<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Simulasi Uji Coba Rekayasa LL di Juwana &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/simulasi-uji-coba-rekayasa-ll-di-juwana/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sun, 24 Apr 2022 09:21:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Beberapa Catatan Rekayasa LL di Juwana; Butuh Pos Penjagaan Tiga Titik Lokasi (5)</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/04/beberapa-catatan-rekayasa-ll-di-juwana-butuh-pos-penjagaan-tiga-titik-lokasi-5.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/04/beberapa-catatan-rekayasa-ll-di-juwana-butuh-pos-penjagaan-tiga-titik-lokasi-5.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Apr 2022 09:21:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[REDAKSI]]></category>
		<category><![CDATA[Simulasi Uji Coba Rekayasa LL di Juwana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=40923</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, SIMPULAN akhir dari beberapa catatan rekayasa lalulintas di Juwana saat Jembatan Juwana 1 atau Juwana lama dibongkar, untuk dibangun kembali hanya ada satu pilihan. Yakni, tetap harus dilakukan rekayasa lalulintas kendaraan dari barat (Semarang) yang hendak ke timur, jika memang pembangunan jembatan tersebut harus berlanjut, mengingat umurnya yang memang sudah tua. Pilihan dimaksud tak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_40921" aria-describedby="caption-attachment-40921" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-40921" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09041-1.jpg" alt="Para pengendara motor dari barat saat melintas di Jembatan Juwana 1 (atas) dan rombongan pengendara lainnya dari arah sama saat hendak berbelok kanan (barat), masuk ke ruas jalan nasional, untuk berganti masuk ke jalan pertolongan di Desa Bumirejo (bawah).(Foto:SN/aed)" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09041-1.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09041-1-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09041-1-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09041-1-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09041-1-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09041-1-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-40921" class="wp-caption-text">Para pengendara motor dari barat saat melintas di Jembatan Juwana 1 (atas) dan rombongan pengendara lainnya dari arah sama saat hendak berbelok kanan (barat), masuk ke ruas jalan nasional, untuk berganti masuk ke jalan pertolongan di Desa Bumirejo (bawah).(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com</strong>, SIMPULAN akhir dari beberapa catatan rekayasa lalulintas di Juwana saat Jembatan Juwana 1 atau Juwana lama dibongkar, untuk dibangun kembali hanya ada satu pilihan. Yakni, tetap harus dilakukan rekayasa lalulintas kendaraan dari barat (Semarang) yang hendak ke timur, jika memang pembangunan jembatan tersebut harus berlanjut, mengingat umurnya yang memang sudah tua.</p>
<p>Pilihan dimaksud tak lain, harus menutup dan mengalihkan arus lalu lintas di jalan pertolongan mulai dari ujung Desa Bumirejo yang terletak di sisi selatan ruas jalan nasional. Demikian pula, penutupan ruas jalan yang sama juga dilakukan yang dari seletan ke utara, dimulai dari pertigaan kelenteng di Jepuro, untuk dialihkan ke timur sampai ke ruas jalan Juwana-Jakenan.</p>
<p>Syaratnya di bagian ujung ruas jalan pertolongan itu, harus ditempatkan satu pos penjagaan baik di sisi selatan maupun utara jalan, mengingat di ruas jalan nasional yang semula hanya satu arah itu harus dibuka menjadi dua arah. Pos penjagaan berlangsung selama pelaksanaan pekerjaan yang disebut-sebut dengan 240 hari kalender atau hingga akhir Tahun 2022, kecuali menggunakan sistem multiyears.</p>
