<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Perekonomian &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/perekonomian/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Aug 2023 12:49:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Porprov Diharap Mampu Tumbuhkan Geliat Perekonomian Masyarakat</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/08/porprov-diharap-mampu-tumbuhkan-geliat-perekonomian-masyarakat.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/08/porprov-diharap-mampu-tumbuhkan-geliat-perekonomian-masyarakat.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Aug 2023 12:49:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PARLEMENTER]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Ali Badrudin]]></category>
		<category><![CDATA[Berita DPRD Pati]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kumpulan Berita Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Perekonomian]]></category>
		<category><![CDATA[Porprov Jawa Tengah XVI 2023]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=50560</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVI 2023 yang telah dibuka Gubernur Ganjar Pranowo di Stadion Joyokusumo pada Sabtu (5/8) malam kemarin, diharapkan menumbuhkan geliat perekonomian masyarakat Kabupaten Pati. Porprov tahun ini digelar di Pati Raya, sementara di Kabupaten Pati ada 12 cabang olahraga (Cabor) yang dipertandingkan. Sehingga banyak orang bahkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVI 2023 yang telah dibuka Gubernur Ganjar Pranowo di Stadion Joyokusumo pada Sabtu (5/8) malam kemarin, diharapkan menumbuhkan geliat perekonomian masyarakat Kabupaten Pati.</p>
<p>Porprov tahun ini digelar di Pati Raya, sementara di Kabupaten Pati ada 12 cabang olahraga (Cabor) yang dipertandingkan. Sehingga banyak orang bahkan darit luar daerah yang datang ke Pati.</p>
<p>Pemkab telah juga telah menyiapkan sejumlah stand atau tenda untuk pameran bazar Usaha Mikro Kecil Menengah  (UMKM) baik di Stadion Joyokusumo maupun di depan Pendopo Kabupaten Pati.</p>
<p>Selain itu, pelaksanaan Porprov juga sebagai bagian dari ajang penjaringan atlet untuk pertandingan ke depan. Jajaran eksekutif dan legislatif telah membahas anggaran pembinaan bagi atlet berprestasi peraih medali emas.</p>
<p>&#8220;Selain mengenalkan dunia luar bahwa Kabupaten Pati mampu bersaing dengan daerah-daerah lain. Tentunya kami akan memberikan hadiah bagi atlet,&#8221; ujar Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin belum lama ini.</p>
<p>&#8220;Akan memberikan hadiah 50 juta bagi atlet yang mendapatkan medali emas. Pemerintah menganggarkan sebagai upaya pembinaan bagi atlet,&#8221; sambung Ali.</p>
<p>Diharapkan hadiah ini mampu memacu semangat atlet dalam bertanding guna mempersembahkan medali emas bagi kabupaten berjuluk Bumi Mina Tani. Bahkan, nominalnya bisa saja lebih dari tahun-tahun sebelumnya.</p>
<p>Pihaknya bersama dengan Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro serta pengurus cabor mengaku akan mendiskusikan hal ini ditingkatkannya anggaran pembinaan bisa segera terealisasi.</p>
<p>“Misalnya kemarin medali emas Rp 50 juta naik menjadi Rp 100 juta, atau dari Rp 100 juta kita naikkan menjadi Rp 150 juta,” pungkasnya.(Adv)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/08/porprov-diharap-mampu-tumbuhkan-geliat-perekonomian-masyarakat.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga Empon-empon di Gembong Anjlok</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/07/harga-empon-empon-di-gembong-anjlok.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/07/harga-empon-empon-di-gembong-anjlok.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Jul 2021 07:14:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>
