<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Takbir Keliling &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/takbir-keliling/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 14 Apr 2023 13:33:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Begini Tanggapan Kapolres Soal Takbir Keliling</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/04/begini-tanggapan-kapolres-soal-takbir-keliling.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/04/begini-tanggapan-kapolres-soal-takbir-keliling.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Apr 2023 13:33:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[TNI-POLRI]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Takbir Keliling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=48541</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Meski Pemerintah Kabupaten Pati tidak melarang takbir keliling digelar masyarakat saat malam hari raya idul fitri. Namun dalam keputusan yang diambil pemerintah melarang takbir keliling dilakukan di jalan utama. Pemerintah meminta agar masyarakat lebih memaksimalkan keberadaan masjid dan musala. Pemangku kebijakan meminta agar takbir dilakukan di dalam masjid dan musala di lingkungannya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Meski Pemerintah Kabupaten Pati tidak melarang takbir keliling digelar masyarakat saat malam hari raya idul fitri. Namun dalam keputusan yang diambil pemerintah melarang takbir keliling dilakukan di jalan utama.</p>
<p>Pemerintah meminta agar masyarakat lebih memaksimalkan keberadaan masjid dan musala. Pemangku kebijakan meminta agar takbir dilakukan di dalam masjid dan musala di lingkungannya masing-masing.</p>
<p>Sementara Kapolresta Pati Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama menilai keputusan yang diambil pemerintah daerah ini bentuk kewaspadaan agar tidak terjadi perkelahian. Pasalnya, takbir keliling kerap memicu konflik, baik antar pemuda bahkan antar desa.</p>
<p>&#8220;Jadi takbir keliling saat malam idul fitri itu jangan sampai memicu perkelahian antar kampung atau antar desa. Itu sudah melenceng tujuan yang sebenarnya,&#8221; kata Kapolres usai menghadiri Rakor Ekuinda di Ruang Panjawi Setda Pati, kemarin.</p>
<p>Tradisi takbir keliling menurutnya adalah baik, tetapi perkelahian adalah di luar dari pada itu. Sehingga dirinya meminta untuk menjaga ketertiban masyarakat. Pasalnya, dia menilai takbir keliling beberapa tahun ke belakang ini kerap menimbulkan hal yang kurang positif.</p>
<figure id="attachment_48539" aria-describedby="caption-attachment-48539" style="width: 1080px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-48539" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/04/IMG-20230414-WA0021.jpg" alt="Pelaksanaan takbir keliling di Desa Tlogorejo Tlogowungu Pati tahun kemarin" width="1080" height="608" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/04/IMG-20230414-WA0021.jpg 1080w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/04/IMG-20230414-WA0021-300x169.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/04/IMG-20230414-WA0021-1024x576.jpg 1024w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/04/IMG-20230414-WA0021-768x432.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/04/IMG-20230414-WA0021-696x392.jpg 696w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/04/IMG-20230414-WA0021-1068x601.jpg 1068w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/04/IMG-20230414-WA0021-746x420.jpg 746w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /><figcaption id="caption-attachment-48539" class="wp-caption-text">Pelaksanaan takbir keliling di Desa Tlogorejo Tlogowungu Pati tahun kemarin</figcaption></figure>
<p>&#8220;Malam lebaran di Pati beberapa tahun ini lebih cenderung kurang positif. Seperti halnya penggunaan sound system besar dan itu digunakan memutar musik dangdut,&#8221; paparnya.</p>
<p>Bahkan, menurut Kapolres masyarakat tidak hanya menggunakan sound sistem untuk memutar dangdutan. Hal itu juga disertai dengan minum-minuman keras (Miras). Inilah yang bisa memicu terjadinya perkelahian.</p>
<p>Dia berpesan agar masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya. Jangan sampai-sampai perayaan hari raya idul fitri sebagai kemenangan umat islam telah menjalankan puasa sebulan sebelumnya dinodai dengan perilaku yang menyimpang di masyarakat.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/04/begini-tanggapan-kapolres-soal-takbir-keliling.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Takbir Keliling Diperbolehkan Asal Tak Digelar di Jalan Utama</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/04/takbir-keliling-diperbolehkan-asal-tak-digelar-di-jalan-utama.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/04/takbir-keliling-diperbolehkan-asal-tak-digelar-di-jalan-utama.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Apr 2023 14:21:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[Penjabat (Pj) Bupati Pati Henggar Budi Anggoro]]></category>
		<category><![CDATA[Takbir Keliling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=48494</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Penjabat (Pj) Bupati Pati Henggar Budi Anggoro menyatakan pemerintah daerah tidak melarang warganya yang menggelar takbir keliling. Warga boleh merayakan malam Idul Fitri tiap tahunnya ini sebagai perayaan kemenangan umat Islam setelah menjalani puasa. Menurutnya pemerintah tidak melarang umat islam menggelar takbir keliling di lingkungannya. Hanya saja yang perlu diperhatikan pelaksanaannya adalah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Penjabat (Pj) Bupati Pati Henggar Budi Anggoro menyatakan pemerintah daerah tidak melarang warganya yang menggelar takbir keliling. Warga boleh merayakan malam Idul Fitri tiap tahunnya ini sebagai perayaan kemenangan umat Islam setelah menjalani puasa.</p>