<p>Sedangkan pos penjagaan lainnya, juga harus di tempatkan di titik lokasi perempatan Alun-alun Juwana, untuk menjaga dan mengatur agar arus lalulintas dari barat maupun timur yang hendak ke barat, tetap harus mematuhi petunjuk lampu pengatur lalulintas yang ada/terpasang. Maksudnya, jika arus lalu lintas timur yang hendak belok kiri, meskipun saat lampu merah selama ini tetap berbelok, hendaknya diharuskan berhenti.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-40920" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09050.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09050.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09050-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09050-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09050-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09050-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09050-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<figure id="attachment_40919" aria-describedby="caption-attachment-40919" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-40919" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09046.jpg" alt="Sebuah truk gandeng dari timur yang melintas di Jl P Sudirman Juwana yang memang menjadi jalur yang harus dilewati saat hendak bermanuver untuk berbelok ke kiri (barat) di lampu pengatur lalulintas perempatan Alun-alun Juwana.(Foto:SN/aed)" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09046.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09046-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09046-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09046-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09046-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09046-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-40919" class="wp-caption-text">Sebuah truk gandeng dari timur yang melintas di Jl P Sudirman Juwana yang memang menjadi jalur yang harus dilewati saat hendak bermanuver untuk berbelok ke kiri (barat) di lampu pengatur lalulintas perempatan Alun-alun Juwana.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p>Sedangkan pos penjagaan yang satu lagi harus didirikan di pertigaan sisi timur yang dibangun, untuk mengawasi agar para pengguna jalan dari barat yang sudah dialihkan ke ruas jalan nasional sisi selatan tidak saling serobot untuk mendahului. Sebab, ruas jalan nasional tersebut hanya terdiri dari dua lajur, dan yang berada di lajur utara kondisi jalannya menanjak.</p>
<p>Dengan demikian, jika ada perilaku pengguna jalan maka risiko terjadinya kemacetan tak bisa dihindari, dan penyebab berikutnya jika di lokasi jalan menanjak itu juga terjadi kendaraan besar mogok. Itulah pentingnya ditempatkan pos-pos penjagaan di tiga lokasi yang bisa menjadi penyebab terjadinya kemacetan.</p>
<p>Hanya yang menjadi pertanyaan, siapa yang menjadi penanggung jawab timbulnya biaya atas pendirian pos penjagaan ini? Apakah pihak rekanan pemenang tender paket pekerjaan pembangunan Jembatan Juwana ini mau mengurangi sedikit keuntungannya untuk keperluan itu, karena jika tidak harus ada alternatif personel pekerja yang ditempatkan di pos-pos tersebut selama 24 jam.</p>
<p>Konsekuensinya, jika yang di pos penjagaan tdak dari jajaran petugas, para pengguna jalan sering mengabaikan. Akan tetapi lebih dari itu, kata kunci terjadinya rekayasa lalulintas dengan menutup jalan pertolongan di Bumirejo, adalah ketulusan dari warga desa setempat dan sekitarnya, untuk sementara atau selama pembangunan jembatan berlangsung tidak lagi melintas di ujung jalan pertolongan itu.</p>
