<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pengunjung pasar turun &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/pengunjung-pasar-turun/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 01 Aug 2022 10:32:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Pedagang Pasar Keluhkan Turunnya Pengunjung Pasar</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/08/pedagang-pasar-keluhkan-turunnya-pengunjung-pasar.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/08/pedagang-pasar-keluhkan-turunnya-pengunjung-pasar.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Samin News]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Aug 2022 09:00:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>
		<category><![CDATA[KUDUS]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua DPP LPPP]]></category>
		<category><![CDATA[Pengunjung pasar turun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=43196</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, KUDUS &#8211; Ketua Umum DPP Lembaga Peduli Pasar dan Perdagangan (LPPP) memaklumi pengunjung turun di Pasar Tradisional Kabupaten Kudus yang terjadi belakangan ini, (1/8/2022). Sebab, ada beberapa faktor yang membuat pasar tradisional sebagian daerah pengunjung turun atau sepi. Munculnya pandemi Covid-19 yang membuat seluruh sektor terkena imbasnya terutama pasar. Ketua Umum DPP Lembaga Peduli [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, KUDUS</strong> &#8211; Ketua Umum DPP Lembaga Peduli Pasar dan Perdagangan (LPPP) memaklumi pengunjung turun di Pasar Tradisional Kabupaten Kudus yang terjadi belakangan ini, (1/8/2022).</p>
<p>Sebab, ada beberapa faktor yang membuat pasar tradisional sebagian daerah pengunjung turun atau sepi. Munculnya pandemi Covid-19 yang membuat seluruh sektor terkena imbasnya terutama pasar.</p>
<p>Ketua Umum DPP Lembaga Peduli Pasar dan Perdagangan (LPPP) pusat Bin Subiyanto M menyebut ada beberapa faktor yang membuat pasar tradisional pengunjung turun atau sepi.</p>
<p>&#8220;Menurut saya banyak penyebabnya salah satunya yang relevan saat ini adalah disebabkan oleh naiknya harga kebutuhan barang pokok,&#8221; kata dia saat ditemui disela kegiatannya.</p>
<p>Meski kebutuhan barang pokok yang kenaikannya kurang lebih 5 persen saja, hal itulah diakuinya sangat berpengaruh bagi konsumen yang suka datang ke pasar.</p>
<p>&#8220;Itu sangat berefek ke perilaku kejut konsumen. Sebagai contoh, Konsumen spontan beralih dari cabai beli ke saus instan. Dari telur juga bisa beralih ke tempe,&#8221; katanya.</p>
<p>Terkait hal tersebut Ketum DPP LPP menganggap hal itu wajar. Meskipun uji petiknya tidak metodis sample pedagangnya yang dimaksud. Keluhan itu wajar.</p>
<p>&#8220;Menurut saya Keluhan itu lebih banyak nyata ditemui di Pasar Baru, dan Pasar Rakyat yang letaknya di daerah Gor Kudus,&#8221; sebutnya.</p>
<p>Dirinya menghimbau untuk pemda perlunya tindakan turun ke pasar. Agar mengetahui permasalahan yang sedang dialami pedagang pasar tradisional.</p>
<p>&#8220;Untuk itu, pemda atau dinas terkait perlu mendengar dan perlu tindakan untuk turun ke pasar supaya tau persis bagaimana sebetulnya yang terjadi dilapangan,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Penulis<br />
Adam Naufaldo</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/08/pedagang-pasar-keluhkan-turunnya-pengunjung-pasar.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
