<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Tak Dapat Siswa &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/sekolah-tak-dapat-siswa/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 Aug 2023 14:41:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Siswa Minim, DPRD Minta Dilakukan Regrouping</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/08/siswa-minim-dprd-minta-dilakukan-regrouping.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/08/siswa-minim-dprd-minta-dilakukan-regrouping.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Aug 2023 14:41:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PARLEMENTER]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Berita DPRD Pati]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[Disdikbud Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kumpulan Berita Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Tak Dapat Siswa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=50632</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Dewasa ini sejumlah sekolah di Kabupaten Pati mempunyai tantangan serta persoalan baru mengenai minimnya siswa. Karenanya, hal ini menjadi perhatian anggota komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Muntamah. &#8220;Jika memang terdapat siswa di sekolah minim tidak terpenuhi, maka harapan kami bisa didorong untuk dilakukan regrouping  (penggabungan),&#8221; ujar Muntamah belum [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Dewasa ini sejumlah sekolah di Kabupaten Pati mempunyai tantangan serta persoalan baru mengenai minimnya siswa. Karenanya, hal ini menjadi perhatian anggota komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Muntamah.</p>
<p>&#8220;Jika memang terdapat siswa di sekolah minim tidak terpenuhi, maka harapan kami bisa didorong untuk dilakukan regrouping  (penggabungan),&#8221; ujar Muntamah belum lama ini usai menghadiri rapat dewan.</p>
<p>Regrouping, menurutnya bisa dilakukan dengan syarat jarak di antara masing-masing sekolah tidak terlalu jauh dan aksesnya tidak terisolir. Sehingga sekolah yang kekurangan siswa itu bisa menginduk ke sekolah lain.</p>
<p>Dia menjelaskan anggaran kelembagaan pendidikan yang diberikan pemerintah bisa menjadikannya maksimal terhadap proses kegiatan belajar mengajar (KBM). Beda halnya ketika sekolah terkait kekurangan siswa, maka akan berpengaruh terhadap kelancaran pembelajaran.</p>
<p>&#8220;Ini bisa menjadi solusi bagi pemerintah. Tetapi ini jika sekolah dasar satu dan dua itu (jaraknya) dekat, supaya regrouping agar anggaran pemerintah tidak sia-sia,&#8221; ujar wakil rakyat dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.</p>
<p>Sekolah kekurangan siswa misalnya dialami oleh SD di Bermi, Kecamatan Gembong. Lalu dua tingkat pertama yaitu SMP N 3 Tambakromo dan SMP N 6 Pati. Masing-masing sekolah itu siswanya minim.</p>
<p>Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) SMP pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati, Fauzin Futiarso menyatakan minimnya siswa jenjang SMP di Pati lantaran jumlah lulusan SD yang sedikit.</p>
<p>&#8220;Ada dua yang kekurangan murid, SMP 3 Tambakromo dan SMP 6 Pati. Kekurangan ini dikarenakan memang lulusan SD di tempat tersebut sedikit jadi berpengaruh pada siswa yang masuk ke SMP,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Pihaknya merinci jumlah siswa di SMP N 3 Tambakromo sejumlah 174 siswa, lalu SMP N 6 Pati terdapat 126 siswa. Biasanya sekolah itu menerima lebih dari jumlah murid saat ini.</p>
<p>Kendati meski kekurangan siswa, tapi proses KBM sekolah tersebut masih tetap berjalan dengan porsi murid yang mungil itu.(Adv)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/08/siswa-minim-dprd-minta-dilakukan-regrouping.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
