<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sedekah bumi &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/sedekah-bumi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 Apr 2026 10:53:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>
	<item>
		<title>Selamatan Sedekah Bumi Karangsari, Warga Guyub Lestarikan Tradisi Leluhur</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/04/selamatan-sedekah-bumi-karangsari-warga-guyub-lestarikan-tradisi-leluhur.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/04/selamatan-sedekah-bumi-karangsari-warga-guyub-lestarikan-tradisi-leluhur.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 10:53:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Baritan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Karangsari Cluwak]]></category>
		<category><![CDATA[Pati]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah bumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=57733</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Tradisi Sedekah Bumi atau Baritan kembali digelar meriah oleh warga Desa Karangsari, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati, pada Selasa (21/4/2026). Kegiatan tahunan ini menjadi wujud syukur masyarakat sekaligus upaya melestarikan budaya lokal yang telah diwariskan turun-temurun. Kepala Desa Karangsari, H Asrorudin, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian acara Sedekah Bumi tahun ini berjalan dengan antusiasme tinggi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Tradisi Sedekah Bumi atau Baritan kembali digelar meriah oleh warga Desa Karangsari, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati, pada Selasa (21/4/2026). Kegiatan tahunan ini menjadi wujud syukur masyarakat sekaligus upaya melestarikan budaya lokal yang telah diwariskan turun-temurun.</p>
<p>Kepala Desa Karangsari, H Asrorudin, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian acara Sedekah Bumi tahun ini berjalan dengan antusiasme tinggi dari warga. Puncak kegiatan digelar hari ini melalui karnaval yang dimeriahkan berbagai hiburan, termasuk iringan 14 sound horeg serta pertunjukan wayang kulit pada malam hari.</p>
<p>“Seperti waktu-waktu sebelumnya, setiap tahun pada hari Senin Pahing dan ketepatan ini hari Selasa, rangkaian-rangkaian acara sudah berjalan. Desa Karangsari yang kita cintai ini selalu menyelenggarakan Sedekah Bumi yang secara serentak dilakukan oleh semua warga Desa Karangsari,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurutnya, Sedekah Bumi bukan sekadar tradisi, melainkan identitas budaya khas Pati yang harus dijaga bersama oleh seluruh masyarakat.</p>
<p>“Sedekah Bumi atau biasa disebut dengan acara Baritan, adalah salah satu warisan tradisi dan kebudayaan khas Kabupaten Pati yang harus kita jaga dan harus kita lestarikan bersama,&#8221; terangnya.</p>
<p>Rangkaian kegiatan Sedekah Bumi telah dimulai sejak malam sebelumnya dengan acara selamatan. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan di Punden Ngobar serta Melatisari di Dukuh Gibing, sebelum mencapai puncaknya pada hari ini.</p>
<p>“Rangkaian acaranya, kemarin sudah malam Senin kita laksanakan selamatan. Dan acara berikutnya hari Seninnya, acara di Punden Ngobar, kemudian Melatisari di Dukuh Gibing, dan hari ini acara yang terakhir karnaval dan diiringi dengan hiburan wayang kulit nanti malam,&#8221; sebutnya.</p>
<p>Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar, aman, dan kondusif hingga selesai, serta membawa keberkahan bagi seluruh warga Desa Karangsari.</p>
<p>“Harapan saya selaku Pemerintahan Desa, mudah-mudahan acara karnaval ini bisa berjalan dengan lancar, aman, tertib, dan kondusif. Dan akhirnya, apa yang kita harapkan bisa terwujud,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/04/selamatan-sedekah-bumi-karangsari-warga-guyub-lestarikan-tradisi-leluhur.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Tumpek Blek Meriahkan Kirab Budaya Desa Kedungbulus</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/07/warga-tumpek-blek-meriahkan-kirab-budaya-desa-kedungbulus.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/07/warga-tumpek-blek-meriahkan-kirab-budaya-desa-kedungbulus.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sutikno]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Jul 2023 11:33:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kedungbulus]]></category>
