<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Siswa SMK 4 Pati diduga alami keracunan MBG &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/siswa-smk-4-pati-diduga-alami-keracunan-mbg/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Feb 2026 04:53:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.7</generator>
	<item>
		<title>23 Siswa SMKN 4 Pati Keracunan Usai Santap MBG, Dua Masih Dirawat</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/02/23-siswa-smkn-4-pati-keracunan-usai-santap-mbg-dua-masih-dirawat.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/02/23-siswa-smkn-4-pati-keracunan-usai-santap-mbg-dua-masih-dirawat.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Feb 2026 08:50:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Dinkes Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Satgas MBG Kabupaten Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Luky Pratugas Narimo]]></category>
		<category><![CDATA[Risma Ardhi Chandra]]></category>
		<category><![CDATA[Siswa SMK 4 Pati diduga alami keracunan MBG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=57357</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Sebanyak 23 siswa SMKN 4 Pati mengalami gejala mual, pusing, hingga muntah-muntah setelah menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin siang (9/2/2026). Puluhan siswa tersebut langsung dilarikan ke Rumah Sakit Keluarga Sehat (KSH) Pati untuk mendapatkan penanganan medis. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati, Luky Pratugas Narimo, menyampaikan bahwa sebagian besar siswa telah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Sebanyak 23 siswa SMKN 4 Pati mengalami gejala mual, pusing, hingga muntah-muntah setelah menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin siang (9/2/2026). Puluhan siswa tersebut langsung dilarikan ke Rumah Sakit Keluarga Sehat (KSH) Pati untuk mendapatkan penanganan medis.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati, Luky Pratugas Narimo, menyampaikan bahwa sebagian besar siswa telah diperbolehkan pulang.</p>
<p>“Dua pasien yang masih dirawat keluhannya pusing, mual, dan masih ada nyeri di perut,” kata Luky, Selasa (10/2/2026).</p>
<p>Dari total 23 siswa yang terdampak, 21 siswa menjalani rawat jalan, sementara dua lainnya masih dalam perawatan intensif di rumah sakit.</p>
<p>Dinkes Kabupaten Pati telah melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) di lingkungan sekolah. Saat ini, fokus penanganan diarahkan pada pengujian sampel makanan di laboratorium di Semarang.</p>
<p>“Kami sudah tidak melakukan siaga di sekolah. Sekarang fokus mengirim sampel makanan untuk diuji laboratorium di Semarang,” jelasnya.</p>
<p>Seluruh menu MBG yang dikonsumsi siswa pada hari kejadian turut dikirim untuk pemeriksaan.</p>
<p>“Sampel yang dikirim meliputi nasi, lauk, garang asem, susu kedelai, pokoknya semua makanan yang disajikan ke siswa saat itu,” ujarnya.</p>
<p>Namun, Dinkes belum dapat memastikan kapan hasil uji laboratorium tersebut keluar.</p>
<p>“Biasanya sekitar satu minggu, tapi kepastiannya belum bisa kami sampaikan,” tambah Luky.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Satgas MBG Kabupaten Pati, Risma Ardhi Chandra, menjelaskan bahwa makanan MBG tersebut diproduksi oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Muktiharjo, yang dikelola Yayasan Patriot Bangsa. SPPG tersebut merupakan percontohan pertama program MBG di Kabupaten Pati.</p>
<p>“Sampel makanan sudah kami kirim ke Semarang. Menunya ayam, tahu, dan sayuran. Saat ini belum bisa dipastikan makanan mana yang menjadi penyebab,” terangnya.</p>
<p>Pihaknya kini melakukan observasi menyeluruh terhadap proses pengolahan hingga distribusi makanan MBG. Menurut Chandra, salah satu faktor yang berpotensi menjadi penyebab adalah penyimpanan bahan baku yang tidak sesuai standar.</p>
<p>“Raw material harus benar-benar segar. Rantai dingin juga harus terjaga. Kalau tidak fresh, mau diolah seperti apa pun tetap bisa menimbulkan masalah,” tegasnya.</p>