<p>Ya, kita tunggu saja bagaimana kelanjutan dan faktanya&#8230;&#8230;..!! (habis)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/04/beberapa-catatan-rekayasa-ll-di-juwana-butuh-pos-penjagaan-tiga-titik-lokasi-5.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Beberapa Catatan Rekayasa LL di Juwana; Tutup Total Akses Jalan Pertolongan di Desa Bumirejo (4)</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/04/beberapa-catatan-rekayasa-ll-di-juwana-tutup-total-akses-jalan-pertolongan-di-desa-bumirejo-4.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/04/beberapa-catatan-rekayasa-ll-di-juwana-tutup-total-akses-jalan-pertolongan-di-desa-bumirejo-4.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Apr 2022 12:02:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[REDAKSI]]></category>
		<category><![CDATA[Simulasi Uji Coba Rekayasa LL di Juwana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=40902</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, MENGINGAT hasil simulai uji coba rekayasa lalulintas jika Jembatan Juwana I atau Juwana lama dibongkar untuk dibangun, bersumber dari banyaknya kendaraan keluar-masuk jalan pertolongan di Desa Bumirejo, Kecamatan Juwana, maka perlu dirembuk jalan pemecahannya. Langkah berikutnya, adalah warga desa setempat juga di Tluwah hingga Jepuro, sudah barang tentu harus rela jika sementara atau selama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_40900" aria-describedby="caption-attachment-40900" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-thumbnail wp-image-40900" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09043-300x300.jpg" alt="Arus lalulintas dari barat yang tiap hari melintas di Jembatan Juwana I atau jembatan lama (atas) dan arus lalulintas yang tiap hari keluar masuk baik dari ruas jalan nasional ke jalan pertolongan di timur Jembatan Juwana II, masuk Desa Bumirejo, Kecamatan Juwana (bawah).(Foto:SN/aed)" width="300" height="300" /><figcaption id="caption-attachment-40900" class="wp-caption-text">Arus lalulintas dari barat yang tiap hari melintas di Jembatan Juwana I atau jembatan lama (atas) dan arus lalulintas yang tiap hari keluar masuk baik dari ruas jalan nasional ke jalan pertolongan di timur Jembatan Juwana II, masuk Desa Bumirejo, Kecamatan Juwana (bawah).(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com</strong>, MENGINGAT hasil simulai uji coba rekayasa lalulintas jika Jembatan Juwana I atau Juwana lama dibongkar untuk dibangun, bersumber dari banyaknya kendaraan keluar-masuk jalan pertolongan di Desa Bumirejo, Kecamatan Juwana, maka perlu dirembuk jalan pemecahannya. Langkah berikutnya, adalah warga desa setempat juga di Tluwah hingga Jepuro, sudah barang tentu harus rela jika sementara atau selama jembatan dibangun tidak melintas di jalan pertolongan lagi.</p>
<p>Kendati hal tersebut sudah menjadi kebiasaan selama ini, tapi paling tidak tumbuh dan munculkomitmen untuk mendukung penyelesaian fasilitas umum yang memang menyangkut hajat hidup orang banyak. Apalagi, jika hal tersebut tak lain adalah pembangunan Jembatan Juwana lama yang memang dari sisi usia, sudah terlalu tua sehingga harus dibangun baru.</p>
<p>Jika hal tersebut sampai gagal, hanya karena tidak ada alternatif untuk pengalihan arus lalulintas dari barat, rasanya hal itu patut dan amat sangat untuk disayangkan, karena jika pengalihan arus lalulintas dipaksakan pasti akan kemacetan yang berkepanjangan. Karena itu, upaya rekayasa lalulintas yang dilakukan adalah mengurangi terjadinya kemacetan tersebut, dan salah satu hal yang terpaksa harus dilakukan, baik suka maupun tidak adalah menutup total jalan pertolongan.</p>