		<category><![CDATA[kirab budaya]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah bumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=50155</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Warga Desa Kedungbulus, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati antusias menyaksikan kirab budaya pada rangkaian acara sedekah bumi atau bersih desa. Sedekah bumi ini diawali dengan arak-arakan tumpeng dimulai dari balai desa, lalu dibawa keliling. Warga tumpek blek antusias menyaksikan sejumlah kreasi di sepanjang rute yang dilewati. Sejumlah warga membawa gunungan hasil bumi beraneka [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Warga Desa Kedungbulus, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati antusias menyaksikan kirab budaya pada rangkaian acara sedekah bumi atau bersih desa.</p>
<p>Sedekah bumi ini diawali dengan arak-arakan tumpeng dimulai dari balai desa, lalu dibawa keliling. Warga tumpek blek antusias menyaksikan sejumlah kreasi di sepanjang rute yang dilewati.</p>
<p>Sejumlah warga membawa gunungan hasil bumi beraneka jenis. Warga lain yang menonton arak-arakan di desa kedungbulus, mereka pun antusias menyambut penampilan para peserta pawai.</p>
<p>Kepala Desa (kades) Kedungbulus Agus Susanto, saat di wawancarai Samin News mengatakan acara ini sebagai wujud syukur warga atas limpahan rizki. Dan semoga hasil pertaniannya lebih banyak serta berkah.</p>
<figure id="attachment_50154" aria-describedby="caption-attachment-50154" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-medium wp-image-50154" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/07/IMG-20230715-WA0009-300x169.jpg" alt="kirab budaya pada rangkaian acara sedekah bumi atau bersih desa" width="300" height="169" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/07/IMG-20230715-WA0009-300x169.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/07/IMG-20230715-WA0009-1024x576.jpg 1024w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/07/IMG-20230715-WA0009-768x432.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/07/IMG-20230715-WA0009-696x392.jpg 696w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/07/IMG-20230715-WA0009-746x420.jpg 746w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/07/IMG-20230715-WA0009.jpg 1032w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-50154" class="wp-caption-text">kirab budaya pada rangkaian acara sedekah bumi atau bersih desa</figcaption></figure>
<p>&#8220;Acara ini kami adakan agar di wilayah Desa Kedungbulus bisa lebih baik lagi dalam pertaniannya, gemah ripah loh jinawi. Serta warga juga bisa hidup rukun, tenteram, damai, dan aman sentosa,&#8221; kata agus susanto, Sabtu (15/7/2023).</p>
<p>Masih kata Agus, dalam acara kirab ini sebanyak 8 gunungan diarak mengelilingi desa. Menurutnya, kirab budaya ini merupakan rangkaian kegiatan sedekah bumi, sebab masih ada hiburan pertunjukan lain yang akan ditampilkan.</p>
<p>&#8220;Masih ada hiburan wayang kulit untuk hari ini dan hari senin ada hiburan kethoprak bhakti kuncoro satu hari satu malam,&#8221; terang kades</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/07/warga-tumpek-blek-meriahkan-kirab-budaya-desa-kedungbulus.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapolresta Pati Tegas Larang Cek Sound, Ini Alasannya</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/06/kapolresta-pati-tegas-larang-cek-sound-ini-alasannya.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/06/kapolresta-pati-tegas-larang-cek-sound-ini-alasannya.