<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Santri Korban Pelecehan Seksual di Pati &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/santri-korban-pelecehan-seksual-di-pati/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sun, 03 May 2026 06:23:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>
	<item>
		<title>Begini Pengakuan Warga terhadap Kiai yang Diduga Cabuli Santrinya</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/05/begini-pengakuan-warga-terhadap-kiai-yang-diduga-cabuli-santrinya.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/05/begini-pengakuan-warga-terhadap-kiai-yang-diduga-cabuli-santrinya.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 May 2026 08:49:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[Pati Kini]]></category>
		<category><![CDATA[Santri Korban Pelecehan Seksual di Pati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=57794</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Warga Tlogowungu, Kabupaten Pati, menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan sebuah Pondok Pesantren pada Sabtu (2/5/2026). Massa menuntut pertanggungjawaban pengasuh pesantren berinisial A yang diduga kuat telah melakukan pelecehan seksual terhadap puluhan santrinya. Ketegangan sempat memuncak saat warga berusaha merangsek masuk untuk memastikan sang kiai tidak melarikan diri dari proses hukum. ​Kemarahan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Warga Tlogowungu, Kabupaten Pati, menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan sebuah Pondok Pesantren pada Sabtu (2/5/2026).</p>
<p>Massa menuntut pertanggungjawaban pengasuh pesantren berinisial A yang diduga kuat telah melakukan pelecehan seksual terhadap puluhan santrinya. Ketegangan sempat memuncak saat warga berusaha merangsek masuk untuk memastikan sang kiai tidak melarikan diri dari proses hukum.</p>
<p>​Kemarahan warga dipicu oleh terungkapnya jumlah korban yang terus bertambah hingga mencapai puluhan orang. Masyarakat merasa geram karena institusi agama yang seharusnya menjadi tempat menimba ilmu justru disalahgunakan untuk tindakan asusila.</p>
<p>Kehadiran massa di lokasi juga bertujuan untuk memberikan dukungan moral kepada para korban agar berani bersuara dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.</p>
<p>​Ahmad Nawawi, salah satu perwakilan warga, mengungkapkan bahwa tindakan oknum kiai tersebut telah mencoreng nama baik desa dan marwah pondok pesantren secara umum.</p>
<p>Menurutnya, keresahan ini sebenarnya sudah tersimpan rapat selama bertahun-tahun karena adanya tekanan sistematis dari pihak pesantren terhadap siapa pun yang mencoba membongkar kasus ini.</p>
<p>​&#8221;Saya merasa karena yang bersangkutan mengatasnamakan pondok pesantren, ia telah merusak citra ponpes yang lain dan desa. Kami sudah lama sering mendengar kabar ini, tetapi warga selalu mendapat ancaman fitnah atau tuduhan mencemarkan nama baik dari pengasuh kiai tersebut,&#8221; ujar Ahmad Nawawi di sela-sela aksi.</p>
<p>​Lebih lanjut, warga membeberkan bahwa sang kiai dikenal memiliki pengaruh kuat dan jaringan &#8220;backing&#8221; yang membuat kasus-kasus sebelumnya selalu meredup. Para korban yang mayoritas berasal dari luar daerah seringkali merasa terintimidasi untuk melanjutkan laporan hukum.</p>
<p>Hal inilah yang membuat warga setempat akhirnya turun tangan demi memutus rantai kejahatan yang terjadi di lingkungan mereka.</p>
<p>​Faktanya, rekam jejak oknum kiai tersebut memang sudah lama bermasalah di mata masyarakat sekitar.</p>
<p>Sebelum isu pelecehan seksual mencuat ke publik, ia dikabarkan pernah terlibat dalam berbagai kasus kriminal lainnya. Warga mengaku sudah pernah mencoba melakukan tindakan tegas, namun upaya tersebut selalu terbentur oleh perlindungan dari para simpatisan luar daerah yang tidak mengetahui tabiat asli pelaku.</p>