<p>Dengan demikian, di lokasi tersebut harus ditempatkan atau didirikan pos penjagaan yang konsekuensinya  menjadi tanggungjawab pihak rekanan yang melaksanakan pekerjaan tersebut. Sebab, konsekuensinya, pos jaga itu akan berlangsung selama 24 jam sampai berakhirnya pelaksanaan pekerjaan pembangunan jembatan yang menghubungkan ruas jalan nasional Semarang-Surabaya.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-thumbnail wp-image-40899" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09041-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" /></p>
<figure id="attachment_40898" aria-describedby="caption-attachment-40898" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-thumbnail wp-image-40898" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09042-300x300.jpg" alt="Arus lalulintas dari Jembatan Juwana lama (barat) ke timur,  masuk ke ruas jalan nasional untuk kembali menuju ke barat, masuk ke jalan pertolongan, di Desa Bumirejo, Kecamatan Juwana.(Foto:SN/aed)" width="300" height="300" /><figcaption id="caption-attachment-40898" class="wp-caption-text">Arus lalulintas dari Jembatan Juwana lama (barat) ke timur,  masuk ke ruas jalan nasional untuk kembali menuju ke barat, masuk ke jalan pertolongan, di Desa Bumirejo, Kecamatan Juwana.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p>Dampak dari rekayasa lalulintas seperti itu, warga maupun pengguna jalan yang melintas di jalan pertolongan,  baik dari utara (Juwana) maupun dari selatan, termasuk dari wilayah Kecamatan Jakenan, tentu akan melontarkan protes keras. Akan tetapi, yang dari selatan hendak menuju ke utara mulai dari pertigaan Klenteng di Jepura, harus dialihkan ke kanan sampai di perempatan Tempat Penimbunan Kayu (TPK) Perhutani KPH Pati, di pinggir jalan raya Juwana-Jakenan.</p>
<p>Jika pengguna jalan yang bersangkutan hendak ke Juwana, mereka dari perempatan tersebut ke utara dan bila sampai di pertigaan Ngebruk, di jalur pantura belok kiri. Demikian pula sebaliknya, bagi yang dari Juwana hendak menuju ke Bumirejo, Tluwah maupun ke Jepuro, serta ke wilayah barat  Kecamatan Jakenan, lurus ke  timur dan sampai pertigaan Ngebruk ke selatan atau Juwana-Jakenan, tapi setelah perempatan TPK belok kanan (barat) menuju ke arah klenteng.</p>
<p>Sedangkan bagi warga Bumirejo mupun Tluwah, masih ada alternatif lain jika hendak ke Juwana tapi tidak lewat jalan pertolongan, sehingga harus masuk ke jalan desa yang melintas di depan SMK Diponegoro Juwana. Jika terus ke timur tentu akan kembali bertemu ruas jalan Juwana-Jakenan, tapi jauh di utara perempatan lampu merah TPK, kemudian belok kiri menuju Juwana lewat pertigaan Ngebruk.</p>
<p>Hanya saja, jarak tempuh itu sedikit lebih jauh bila dibanding apa yang mereka lakukan selama ini, karena dari jalan pertolongan mereka bisa sampai di ujung, kemudian masuk ke ruas jalan nasional, tinggal hendak ke mana. Jika hendak ke Juwana tinggal belok kiri (barat), dan bila hendak ke arah Batangan (timur) harus belok kanan, dan hal itulah yang menjadi sumber terjadinya kemacetan karena mereka harus memotong jalan, sehingga harus menghentikan arus lalu lintas dari barat dan timur.(bersambung).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/04/beberapa-catatan-rekayasa-ll-di-juwana-tutup-total-akses-jalan-pertolongan-di-desa-bumirejo-4.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Beberapa Catatan Rekayasa LL di Juwana; Hari Ini Macet, Besok Macet, Mengapa Takut Macet (3)</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/04/beberapa-catatan-rekayasa-ll-di-juwana-hari-ini-macet-besok-macet-mengapa-takut-macet-3.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/04/beberapa-catatan-rekayasa-ll-di-juwana-hari-ini-macet-besok-macet-mengapa-takut-macet-3.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Apr 2022 12:07:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[REDAKSI]]></category>