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jun 2023 11:09:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Cek Sound]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolresta Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Larangan Horeg]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah bumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=49891</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Kapolresta Pati Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama menegaskan tontonan cek sound yang sekarang menjadi fenomena baru tidak berguna. Dia menilai kegiatan semacam itu hanya buang-buang duit. Pasalnya membutuhkan antara Rp 30 &#8211; Rp 40 juta untuk mendatangkan sound horeg sekali tampil. Andhika mencontohkan banyak tontonan cek sound horeg saat perayaan sedekah bumi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Kapolresta Pati Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama menegaskan tontonan cek sound yang sekarang menjadi fenomena baru tidak berguna. Dia menilai kegiatan semacam itu hanya buang-buang duit. Pasalnya membutuhkan antara Rp 30 &#8211; Rp 40 juta untuk mendatangkan sound horeg sekali tampil.</p>
<p>Andhika mencontohkan banyak tontonan cek sound horeg saat perayaan sedekah bumi. Padahal kegiatan sedekah bumi merupakan kegiatan kebudayaan masyarakat. Tetapi justru untuk kegiatan tak bermanfaat.</p>
<p>&#8220;Cek sound itu tidak ada gunanya menurut saya, jadi ketika bisinis sound yang punya sound yang di Jawa Timur, jadi mereka ini mengompori lah warga, oh desa ini mampu dengan bayar sekian sound dengan suara yang hebat, nah desa lainnya juga dikompori. Masak kalah dengan desa sana,&#8221; katanya saat menghadiri kegiatan stunting di Pendopo belum lama ini.</p>
<p>Andhika menilai budaya baru cek sound berdampak pada turunnya generasi bangsa. Hal tersebut ia katakan berdasarkan pada ilmu inteligen. Sebab menurutnya, horeg merupakan strategi bisnis untuk mencari untung sesaat.</p>
<p>&#8220;Dan itu kalau kita wawasannya luas, itu justru merusak mental generasi bangsa. Anak kita yang kecil-kecil dan muda-muda udah joget-joget di musik DJ itu, yang secara tidak langsung itu merusak litersi anak kita,&#8221; paparnya.</p>
<p>&#8220;Inikan tidak dirasakan secara langsung, tapi yang TK, SD, hingga SMP itu terbawa dan kepengen meniru hal semacam itu ke depannya,&#8221; sambung Andhika.</p>
<p>Lebih lanjut kata dia sekarang ini banyak anak-anak muda yang sudah tidak hafal dengan bunyi Pancasila, hingga UUD 1945. Di samping itu, cek sound akan berdampak pada masuknya minuman keras.</p>
<p>&#8220;Karena secara tidak langsung dengan terbawa musik DJ ini, maka nanti minum2an keras juga akan masuk, pil koplo masuk. Jadi harus dipikirkan betul dampaknya itu,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dia mengungkapkan secara ekonomi tidak ada untungnya. Lantaran pemilik sound adalah mayoritas orang Jawa Timur. Sehingga perputaran keuangannya justru bukan dinikmati di Kabupaten Pati, melainkan di luar daerah. Oleh karena itu, Andhika berharap para Kepala Desa agar mengkaji kembali jika warganya hendak menggelar tontonan sound horeg.</p>
<p>&#8220;Tapi kadang juga ada kepala desa yang mendukung, jadi katanya warganya yang minta, kalau nggak gini nggak hebat. Hebat itu kalau uang iurannya dipakai untuk membantu Warganya yang kesusahan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&#8220;Jadi kalau kedepan tolong dikaji ulang para kepala desa, para perangkat dan forkopimcam silahkan untuk menggelar sedakah bumi, tapi yang bagus yang budaya itu bagus, tapi budaya yang orang Indonesia asli, budaya orang Pati asli. Misalnya wayang,&#8221; tandasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/06/kapolresta-pati-tegas-larang-cek-sound-ini-alasannya.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sedekah Bumi di Gunungsari: Perangkat Desa Diwajibkan Joget</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/06/sedekah-bumi-di-gunungsari-perangkat-desa-diwajibkan-joget.