<p>​&#8221;Sebenarnya ini sudah lama, sempat ada upaya pengusiran karena kiai yang bersangkutan itu melakukan penipuan, pemerasan, dan pelecehan seksual. Namun, ia mendapat banyak simpatisan dari luar dan punya perlindungan supaya korban tidak melanjutkan kasusnya,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Kini, warga mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini tanpa pandang bulu agar keadilan bagi puluhan santri dapat segera terpenuhi.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/05/begini-pengakuan-warga-terhadap-kiai-yang-diduga-cabuli-santrinya.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Puluhan Santri Jadi Korban Asusila, Ponpes di Tlogowungu Pati Digerebek Warga</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/05/puluhan-santri-jadi-korban-asusila-ponpes-di-tlogowungu-pati-digerebek-warga.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/05/puluhan-santri-jadi-korban-asusila-ponpes-di-tlogowungu-pati-digerebek-warga.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 May 2026 08:31:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Ponpes Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Santri Korban Pelecehan Seksual di Pati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=57791</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; ​Ratusan warga bersama aktivis mendatangi sebuah Pondok Pesantren (Ponpes) di Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Sabtu (2/5/2026). Aksi massa ini merupakan buntut dari mencuatnya dugaan kasus pencabulan yang dilakukan oleh pimpinan pondok atau kiai terhadap puluhan santrinya. ​Berdasarkan laporan di lapangan, jumlah korban tindakan asusila ini diperkirakan mencapai 50 santri. Warga yang geram menuntut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; ​Ratusan warga bersama aktivis mendatangi sebuah Pondok Pesantren (Ponpes) di Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Sabtu (2/5/2026).</p>
<p>Aksi massa ini merupakan buntut dari mencuatnya dugaan kasus pencabulan yang dilakukan oleh pimpinan pondok atau kiai terhadap puluhan santrinya.</p>
<p>​Berdasarkan laporan di lapangan, jumlah korban tindakan asusila ini diperkirakan mencapai 50 santri.</p>
<p>Warga yang geram menuntut pertanggungjawaban pihak pengelola dan meminta aparat penegak hukum segera mengusut tuntas dugaan kejahatan seksual yang telah berlangsung di lingkungan pendidikan agama tersebut.</p>
<p>​Situasi di lokasi sempat memanas saat massa berusaha masuk ke area pesantren untuk mencari keberadaan sang kiai. Beruntung, personel kepolisian segera tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan guna mencegah terjadinya aksi main hakim sendiri dari warga yang tersulut emosi.</p>
<p>​Koordinator Lapangan (Korlap) aksi dari Aliansi Santri Pati untuk Demokrasi (ASPIRASI) menyatakan bahwa pihaknya akan mengawal kasus ini hingga tuntas. ASPIRASI berkomitmen untuk memberikan perlindungan penuh kepada para korban yang saat ini mengalami trauma mendalam.</p>
<p>​&#8221;Kami di sini membuka posko pendampingan bantuan hukum gratis kepada santri korban asusila. Kami mendampingi warga yang anaknya jadi korban. Di sinilah ASPIRASI hadir untuk memberikan pendampingan, kita dampingi terus,&#8221; tegas perwakilan ASPIRASI saat berorasi di lokasi, Cak Ulil.</p>
<p>​Lebih lanjut, pihak ASPIRASI menyayangkan kejadian ini karena dianggap merusak citra institusi pendidikan Islam di Kabupaten Pati yang selama ini dikenal sebagai Kota Santri. Mereka menekankan bahwa tindakan oknum tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai pesantren yang sebenarnya.</p>
<p>​&#8221;Kasus ini mencoreng pesantren. Kita mau menjaga marwah pesantren, kita tahu pesantren di Pati ini banyak sekali. Jangan sampai karena ulah satu oknum, kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan agama hilang,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/05/puluhan-santri-jadi-korban-asusila-ponpes-di-tlogowungu-pati-digerebek-warga.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