		<category><![CDATA[Simulasi Uji Coba Rekayasa LL di Juwana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=40866</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, MENYIKAPI kondisi kemacetan lalulintas di Juwana jika jembatan lama atau Jembatan Juwana I dibongkar untuk dibangun kembali, salah seorang tokoh masyarakat setempat pun tegas komentarnya. Yakni, pihak berkompeten di Pati tidak perlu gamang atau ragu dalam menyikapi kondisi itu, menyusul simulasi uji coba rekayasa lalulintas yang menimbulkan kemacetan, kamis (21/April) 2021 kemarin. Sebab, lanjutnya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_40864" aria-describedby="caption-attachment-40864" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-thumbnail wp-image-40864" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09039-300x300.jpg" alt="Kondisi jembatan lama Juwana atau Juwana I yang sudah tidak mungkin digeser lagi lokasinya kecuali dengan membebaskan bangunan dan tanah milik warga (atas) dan arus lalulintas dari timur dan barat saat memasuki pertigaan Tjongyok, di Bumirejo (bawah).(Foto:SN/aed)" width="300" height="300" /><figcaption id="caption-attachment-40864" class="wp-caption-text">Kondisi jembatan lama Juwana atau Juwana I yang sudah tidak mungkin digeser lagi lokasinya kecuali dengan membebaskan bangunan dan tanah milik warga (atas) dan arus lalulintas dari timur dan barat saat memasuki pertigaan Tjongyok, di Bumirejo (bawah).(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com</strong>, MENYIKAPI kondisi kemacetan lalulintas di Juwana jika jembatan lama atau Jembatan Juwana I dibongkar untuk dibangun kembali, salah seorang tokoh masyarakat setempat pun tegas komentarnya. Yakni, pihak berkompeten di Pati tidak perlu gamang atau ragu dalam menyikapi kondisi itu, menyusul simulasi uji coba rekayasa lalulintas yang menimbulkan kemacetan, kamis (21/April) 2021 kemarin.</p>
<p>Sebab, lanjutnya, konsekuensi logis dibongkarnya jembatan itu memang harus ada pengalihan arus lalu lintas dari barat yang selama ini harus melintas di atas jembatan tersebut ke timur, karena memang tidak ada alternatif lain. Dengan demikian, risikonya suka atau tidak suka para pengguna jalan baik yang melintas dari Semarang ke Surabaya maupun warga di Kabupaten Pati, khususnya Juwana dan sekitarnya, untuk sementara menahan atau mengorban perasaan.</p>
<p>Dengan kata lain, demi segera bisa dibangunnya kembali jembatan yang sudah tua dan risiko tinggi ancaman bahayanya, dampak terjadinya risiko arus lalu lintas macet memang tak bisa dihindari. Akan tetapi, rasa optimistis bahwa itu adalah risiko yang paling baik di antara yang baik memang harus diterima, karena andil masyarakat dalam sebuah pembangunan, salah satunya memang harus mengorbankan perasaannya, yaitu perasaan jengkel, marah maupu tidak suka dengan kemacetan.</p>
<p>Hanya saja, jika rasa tersebut tidak dikorbankan, maka jika sampai jembatan itu gagal dibangun kembali, terus harus menunggu kapan lagi, mengingat jika sampai gagal risiko ke depan yang harus dihadapi juga cukup besar, mengingat usia jembatan memang sudah tua. Karena itu, dibongkar dan dibangun kembali hari ini juga akan berisiko terjadinya kemacetan arus lalulintas, dibangun besoknya lagi juga tetap akan menghadapi kemacetan.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-thumbnail wp-image-40863" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09107-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" /></p>