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/06/sedekah-bumi-di-gunungsari-perangkat-desa-diwajibkan-joget.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jun 2023 12:42:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[DESA KITA]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Desa Gunungsari]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Sudadi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=49664</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Ada hal yang cukup unik dari kebudayaan masyarakat Desa Gunungsari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati. Pasalnya ketika ada perayaan sedekah bumi, unsur perangkat desa harus melakukan ritual joget di punden. Kepala Desa Gunungsari, Sudadi menyatakan ritual joget itu sudah menjadi tradisi. Dimulai dengan pembentukan gunungan dari tanaman hasil bumi, kemudian tlandik yang berisi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Ada hal yang cukup unik dari kebudayaan masyarakat Desa Gunungsari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati. Pasalnya ketika ada perayaan sedekah bumi, unsur perangkat desa harus melakukan ritual joget di punden.</p>
<p>Kepala Desa Gunungsari, Sudadi menyatakan ritual joget itu sudah menjadi tradisi. Dimulai dengan pembentukan gunungan dari tanaman hasil bumi, kemudian tlandik yang berisi nasi beserta lauknya. Keduanya, lalu dikumpulkan di suatu tempat.</p>
<p>&#8220;Itu dibawa masyarakat ke pertapaan (punden). Sebelum dibacakan doa, salah satu perangkat wajib berjoget dengan diiringi gending musik jawa. Setelah itu baru dilakukan doa bersama,&#8221; katanya, Kamis (15/6/2023).</p>
<p>Selain doa bersama, di tempat serupa juga dilakukan bakar kemenyan serta merang atau pohon padi. Kemudian, Kepala Desa beserta perangkatnya mengelilingi punden. Hal ini sudah menjadi tradisi di Desa Gunungsari.</p>
<p>Sudadi juga menjelaskan masyarakat juga meyakini perihal rebutan gunungan. Bahwa sebelum didoakan, tidak ada satu pun yang berani berebut. &#8220;keyakinan masyarakat jika berebut sebelum didoakan, maka yang ngambil itu akan ketiban sial, jadi benar-benar gak berani,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Menurutnya, perayaan sedekah bumi yang dilakukan tiap tahun ini adalah sebagai wujud syukur kepada Tuhan. Di mana ibu bumi telah memberikan penghidupan dengan hasil yang melimpah. Sementara, tlandik ini lebih kepada pemberian sedekah antar sesama.</p>
<figure id="attachment_49655" aria-describedby="caption-attachment-49655" style="width: 1600px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-49655" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/06/IMG-20230615-WA0017.jpg" alt="Ritual bakar menyan dan merang di Desa Gunungsari Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati" width="1600" height="720" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/06/IMG-20230615-WA0017.jpg 1600w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/06/IMG-20230615-WA0017-300x135.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/06/IMG-20230615-WA0017-1024x461.jpg 1024w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/06/IMG-20230615-WA0017-768x346.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/06/IMG-20230615-WA0017-1536x691.jpg 1536w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/06/IMG-20230615-WA0017-696x313.jpg 696w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/06/IMG-20230615-WA0017-1068x481.jpg 1068w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/06/IMG-20230615-WA0017-933x420.jpg 933w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /><figcaption id="caption-attachment-49655" class="wp-caption-text">Ritual bakar menyan dan merang di Desa Gunungsari Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati</figcaption></figure>