<p>Sebagai langkah pencegahan, Satgas MBG Kabupaten Pati telah menginstruksikan seluruh SPPG di wilayah tersebut untuk memperketat standar operasional prosedur (SOP), khususnya pada tahap penyimpanan dan distribusi makanan, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/02/23-siswa-smkn-4-pati-keracunan-usai-santap-mbg-dua-masih-dirawat.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>MBG Diduga Picu Keracunan, 22 Siswa SMK 4 Pati Jalani Perawatan Medis</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/02/mbg-diduga-picu-keracunan-22-siswa-smk-4-pati-jalani-perawatan-medis.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/02/mbg-diduga-picu-keracunan-22-siswa-smk-4-pati-jalani-perawatan-medis.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2026 10:37:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Pati Kini]]></category>
		<category><![CDATA[Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra]]></category>
		<category><![CDATA[Siswa SMK 4 Pati diduga alami keracunan MBG]]></category>
		<category><![CDATA[SPPG Rendole Pati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=57344</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Pemerintah Kabupaten Pati merespons cepat dugaan keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dialami sejumlah siswa SMK Negeri 4 Pati. Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, turun langsung meninjau kondisi para siswa pada Senin (9/2/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan para siswa mendapatkan penanganan medis yang optimal serta memantau proses observasi kesehatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Pemerintah Kabupaten Pati merespons cepat dugaan keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dialami sejumlah siswa SMK Negeri 4 Pati. Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, turun langsung meninjau kondisi para siswa pada Senin (9/2/2026).</p>
<p>Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan para siswa mendapatkan penanganan medis yang optimal serta memantau proses observasi kesehatan yang sedang berlangsung. Berdasarkan pemantauan sementara, kondisi siswa berangsur membaik dan seluruhnya berada di bawah pengawasan tenaga medis.</p>
<p>Makanan MBG yang diduga menjadi penyebab keracunan diketahui berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rendole yang dikelola oleh Yayasan Patriot Bangsa. SPPG tersebut merupakan SPPG percontohan pertama di Kabupaten Pati dan selama ini telah menjalankan prosedur operasional standar (SOP) yang berlaku.</p>
<p>“SPPG ini adalah SPPG percontohan pertama di Kabupaten Pati yang diinisiasi oleh Yayasan Patriot Bangsa. Selama ini ya memang SPPG ini sudah melaksanakan SOP-SOP yang sudah berjalan. Nah, kita baru observasi, sampelnya sudah dikirim ke Semarang, tadi menunya adalah ayam, terus tahu dan ada sayuran. Kita belum tahu, makanan mana yang menjadikan adik-adik sekolah ini keracunan,” jelas Chandra.</p>
<p>Ia menyebutkan, para siswa mengalami keluhan berupa mual, pusing, hingga muntah. Meski demikian, perkembangan kondisi para siswa menunjukkan tren positif.</p>
<p>“Jadi, mual, pusing, dan ada beberapa yang sudah muntah-muntah, ini baru diobservasi. Semoga tidak ada masalah bagi adik-adik lagi. Para siswa sudah mulai membaik, mualnya sudah mulai hilang, tapi ada beberapa yang masih mual, pusing, sebagian besar sudah mulai membaik. Total ada 22 anak, semua terkontrol di KSH,” ungkapnya.</p>
<p>Chandra menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pati bertanggung jawab penuh terhadap penanganan para siswa, termasuk pembiayaan perawatan. Selain itu, pihaknya juga akan memperketat kembali penerapan SOP di seluruh SPPG yang ada di Kabupaten Pati guna mencegah kejadian serupa.</p>
<p>“Biaya perawatan pasti Pemerintah Daerah support. Tadi sudah saya informasikan kepada Ketua Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk semua SPPG di Kabupaten Pati terkait SOP,” pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/02/mbg-diduga-picu-keracunan-22-siswa-smk-4-pati-jalani-perawatan-medis.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