<figure id="attachment_40862" aria-describedby="caption-attachment-40862" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-thumbnail wp-image-40862" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09109-300x300.jpg" alt="Penjelasan petunjuk untuk masuk ke jalur alternati di Guyangan-Glonggong itu perlu diubah jangan saat terjadi kemacetan, tapi selama berlangsung pekerjaan pembangunan Jembatan Juwana.(Foto:SN/aed)" width="300" height="300" /><figcaption id="caption-attachment-40862" class="wp-caption-text">Penjelasan petunjuk untuk masuk ke jalur alternati di Guyangan-Glonggong itu perlu diubah jangan saat terjadi kemacetan, tapi selama berlangsung pekerjaan pembangunan Jembatan Juwana.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p>Demikian pula, semisal jembatan itu akan dibangun kembali tahun berapa, arus lalulintas dari barat memang harus dialihkan. Karena itu, masyarakat harus belajar untuk bisa menerima risiko saat berlangsungnya pelaksanaan paket pekerjaan peningkatan ruas jalan yang namanya kemacetan lalulintas memang tak bisa dihindari oleh siapa saja, kapan saja, di mana saja dan terlebih khusus tentunya di Indoensia.</p>
<p>Contoh dekat dan riil yang terjadi bertahun-tahun, adalah kemacetan arus lalulintas di Kaligawe Semarang &#8211; Demak. Sehingga hal tersebut bisa dijadikan pengalaman para pengguna jalan dalam mengorbankan perasaan atas terjadinya kamacetan di jalan yang kadang-kadang sampai menyita waktu berjam-jam, sehingga mengapa harus takut macet karena hal itu adalah anggap saja sebagai salah satu hal biasa dan risiko di jalan.</p>
<p>Karena itu, upaya yang perlu dipersiapkan dalam melakukan antisipasi melalui rekayasa lalulintas tampaknya sudah dipersiapan pemerintah kabupaten setempat. Salah satu, di antaranya adalah membuka jalur alternatif untuk para pengguna jalan baik yang berkendara roda dua maupun empat dari barat (Pati) jika hanya hendak ke Jakenan, Jaken maupun Pucakwangi hingga ke Todanan, Blora atau ke Rembang maupun sebaliknya tidak perlu lewat Juwana.</p>
<p>jalan alternatif tersebut tak lain mulai dari pertigaan Guyangan, Desa Purworejo, Kecamatan Pati, Glonggong, Kecamatan Jakenan ke timur bagi yang hendak ke Pucakwangi maupun Todanan sesampainya di perempatan Sleko, Jakenan belok kanan (selatan). Sedangkan yang hendak ke Rembang bisa langsung ke timur menuju Jaken terus ke Sumber, Rembang, untuk mengurangi beban arus lalu lintas yang melintas di Juwana.</p>
<p>Mengapa tidak? (bersambung)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/04/beberapa-catatan-rekayasa-ll-di-juwana-hari-ini-macet-besok-macet-mengapa-takut-macet-3.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kaur Binops Satlantas Polres Pati; Kamacetan Bersumber di Jalan Pertolongan Desa Bumirejo</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/04/kaur-binops-satlantas-polres-pati-kamacetan-bersumber-di-jalan-pertolongan-desa-bumirejo.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/04/kaur-binops-satlantas-polres-pati-kamacetan-bersumber-di-jalan-pertolongan-desa-bumirejo.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Apr 2022 09:40:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Simulasi Uji Coba Rekayasa LL di Juwana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=40818</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Titik pangkal terjadinya kemacetan saat berlangsung simulasi uji coba rekayasa lalu lintas berkait dengan pembongkaran dan pembangunan Jembatan Juwana I, di jalur Semarang Surabaya, ternyata bukan terjadi di perempatan Alun-alun Juwana. Akan tetapi terletak di jalan perpotongan jalan poros Desa Bumirejo, Kecamatan Juwana ke ruas lingkar  Juwana, atau tepatnya di sisi timur Jembatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Titik pangkal terjadinya kemacetan saat berlangsung simulasi uji coba rekayasa lalu lintas berkait dengan pembongkaran dan pembangunan Jembatan Juwana I, di jalur Semarang Surabaya, ternyata bukan terjadi di perempatan Alun-alun Juwana. Akan tetapi terletak di jalan perpotongan jalan poros Desa Bumirejo, Kecamatan Juwana ke ruas lingkar  Juwana, atau tepatnya di sisi timur Jembatan Juwana yang menjadi alur pengalihan arus lalu lintas dari barat.</p>