<p>Hasil bumi itu disimbolkan dengan bendera atau kita sebut sebagai kembangan. Maksudnya masyarakat Desa Gunungsari sebagai penghasil tanaman yang berkembang, mulai kopi, langsep, cengkeh, jeruk, jambu, maupun manggis,&#8221; tutupnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/06/sedekah-bumi-di-gunungsari-perangkat-desa-diwajibkan-joget.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>2 Ribu Tlandik Usai Didoakan Langsung Diserbu Warga</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/06/2-ribu-tlandik-usai-didoakan-langsung-diserbu-warga.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/06/2-ribu-tlandik-usai-didoakan-langsung-diserbu-warga.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jun 2023 13:06:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[DESA KITA]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Jrahi]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Desa Jrahi Miko Adi Setyawan]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah bumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=49429</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Setidaknya 2 ribu tlandik atau nasi berkat usai dibacakan doa di Desa Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati langsung diserbu warga. Pembacaan doa tersebut dipusatkan di Punden Gili Malang desa setempat, Selasa (6/6/2023). Kegiatan ini untuk merayakan sedekah bumi. Kepala Desa Jrahi Miko Adi Setyawan mengatakan, rangkaian kegiatan sedekah bumi sudah dimulai sejak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Setidaknya 2 ribu tlandik atau nasi berkat usai dibacakan doa di Desa Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati langsung diserbu warga. Pembacaan doa tersebut dipusatkan di Punden Gili Malang desa setempat, Selasa (6/6/2023). Kegiatan ini untuk merayakan sedekah bumi.</p>
<p>Kepala Desa Jrahi Miko Adi Setyawan mengatakan, rangkaian kegiatan sedekah bumi sudah dimulai sejak sehari sebelumnya atau Senin (5/6/2023). Puncak kegiatan digelar Selasa hari ini dengan arak-arakan hasil bumi dan karnaval budaya.</p>
<p>&#8220;Acara ini merupakan wujud rasa syukur kepada Tuhan atas hasil bumi yang didapatkan. Ada 2 ribu lebih tlandik yang terkumpul, dikumpulkan dari masing-masing keluarga dengan membawa dua buah. Lalu hajatan dan tandik didoakan,&#8221; katanya usai kegiatan.</p>
<p>Berkat tersebut dikumpulkan dari setiap keluarga, lalu dikumpulkan ke rt masing-masing kemudian dibawa ke punden. Selain itu, gunungan hasil bumi mulai buah jambu, kopi, ketela juga turut diarak keliling desa.</p>
<p>Dia melanjutkan, nasi tlandik atau berkat itu mempunyai barokah. Dia mengatakan, bahkan nasi dari tlandik yang tercecer juga diambil. Ini yang menjadikan bahwa warga meyakini akan berkah dari tlandik yang telah didoakan.</p>
<p>Pihaknya menambahkan bahwa sedekah bumi di Desa Jrahi setiap tahun digelar di bulan Apit (dalam kalender jawa). Kegiatan ini sebagai wujud syukur kepada Tuhan, juga sebagai sarana mendoakan para pendahulu danyang desa.</p>
<p>&#8220;Syukur kepada Tuhan atas hasil bumi yang diberikan. Sehingga bisa dimanfaatkan untuk menghidupi warga desa. Kita juga memberikan penghormatan kepada leluhur yang mengawali desa Jrahi,” ujarnya.</p>
<p>Di sisi lain, Majid warga Wedarijaksa mengaku rela datang cukup jauh ke Desa Jrahi untuk menyaksikan dan bisa mendapat tlandik. Dia mengatakan, biasanya sisa nasi tlandik membawa berkah untuk tanaman.</p>
<p>&#8220;Bahkan nasi tlandik yang dikeringkan. Nantinya disebar ke tanaman petani. Masyarakat yakin jika disebar, tanamannya subur dan hasilnya juga melimpah,&#8221; ucapnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/06/2-ribu-tlandik-usai-didoakan-langsung-diserbu-warga.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jaran Kepang hingga Barongan Ramaikan Sedekah Bumi Karangsari</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/06/jaran-kepang-hingga-barongan-ramaikan-sedekah-bumi-karangsari.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/06/jaran-kepang-hingga-barongan-ramaikan-sedekah-bumi-karangsari.