<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>rsud raa soewondo &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/rsud-raa-soewondo/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Dec 2020 07:46:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Plt Direktur RSUD Soewondo Ceritakan Dilema Nakes di Tengah Masa Pandemi</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2020/12/plt-direktur-rsud-soewondo-ceritakan-dilema-nakes-di-tengah-masyarakat.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2020/12/plt-direktur-rsud-soewondo-ceritakan-dilema-nakes-di-tengah-masyarakat.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Samin News]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Dec 2020 07:40:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Direktur RSUD RAA Soewondo]]></category>
		<category><![CDATA[Nakes]]></category>
		<category><![CDATA[rsud raa soewondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=22517</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI – Dalam masa pandemi, tenaga medis maupun para karyawan rumah sakit seringkali dihadapkan dengan dilema saat harus membaur di tengah masyarakat. Terlebih ditengah santernya berbagai isu mengenai Covid-19 yang terjadi di tengah masyarakat. Seperti yang diungkapkan oleh Plt RSUD RAA Soewondo beberapa waktu yang lalu. Dalam kesempatan tersebut ia mengungkapkan bahwa di tengah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> – Dalam masa pandemi, tenaga medis maupun para karyawan rumah sakit seringkali dihadapkan dengan dilema saat harus membaur di tengah masyarakat. Terlebih ditengah santernya berbagai isu mengenai Covid-19 yang terjadi di tengah masyarakat.</p>
<p>Seperti yang diungkapkan oleh Plt RSUD RAA Soewondo beberapa waktu yang lalu. Dalam kesempatan tersebut ia mengungkapkan bahwa di tengah masyarakat, kini ada kecenderungan untuk takut berobat ke rumah sakit karena adanya pandemi Covid-19.</p>
<p>“Kondisinya sekarang berbeda. Dulu sebelum pandemi, kalau ada saudara maupun tetangga yang sakit saya seringkali diajak <em>urun rembug</em>,” tuturnya saat ditemui Samin News, Selasa (15/12/2020).</p>
<p>Akan tetapi, hal tersebut sangat berbeda ketika masa pandemi berlangsung. Bahkan Pirno pun mengatakan jika kini dirinya justru sedikit merasa canggung ketika dihadapkan situasi seperti itu.</p>
<p>“Lha sekarang kan beda. Sekarang justru ada kecenderungan masyarakat takut ke rumah sakit, katanya takut di Covid-kan,” tambahnya.</p>
<p>Bahkan dalam kesempatan tersebut ia juga mengatakan bahwa ketika ada tetangga yang melangsungkan hajatan, ia memilih untuk datang lebih awal ketika tamu masih sepi.</p>
<p>“Kalau nyumbang ya ketika kalau bahasa jawanya ya pas <em>melek pasihan</em> itu. Kan masih sepi, takutnya nanti tetangga merasa takut jika berdekatan dengan orang rumah sakit seperti saya,” pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2020/12/plt-direktur-rsud-soewondo-ceritakan-dilema-nakes-di-tengah-masyarakat.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ibu Melahirkan di Kabupaten Pati, Wajib Swab Test Dua Minggu Sebelumnya</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2020/12/ibu-melahirkan-di-kabupaten-pati-wajib-swab-test-dua-minggu-sebelumnya.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2020/12/ibu-melahirkan-di-kabupaten-pati-wajib-swab-test-dua-minggu-sebelumnya.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Samin News]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Dec 2020 08:43:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Bersalin Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19 Pati]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pati]]></category>
		<category><![CDATA[rsud raa soewondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=22424</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI – Sebagai langkah memutus mata rantai penyebaran Covid-19, pemerintah memberlakukan sebuah aturan bagi ibu hamil untuk melakukan test usap (swab test) dua minggu sebelum melaksanakan persalinan. Wajib swab test tersebut diberlakukan sebagai langkah antisipatif untuk meminimalisir terjadinya transmisi dari ibu kepada bayi yang dilahirkan. Hal ini sesuai dengan apa yang disampaikan Plt Direktur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> – Sebagai langkah memutus mata rantai penyebaran Covid-19, pemerintah memberlakukan sebuah aturan bagi ibu hamil untuk melakukan test usap <em>(swab test)</em> dua minggu sebelum melaksanakan persalinan.</p>
<p>Wajib <em>swab test</em> tersebut diberlakukan sebagai langkah antisipatif untuk meminimalisir terjadinya transmisi dari ibu kepada bayi yang dilahirkan.</p>