<p>Sebab, papar Kaur Binops Satlantas Polres Pati, Ipda Muslimin, ruas jalan poros desa tersebut dalam kondisi keseharian, baik pagi maupun sore selalu ramai oleh para pengguna jalan yang hendak ke selatan menuju ke desa sekitar, baik ke Bumirejo sendiri maupun Tluwak dan Kedungpancing. Sedangkan yang lainnnya, ada pula dari selatan jika hendak ke Juwana juga melintas di jalan poros desa tersebut, baik dari wilayah Kecamatan Jakenan dan sekitarnya.</p>
<p>Akibatnya, baik arus lalu lintas dari barat (Semarang) maupun timur (Surabaya) saat hendak melintas di ruas jalan nasional tersebut harus menunggu sampai selesainya pengguna jalan atau arus lalu lintas dari jalan pertolongan, sehingga waktunya pun terlalu lama. &#8221;Sebab, para pengguna jalan dari ruas jalan poros desa itu tidak hanya hendak belok kiri (barat) semata, tapi ada yang juga hendak belok ke kanan (timur),&#8221;ujarnya.</p>
<p>Dengan demikian, lanjutnya, para pengguna jalan ini udah pasti harus memotong jalan atau berbelok sampai ke tengah badan jalan, sehingga kendaraan yang datang dari arah berlawanan, masing-masing harus menunggu. Padahal, saat uji coba pengalihan arus lalu lalu lintas dari barat baru dilakukan selama 15 menit, ternyata sudah menimbulkan kemacetan total.</p>
<p>Karena itu, ada wacana untuk secara bersama-sama mengusulkan penundaan pekerjaan, dan bila perlu pembuatan jembatan baru dilakukan tanpa membongkar jembatan lama terlebih dahulu. Sehingga jembatan lama masih bisa dipakai untuk arus lalu lintas dari barat, dan setelah jembatan baru selesai dikerjakan pembongkaran jembatan lama dilakukan.</p>
<p>Selain itu, pihak PJN Wilayah 3 Jawa Tengah, secara internal akan melakukan rapat koordinasi terlebih dahulu dengan jajaran Kementrian PUPR, dan juga dengan pihak PPK serta dengan pihak penyedia jasa dengan mempertimbangkan hasil simulasi hari ini.&#8221;Selebihnya akan diagendakan lagi untuk rapat koordinasi ulang dengan melibatkan semua instansi terkait,&#8221;imbuhynya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/04/kaur-binops-satlantas-polres-pati-kamacetan-bersumber-di-jalan-pertolongan-desa-bumirejo.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Simulasi Uji Coba Rekayasa LL di Juwana Timbulkan Kemacetan</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/04/simulasi-uji-coba-rekayasa-ll-di-juwana-timbulkan-kemacetan.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/04/simulasi-uji-coba-rekayasa-ll-di-juwana-timbulkan-kemacetan.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Apr 2022 09:29:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Simulasi Uji Coba Rekayasa LL di Juwana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=40815</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Kekhawatiran akan ancaman terjadinya macet di jalur pantai utara (Pantura) Jawa Tengah antara Juwana-Rembang, Kamis (21/April) 2022 tadi pagi akhirnya dilakukan simulasi uji coba rekayasa lalulintas. Akan tetapi dengan pelaksanaan uji coba yang dimulai pukul 06.30 s/d 09.30 tersebut, saat baru berlangsung sekitar 15 menit saja sudah terjadi kemacetan total dan mengular. Sedangkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-thumbnail wp-image-40810" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/IMG-20220421-WA0009-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" /></p>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Kekhawatiran akan ancaman terjadinya macet di jalur pantai utara (Pantura) Jawa Tengah antara Juwana-Rembang, Kamis (21/April) 2022 tadi pagi akhirnya dilakukan simulasi uji coba rekayasa lalulintas. Akan tetapi dengan pelaksanaan uji coba yang dimulai pukul 06.30 s/d 09.30 tersebut, saat baru berlangsung sekitar 15 menit saja sudah terjadi kemacetan total dan mengular.</p>