		<category><![CDATA[Perekonomian]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=29987</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Di tengah masa pandemi Covid-19 seharusnya empon-empon, utamanya kencur bisa menjadi salah satu bahan obat-obatan utamanya jamu tradisional. Dengan demikian, harapannya harga jual di tingkat petani penanamnya sedikit menolong, sehingga sesuai jerih payahnya. Akan tetapi, kondisi tersebut justru sebaliknya karena harga empon-empon jenis itu, justru anjlok total sehingga banyak petani di kawasan perbukitan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_29989" aria-describedby="caption-attachment-29989" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-29989" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/DSC05963-ink.jpeg" alt="" width="640" height="437" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/DSC05963-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/DSC05963-ink-300x205.jpeg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/DSC05963-ink-218x150.jpeg 218w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/DSC05963-ink-615x420.jpeg 615w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-29989" class="wp-caption-text">Empon-empon jenis kencur yang banyak ditanam di kawasan perbukitan wilayah Kecamatan Gembong dan Kecamatan Margorejo, saat ini harganya anjlok.</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Di tengah masa pandemi Covid-19 seharusnya empon-empon, utamanya kencur bisa menjadi salah satu bahan obat-obatan utamanya jamu tradisional. Dengan demikian, harapannya harga jual di tingkat petani penanamnya sedikit menolong, sehingga sesuai jerih payahnya.</p>
<p>Akan tetapi, kondisi tersebut justru sebaliknya karena harga empon-empon jenis itu, justru anjlok total sehingga banyak petani di kawasan perbukitan Pati ayam, di wilayah Kecamatan Margorejo, khususnya di Banyuurip, banyak yang enggan memanennya. Demikian pula, hal sama juga dilakukan oleh para petani di kawasan timur Lereng Muria.</p>
<p>Tanaman empon-empon jenis itu, kata beberapa petani secara terpisah, banyak dilakukan oleh para petani di Banyuurip, Kecamatan Margorejo, dan juga di beberapa desa di Kecamatan Gembong, baik di Desa Bermi maupun Gembong sendiri. &#8221;Sekarang saatnya tanaman empon-empon jenis itu harus dipanen, karena umur sudah satu tahun,&#8221; ujar salah seorang di antara mereka, Wagiman (60)</p>
<figure id="attachment_29990" aria-describedby="caption-attachment-29990" style="width: 640px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="size-full wp-image-29990" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/DSC05964-ink.jpeg" alt="" width="640" height="397" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/DSC05964-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/DSC05964-ink-300x186.jpeg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/DSC05964-ink-356x220.jpeg 356w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-29990" class="wp-caption-text">Tanaman empon-empon jenis kencur yang belum dipanen, rata-rata daunnya mulai menguning.</figcaption></figure>
<p>Hal tersebut dibenarkan salah seorang petani lainnya yang mempunyai lahan tegalan garapan di kawasan perbukitan Banyuurip, Sunarko (48). Jika harganya terus anjlok, maka lebih baik tanaman empon-empon itu dipertahankan untuk tidak dipanen, mengingat sampai saat masih turun hujan sehingga tidak perlu khawatir akan mengalami kekeringan.</p>
<p>Dengan kata lain, tumbuhan jenis umbi-umbian ini tetap bisa tumbuh tapi jika tidak dipanen ataau dipertahankan menunggu harga membaik, maka risikonya tidak bisa bercocok tanam lagi. &#8221;Jika harga bagi pernah mencapai Rp 75.000 per kilogram justru saat kemarau panjang sekitar dua tahun lalu,&#8221; paparnya.</p>
<p>Terpisah Kepala Desa/Kecamatan Gembong, Sukardi RT ketika ditanya berkait hal tersebut tidak mengelak, karena warganya juga banyak yang menanam empon-empon, baik kencur, jahe maupun laos. &#8221;Khusus yang disebut terakhir harganya justru hanya Rp 2.000 per kilogram, tapi kencur yang beberapa hari sebelumnya masih Rp 20.000 per kilogram, sekarang merosot tinggal Rp 10.000 per kilogram,&#8221; imbuhnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/07/harga-empon-empon-di-gembong-anjlok.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
