<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Penemuan mayat di Beketel Kayen Pati &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/penemuan-mayat-di-beketel-kayen-pati/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 May 2026 07:48:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>
	<item>
		<title>Mayat Pria Mengapung di Embung Beketel, Polisi Selidiki Dugaan Terkait Ceceran Darah</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/05/mayat-pria-mengapung-di-embung-beketel-polisi-selidiki-dugaan-terkait-ceceran-darah.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/05/mayat-pria-mengapung-di-embung-beketel-polisi-selidiki-dugaan-terkait-ceceran-darah.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2026 07:48:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[Pati Kini]]></category>
		<category><![CDATA[Penemuan mayat di Beketel Kayen Pati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=57819</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Warga Desa Beketel, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang mengapung di Embung Terpus, Senin (4/5/2026) pagi. Penemuan terjadi sekitar pukul 06.30 WIB oleh seorang petani yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi. Saksi bernama Rebo (67) awalnya melihat benda mencurigakan di permukaan air. Setelah didekati, ia memastikan bahwa benda [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Warga Desa Beketel, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang mengapung di Embung Terpus, Senin (4/5/2026) pagi.</p>
<p>Penemuan terjadi sekitar pukul 06.30 WIB oleh seorang petani yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi.</p>
<p>Saksi bernama Rebo (67) awalnya melihat benda mencurigakan di permukaan air. Setelah didekati, ia memastikan bahwa benda tersebut merupakan tubuh manusia dan segera melaporkannya kepada perangkat desa untuk diteruskan ke pihak kepolisian.</p>
<p>Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Kayen langsung menuju lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Area sekitar embung juga diamankan guna mendukung proses penyelidikan.</p>
<p>Kapolresta Pati melalui Kapolsek Kayen AKP Parsa menyampaikan bahwa pihaknya segera melakukan langkah-langkah kepolisian, termasuk pendataan saksi dan evakuasi korban.</p>
<p>“Setelah menerima laporan, kami segera mendatangi TKP dan melakukan serangkaian tindakan kepolisian, termasuk pendataan saksi serta evakuasi korban,” ujarnya.</p>
<p>Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Soewondo Pati untuk dilakukan autopsi. Hingga kini, identitas korban masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.</p>
<p>“Korban sudah kami evakuasi ke RSUD Soewondo untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut. Kami masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian,” jelasnya.</p>
<p>Polisi juga mendalami kemungkinan keterkaitan dengan temuan ceceran darah di sekitar lokasi beberapa hari sebelumnya. Masyarakat diimbau tidak berspekulasi dan segera melapor jika mengetahui informasi terkait kejadian tersebut.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/05/mayat-pria-mengapung-di-embung-beketel-polisi-selidiki-dugaan-terkait-ceceran-darah.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