<p>Sedangkan simulasi tersebut berkait dengan rencana akan dibongkar dan dibangunnya jembatan besar Juwana I, sepanjang 100 meter di KM 12 Pati-Rembang. Tepatnya antara Desa Kauman, Doropayung dengan Desa Bumirejo, Kecamatan Juwana yang rencana pembangunannya akan mulai dilaksanakan selesai Lebaran mendatang, di mana sebelumnya atau Selasa (19/April) 2022 lalu telah berlangsung rapat koordinasi yang dipimpin langsung Bupati Haryanto.</p>
<p>Hadir dalam simulasi uji coba rekayasa lalulintas tersebut, papar Kepala Seksi (Kasie) Humas Polres Pati, AKP Sukarno, selain Kabag Ops Kompol Sugino SH MH juga Kasubbag Kerma Bag Ops Iptu darmin SH, dan KBO Satlantas Polres Pati Ipda Muslimin. Sedangkan dari dari Dishub, selain Kepala Dushub Kabupaten Pati, Teguh Widyatmoko AP MSi bersama Sekretaris Eko Budi Santosa SSt MM, serta Kabid Lalulintas Andrik Sulaksono.</p>
<p>Selebihnya ada unsur perwakilan dari DPUPR, yaitu Sekretaris OPD yang bersangkutan Kristina Inti ST beserta staf dan Kasatpol PP Sugiyono AP MSi serta Forkopimcam Juwana. Sedangkan yang hadir lainnya adalah Kepala Desa Bumirejo, Kedungpancing dan Tluwah, serta Satker PJN Wil 3 Jateng Kementrian PUPR Yuli Ardikayana ST dan Roi Setiawan ST MT.</p>
<figure id="attachment_40811" aria-describedby="caption-attachment-40811" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-thumbnail wp-image-40811" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/IMG-20220421-WA0008-300x300.jpg" alt="Kemacetan saat berlangsung simulasi rekaya lalulintas di Juwana." width="300" height="300" /><figcaption id="caption-attachment-40811" class="wp-caption-text">Kemacetan saat berlangsung simulasi rekaya lalulintas di Juwana.</figcaption></figure>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-thumbnail wp-image-40812" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/IMG-20220421-WA0007-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" /></p>
<p>Dalam simulasi uji coba tersebut, lanjutnya, diasumsikan telah dibongkarnya Jembatan Juwana di jalur pantura Jawa Tengah yang menghubungkan Semarang-Surabaya sehingga arus lalulintas dari barat  harus dialihkan melalui lingkar Juwana (Contra flow). Yakni, dari perempatan Alun-alun Juwana belok kanan (selatan) masuk ke Jl P Sudirman, selama kurang lebih 15 menit.</p>
<p>Setelah dilakukan pengalihan arus lalu lintas dari barat (Semarang), maka terjadilah kemacetan total mengular sampai sekitar Jembatan Sigelap. Karena itu, simulasi uji tersebut tentu tidak dilanjutkan, dan untuk mengurai kembali arus lalu lintas itu membutuhkan waktu hampir 1,5 jam, maka dilakukanlah kembali koordinasi awal yang dipimpin Kabag Ops Polres Pati, Kompol Sugino SH MH, di dalam ruang Pospol Juwana.</p>
<p>Berkait hal tersebut, hadir semua perwakilan terkait dalam simulasi itu dengan beberapa kesimpulan bahwa rencana rekayasa lalulintas karena pembongkaran Jembatan Juwana sangat tidak mungkin dilakukan. Hal itu terbukti, setelah uji coba pengalihan arus lalu lintas dilakukan selama 15 menit saja sudah terjadi kemacetan total.</p>
<p>Ketika hal itu dilakukan konfirmasi kepada pihak pelaksana, ternyata dalam pembangunan jembatan tersebut belum dilakukan Andalalin. &#8221;Selanjutnya disarankan agar pihak pelaksana segera mengajukan Andalalin, agar permasalahannya bisa dikaji secara detail, termasuk perhitungan tarikan dan bangkitan arus lalu lintas bisa dihitung secara rinci,&#8221;imbuhnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/04/simulasi-uji-coba-rekayasa-ll-di-juwana-timbulkan-kemacetan.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