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jun 2023 12:57:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[DESA KITA]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Karangsari]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah bumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=49427</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Sejumlah kesenian tradisional memeriahkan kegiatan sedekah bumi di Desa Karangsari Kecamatan Cluwak Kabupaten Pati, Selasa (6/6/2023). Di antaranya adalah kesenian Jarang Kepang dan Barongan menghibur warga Karangsari dan para penonton yang datang. Selain dua kesenian tersebut, kegiatan tahunan ini juga menampilkan kesenian lain. Mulai dari tongtek, gamelan, tarian kelompok yang ditampilkan dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Sejumlah kesenian tradisional memeriahkan kegiatan sedekah bumi di Desa Karangsari Kecamatan Cluwak Kabupaten Pati, Selasa (6/6/2023). Di antaranya adalah kesenian Jarang Kepang dan Barongan menghibur warga Karangsari dan para penonton yang datang.</p>
<p>Selain dua kesenian tersebut, kegiatan tahunan ini juga menampilkan kesenian lain. Mulai dari tongtek, gamelan, tarian kelompok yang ditampilkan dari masing-masing dukuh desa setempat.</p>
<p>Kades Karangsari, Asroruddin mengatakan sedekah bumi dirayakan setiap tahun. Di samping itu sebagai wujud ungkapan rasa syukur warga terhadap Tuhan Yang Maha Esa atas karunia keberlimpahan nikmat rezeki yang diberikan.</p>
<p>Menurutnya, penampilan sejumlah kesenian itu digelar untuk memeriahkan kegiatan. Selain itu, yang lebih penting lagi adalah bagaimana kesenian dan tradisi tersebut dijaga.</p>
<p>&#8220;Kemudian kesenian itu tujuannya untuk nguri-uri tradisi budaya harus dijaga. Kesenian ini ditampilkan per dukuh,&#8221; katanya.</p>
<p>Asroruddin menyebut dalam kegiatan ini sedikitnya terdapat 10 kesenian yang ditampilkan. Kegiatan semakin meriah lantaran dikonsep dengan perlombaan, adapun juara pertama pemenang akan mendapat uang senilai Rp 2,5 juta, juara kedua Rp 2 juta, dan juara ketiga Rp 1,5 juta.</p>
<p>Warga tumpah ruah memadati pinggir jalan desa. Gunungan diiring mulai dari rumah Kades, lalu ke balaidesa, memutar dan berakhir di rumah kades lagi. Di sini para kelompok diberi waktu untuk menunjukkan penampilannya.</p>
<figure id="attachment_49420" aria-describedby="caption-attachment-49420" style="width: 1040px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-49420" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/06/IMG-20230606-WA0017.jpg" alt="Penampilan kesenian jaranan meriahkan kegiatan sedekah bumi di Desa Karangsari Kecamatan Cluwak Kabupaten Pati, Selasa (6/6/2023)" width="1040" height="468" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/06/IMG-20230606-WA0017.jpg 1040w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/06/IMG-20230606-WA0017-300x135.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/06/IMG-20230606-WA0017-1024x461.jpg 1024w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/06/IMG-20230606-WA0017-768x346.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/06/IMG-20230606-WA0017-696x313.jpg 696w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/06/IMG-20230606-WA0017-933x420.jpg 933w" sizes="(max-width: 1040px) 100vw, 1040px" /><figcaption id="caption-attachment-49420" class="wp-caption-text">Penampilan kesenian jaranan meriahkan kegiatan sedekah bumi di Desa Karangsari Kecamatan Cluwak Kabupaten Pati, Selasa (6/6/2023)</figcaption></figure>
<p>&#8220;Semoga dengan kegiatan sedekah bumi ini masyarakat bisa hidup rukun, terwujudnya kebersamaan, ketentraman itu,&#8221; harap dia.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/06/jaran-kepang-hingga-barongan-ramaikan-sedekah-bumi-karangsari.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cipta Coretan Kirab Desa Perdana di Desa Sokokulon</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/05/cipta-coretan-kirab-desa-perdana-di-desa-sokokulon.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/05/cipta-coretan-kirab-desa-perdana-di-desa-sokokulon.