<p>Hal ini sesuai dengan apa yang disampaikan Plt Direktur RSUD RAA Soewondo, Pirno saat dikonfirmasi oleh Samin News di ruang kerjanya, Selasa (15/12/2020).</p>
<figure id="attachment_22422" aria-describedby="caption-attachment-22422" style="width: 640px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-22422" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/12/daerah-ink-1.jpeg" alt="Plt Direktur RSUD RAA Soewondo, Pirno saat dikonfirmasi oleh Samin News di ruang kerjanya, Selasa (15/12/2020)." width="640" height="448" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/12/daerah-ink-1.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/12/daerah-ink-1-300x210.jpeg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/12/daerah-ink-1-100x70.jpeg 100w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/12/daerah-ink-1-200x140.jpeg 200w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/12/daerah-ink-1-600x420.jpeg 600w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-22422" class="wp-caption-text">Plt Direktur RSUD RAA Soewondo, Pirno saat dikonfirmasi oleh Samin News di ruang kerjanya, Selasa (15/12/2020).</figcaption></figure>
<p>“Untuk program wajib swab test bagi ibu hamil yang akan melahirkan, seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Pati baik rumah sakit maupun puskesmas telah memberlakukan aturan tersebut,” tuturnya.</p>
<p>Akan tetapi ia menjelaskan bahwa untuk ibu hamil tanpa penyulit, proses persalinan bisa dilakukan di puskesmas tanpa harus ke rumah sakit.</p>
<p>“Untuk swab test memang diwajibkan, akan tetapi untuk proses persalinan jika memang tanpa penyulit bisa dilaksanakan di puskesmas masing-masing,” tandasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2020/12/ibu-melahirkan-di-kabupaten-pati-wajib-swab-test-dua-minggu-sebelumnya.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pembezuk Pasien di RSUD RAA Soewondo Disetop</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2020/03/pembezuk-pasien-di-rsud-raa-soewondo-disetop.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2020/03/pembezuk-pasien-di-rsud-raa-soewondo-disetop.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2020 06:25:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[pembatasan pembezuk pasien]]></category>
		<category><![CDATA[rsud raa soewondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=11870</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Bukan ikut-ikutan latah menghentikan pembezuk pasien yang tengah dirawat, mulai Senin (16/3) hari ini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RAA Soewondo Pati juga menutup hadirnya para pembezuk pasien. Apalagi saat ini diketahui satu perempuan pasien statusnya adalah pasien dalam pengawasan (PDP) karena diduga positif terinfeksi Covid -19, dan tengah dirawat di rumah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com,</strong> PATI &#8211; Bukan ikut-ikutan latah menghentikan pembezuk pasien yang tengah dirawat, mulai Senin (16/3) hari ini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RAA Soewondo Pati juga menutup hadirnya para pembezuk pasien. Apalagi saat ini diketahui satu perempuan pasien statusnya adalah pasien dalam pengawasan (PDP) karena diduga positif terinfeksi Covid -19, dan tengah dirawat di rumah sakit tersebut.</p>
<p>Karena itu, kata Direktur RSUD yang bersangkutan dr Suworo Nurcahyono M.Kes, pihaknya mengimbau kesadaran dan pemahaman masyarakat atas kondisi ini. Sebab, hal itu merupakan salah satu upaya untuk mencegah penyebaran dan penularan virus corona tersebut dengan cara tidak berada dalam kerumunan masyarakat banyak.</p>
<p>Sesuai petunjuk Bupati dalam rapat koordinasi dengan jajaran OPD, para camat dan pimpinan BUMD di lingkungan Kabupaten Pati hari ini, langsung dilakukan penghentian bagi para pembezuk yang datang. Karena pembezuk yang dilakukan dampaknya pasti memunculkan kerumunan banyak orang, lebih-lebih bagi kalangan warga yang datang dari pedesaan.</p>
<p>Hal itu biasanya dilakukan secara berombongan meskipun harus naik truk maupun busmini, sehingga dalam perjalanan saja mereka sudah saling bersinggungan antara satu dan lain. &#8221;Belum lagi kalau sudah masuk ke rumah sakit atau ke dalam ruangan tempat pasien tengah menjalani perawatan bisa saja hal itu berlangsung bersamaan,&#8221;ujanya.</p>
<p>Budaya kerukunan dalam hal membezuk keluarga yang tengah sakit dan dirawat di rumah sakit seperti  itu, masih kata dia, memang sangat baik tapi dalam situasi dan kondisi sekarang hal tersebut untuk sementara tak bisa dilakukan. Paling tidak hal itu akan diberlakukan hingga 14 hari ke depan, karena dalam kurun waktu tersebut  terjadinya penularan Covid-19 bisa dihindari.</p>