<p>Menurutnya pemerintah tidak melarang umat islam menggelar takbir keliling di lingkungannya. Hanya saja yang perlu diperhatikan pelaksanaannya adalah tidak boleh digelar di jalan utama, baik jalan Kabupaten maupun provinsi. Karena yang terjadi akan mengganggu masyarakat pengguna jalan.</p>
<p>&#8220;Takbir keliling itu jangan di jalur utama, karena jalur utama itu hanya untuk lalu lintas. Jadi kalau masyarakat tetap mau melakukan takbir keliling itu ya di lingkuannya saja, jangan sampai mengarah ke jalur utama Kabupaten Pati,&#8221; ujarnya usai menyalurkan bantuan di Masjid Agung Baitunnur Pati, kemarin.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Pj menekankan agar takbir keliling dilakukan di masjid atau pun mushala di lingkungannya masing-masing. Dia mengungkapkan takbir bisa dilalukan di mana saja, asal jangan sampai justru merugikan orang lain.</p>
<p>Henggar berharap lantunan gema takbir cukup dilantunkan dan dioptimalkan di masjid serta mushala. Kendati pihaknya meyakini sejauh ini sudah ada masyarakat yang menyiapkan untuk takbir keliling, baik misalnya membuat permainan (ogoh-ogoh) atau kendaraannya.</p>
<p>&#8220;Masyarakat sudah ada yang menyiapkan kaitannya dengan takbir keliling seperti kendaraan yang nantinya digunakan, seperti truk atau pick up,&#8221; bebernya.</p>
<p>Dengan keputusan ini artinya sudah ada kelonggaran yang diberikan pemerintah daerah kaitannya pelaksanaan takbir keliling mengingat tahun-tahun sebelumnya hal itu dilarang. Tetapi yang perlu diperhatikan adalah takbir keliling jangan menggunakan jalan utama. Atau takbir keliling bisa digelar di jalan desa.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/04/takbir-keliling-diperbolehkan-asal-tak-digelar-di-jalan-utama.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Kali Lebaran Anak-anak Tak Lagi Bisa Berkreasi</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/05/dua-kali-lebaran-anak-anak-tak-lagi-bisa-berkreasi.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/05/dua-kali-lebaran-anak-anak-tak-lagi-bisa-berkreasi.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 May 2021 11:29:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Takbir Keliling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=28178</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Siapa pun namanya anak, menginginan kebebasan untuk bisa kembali berekspresi atas kemampuan yang dimiliki. Akan tetapi, setelah tak bisa melakukan itu lagi, akhirnya hanya bisa diam sambil menunggu, kapan berakhirnya masa pandemi Covid-19, sehingga tidak merasa terbelenggu bertahun-tahun. Dengan demikian, mereka pun rata-rata berharap, agar Lebaran tahun depan, masa pandemi Covid-19 ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_28176" aria-describedby="caption-attachment-28176" style="width: 960px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-28176" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/05/fb22fd89-9f66-4fb9-b981-88374e684b8c.gif" alt="" width="960" height="540" /><figcaption id="caption-attachment-28176" class="wp-caption-text">Anak-anak di Kecamatan Wedarijaksa pada Lebaran Tahun 2019 yang kala itu masih ada penyelenggaraan takbir keliling.(Foto:SN/dok-wan)</figcaption></figure>
<p>SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Siapa pun namanya anak, menginginan kebebasan untuk bisa kembali berekspresi atas kemampuan yang dimiliki. Akan tetapi, setelah tak bisa melakukan itu lagi, akhirnya hanya bisa diam sambil menunggu, kapan berakhirnya masa pandemi Covid-19, sehingga tidak merasa terbelenggu bertahun-tahun.</p>
<p>Dengan demikian, mereka pun rata-rata berharap, agar Lebaran tahun depan, masa pandemi Covid-19 ini bisa berakhir. Sehingga dalam menyongsong datangnya Lebaran, mereka yang rata-rata dari kelompok mushala dan masjid tersebut bisa berkiprah mengikuti takbir keliling.</p>
<p>Melalui takbir keliling, ungkap salah seorang di antara mereka Nirwan Gilang, biasanya di antara mereka atau anak-anak seusia dia maupun di bawahnya yang masih duduk di bangku SD bisa berkreasi membuat replika masjid. &#8221;Dengan hasil karya tersebut, bisa digunakan mengikuti takbir keliling,&#8221;ujarnya.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-28175" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/05/f7421691-f770-41f1-a502-f5b01c7ffeea.gif" alt="" width="819" height="614" /></p>
<p>Tidak hanya sekadar itu, lanjut dia, biasanya pihak desa juga menguji kemampuan anak-anak untuk berkreasi membuat apa saja. Kemudian dinilai satu per satu, sehingga karya yang terbaik meraih juara sehingga mendapatkan hadiah uang yang bisa digunakan jajan bersama.</p>
<p>Akan tetapi yang membanggakan dengan karya-karya hasil kreasi anak-anak ini, bisa ikut takbir keliling. Sehingga karya yang dibuat tidak hanya berupa replika masjid, melainkan ada juga jenis binatang lainnya, dan juga sosok-sosok raksasa seperti ogoh-ogoh di Bali, dan juga ondel-ondel.</p>
<p>Anak-anak kreatif untuk membuat karya patung seperti itu jumlahnya cukup banyak di desa-desa, karena untuk membuatnya harus merangkai kerangka dasarnya baik dari bambu maupun kawat dan bahan untuk melapisinya, selain kertas koran juga kertas semen. &#8221; Ya, mudah-mudahan Lebaran tahun depan anak-anak bisa kembali berkarya lagi seperti saat situasi normal,&#8221;imbuhnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/05/dua-kali-lebaran-anak-anak-tak-lagi-bisa-berkreasi.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
