gerakan Kudus bebas sampah di tahun 2024, Kamis (11/8/2022).</p>
<p>&#8220;Kami menghimbau kepada warga Kudus untuk melakukan gerakan Kudus bebas sampah mendukung dan menyukseskan program nasional Indonesia bebas sampah tahun 2024,&#8221; kata dia saat ditemui di Kantor TPA Tanjungrejo Kudus.</p>
<p>Dirinya juga berharap masyarakat ikut berpartisipasi dalam rangka membantu mengurangi sampah dengan cara memilahnya di rumah masing-masing.</p>
<p>&#8220;Kami berharap masyarakat Kudus ikut membantu mengurangi, dengan cara memilah sampahnya dari masing-masing rumah sebelum membuangnya di TPA. Dengan cara seperti, saya berharap bisa TPA bisa terbantu,&#8221; ungkapnya kepada Samin News.</p>
<p>Lebih lanjut, Bambang sapaan akrabnya juga memberi masukan kepada masyarakat tentang cara memilah sampah yang benar.</p>
<p>&#8220;Begini memilah memisahkan sampah itu ketika mau membuang sampahnya itu sudah ditempatkan di beberapa tempat misalkan pegang botol ya buang khusus ditempat sampah botol. Plastik ya ditempat plastik,&#8221; jelasnya.</p>
<p>&#8220;Untuk sampah yang khusus sisa makanan sebenarnya bisa juga diolah menjadi pupuk organik juga. Nantinya yang tidak bisa diolah atau diproses seperti pampres itu di sendirikan,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Menurutnya botol plastik maupun sisa makanan bisa diolah dan masih memiliki nilai ekonomi. Terlebih, semua sampah juga sebenarnya bisa diolah namun hal tersebut tergantung dari warga yang mempunyai niat memilahnya.</p>
<p>Penulis<br />
Adam Naufaldo</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/08/kepala-tpa-tanjungrejo-kudus-himbau-warga-sukseskan-prognas-indonesia-bebas-sampah-2024.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