<p>Kerena itu selain pihaknya akan memasang papan pengumuman mulai dari area parkir pengunjung hingga pintu masuk ke lingkungan rumah sakit, sehingga para petugas hendaknya bisa menyampaikan hal tersebut secara baik-baik. Jika ingin tahu kondisi pasien yang tengah dirawat cukup minta kepada keluarga penunggu, agar bisa mengirim foto pasien tersebut,</p>
<p>Dengan demikian, sampai 14 hari ke depan agar lingkungan rumah sakit benar-benar terhindar dari kerumunan banyak orang, utamanya dari para pembezuk. Sehingga upaya melakukan pencegahan dan penyebaran virus itu harus dilakukan secara maksimal sampai kerumunan para pembesuk juga menjadi perhatian.</p>
<p>Menjawab pertanyaan, dr Suworo Nurcahyono menambahkan, selain pembesuk pasien yang harus disetop pihaknya juga memberlakukan penunggu pasien secara selektif. &#8221; Itu pun jumlahnya dibatasi hanya satu orang dengan ketentuan suhu badan penunggu harus benar-benar normal, yaitu 37 derajat celcius dan lebih dari itu jelas tidak diperbolehkan,&#8221;tandasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2020/03/pembezuk-pasien-di-rsud-raa-soewondo-disetop.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Satu Pasien di RSUD RAA Soewondo  dalam Pengawasan</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2020/03/di-rsud-raa-soewondo-satu-pasien-dalam-pengawasan.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2020/03/di-rsud-raa-soewondo-satu-pasien-dalam-pengawasan.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2020 02:13:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[rsud raa soewondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=11850</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Seorang  perempuan pasien yang masuk ke RSUD RAA Soewondo Pati  Minggu (15/3) sore kemarin  ditetapkan statusnya sebagai pasien dalam pengawasan (PDP), karena diduga positif terinfeksi virus corona (COVID-19). Pasien yang bersangkutan kini dalam pengawasan di ruang isolasi  rumah sakit tersebut. Ditanya berkait hal itu Direktur RSUD RAA Soewondo Pati, dr Suworo Nurcahyono [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com</strong>, PATI &#8211; Seorang  perempuan pasien yang masuk ke RSUD RAA Soewondo Pati  Minggu (15/3) sore kemarin  ditetapkan statusnya sebagai pasien dalam pengawasan (PDP), karena diduga positif terinfeksi virus corona (COVID-19). Pasien yang bersangkutan kini dalam pengawasan di ruang isolasi  rumah sakit tersebut.</p>
<p>Ditanya berkait hal itu Direktur RSUD RAA Soewondo Pati, dr Suworo Nurcahyono M.Kes tidak mengelak, tapi pihaknya mengimbau kepada masyarakat tetap tenang dan jangan panik, untuk melakukan kegiatan seperti biasa. Akan tetapi hal-hal yang tidak penting untuk berada di tempat yang banyak kerumunan orang memang harus dikurangi.</p>
<p>Pagi ini (tadi) pihaknya akan segera rapat bersama jajaran OPD lainnya dengan Bupati, untuk membahas masalah tersebut sehingga dia tetap optimistis akan ditemukan jalan keluar terbaik dalam upaya mencegah berjangkitnya wabah corona. &#8221;Karena itu, hasil rapat ini akan kami tindaklanjuti dan pedomani sebagai upaya tetap terjaminnya kewaspadaan terhadap upaya menjauhkan masyarakat dari serangan virus yang sudah mewabah ini,&#8221;tandasnya.</p>
<p>Menjawab pertanyaan, dr Suworo Nurcahyono juga membenarkan, bahwa pihaknya semalam sempat menyampaikan klarifikasi kepada pemedsos yang mengunggah berita bahwa di RSUD RAA Soewondo sudah ada pasien yang dirawat terduga terjangkit corona virus. Jawaban itu disebutkan hingga pukul 21.00, karena pasien yang dirawat disebut-sebut seorang perempuan yang baru pulang dari umrah.</p>
<p>Selebihnya disebutkan pula, bahwa pasien itu juga seorang perempuan yang baru pulang dari luar negeri sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW), dan semua memang tidak benar yang dampaknya bisa meresahkan masyarakat. Akan tetapi pagi ini dia menyampaikan kejadian yang positif dan valid memang ada satu pasien yang statusnya dalam pengawasan.</p>
<p>Hanya saja pasien tersebut bukan sebagaimana ditulis pemedsos yang menyebutkan, pasien itu bukan perempuan yang baru pulang dari umroh maupun TKW. &#8221;Pasien tersebut benar seorang perempuan yang masuk ke rumah sakit Minggu sore, tapi hasil pemeriksaan laboratoriumnya diketahui setelah kami melakukan klarifikasi,&#8221;imbuhnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2020/03/di-rsud-raa-soewondo-satu-pasien-dalam-pengawasan.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