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 May 2023 12:00:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[DESA KITA]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[Cipta Coretan Kirab Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Sokokulon Pati]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah bumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=49214</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Kirab desa atau umum juga disebut dengan sedekah bumi menjadi tradisi di beberapa desa di Kabupaten Pati. Namun, pergelaran kirab desa di Desa Sokokulon Kecamatan Margorejo tahun 2023 kali ini adalah perdana dilaksanakan oleh pemerintah desa bersama masyarakat. Kirab desa ini diramaikan dengan karnaval keliling desa yang dibuka langsung oleh Camat Margorejo. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Kirab desa atau umum juga disebut dengan sedekah bumi menjadi tradisi di beberapa desa di Kabupaten Pati. Namun, pergelaran kirab desa di Desa Sokokulon Kecamatan Margorejo tahun 2023 kali ini adalah perdana dilaksanakan oleh pemerintah desa bersama masyarakat.</p>
<p>Kirab desa ini diramaikan dengan karnaval keliling desa yang dibuka langsung oleh Camat Margorejo. Acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan marching band. Pemdes Sokokulon bisa dibilang menciptakan coretan sejarah yang nantinya harus dilestarikan sebagai sarana pemersatu warga setempat.</p>
<p>&#8220;Baru kali ini kami mengadakan kirab desa dan bersih desa. Karena tahun-tahun kemarin belum ada. Alhamdulillah bisa diikuti masyarakat banyak sekali sangat antusias,&#8221; kata Kades Sokokulon Jamian usai kegiatan, Jumat (26/5/2023).</p>
<p>Kegiatan tersebut di antaranya berupa kirab mengelilingi desa yang diikuti oleh masyarakat tiap-tiap rt, siswa SD dan TK, lalu tokoh masyarakat. kemudian ada penampilan tayub. Lalu dimeriahkan dengan ketoprak Cahyo Mhardiko yang dipentaskan satu hari satu malam.</p>
<p>Menurutnya, kirab desa bukan hanya sebatas mendatangkan keramaian. Tetapi, menurut Jamian mempunyai makna yang cukup mendalam dan sakral. Karena selain bersyukur atas hasil bumi, ini juga wujud menciptakan persatuan antar masyarakat.</p>
<p>&#8220;Kami menilai acara ini penting dilakukan untuk membangun dan menciptakan masyarakat yang berbudaya. Di samping itu hal ini bisa menjadi sarana untuk mempersatukan masyarakat rukun damai,&#8221; sebutnya.</p>
<figure id="attachment_49207" aria-describedby="caption-attachment-49207" style="width: 1032px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-49207" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/05/IMG-20230526-WA0022.jpg" alt="Warga Desa Sokokulon Kecamatan Margorejo mengikuti kirab desa Jumat (26/5/2023)" width="1032" height="581" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/05/IMG-20230526-WA0022.jpg 1032w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/05/IMG-20230526-WA0022-300x169.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/05/IMG-20230526-WA0022-1024x576.jpg 1024w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/05/IMG-20230526-WA0022-768x432.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/05/IMG-20230526-WA0022-696x392.jpg 696w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/05/IMG-20230526-WA0022-746x420.jpg 746w" sizes="(max-width: 1032px) 100vw, 1032px" /><figcaption id="caption-attachment-49207" class="wp-caption-text">Warga Desa Sokokulon Kecamatan Margorejo mengikuti kirab desa Jumat (26/5/2023)</figcaption></figure>
<p>Dalam kesempatan itu, dia juga mengatakan bahwa ke depannya kirab desa akan diselenggarakan lebih meriah lagi. Yaitu, katanya dengan membuat ruang kreasi bagi anak-anak muda setempat melalui pentas kesenian.</p>
<p>&#8220;Harapan kami melalui adanya kirab desa ini masyarakat bisa hidup rukun bersatu bersama-sama membangun desa dengan baik. Dan alhamdulillah hari ini bisa terselenggara kirab desa,&#8221; tutup Jamian.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/05/cipta-coretan-kirab-desa-perdana-di-desa-sokokulon.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
