<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pembelajaran Tatap Muka &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/pembelajaran-tatap-muka/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 28 Mar 2022 11:37:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>DPRD Minta Prokes Ketat Agar PTM Tetap Berjalan</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/03/dprd-minta-prokes-ketat-agar-ptm-tetap-berjalan.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/03/dprd-minta-prokes-ketat-agar-ptm-tetap-berjalan.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Mar 2022 11:36:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PARLEMENTER]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Minta Prokes Ketat]]></category>
		<category><![CDATA[Pembelajaran Tatap Muka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=40073</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas telah diterapkan Kabupaten Pati sejak awal Maret 2022 lalu. PTM di Pati ini sebelumnya juga sempat digelar, tetapi lantaran penyebaran konfirmasi kasus Covid-19 lalu dihentikan. Menanggapi hal itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati berharap agar pola hidup sehat dan menaati protokol [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas telah diterapkan Kabupaten Pati sejak awal Maret 2022 lalu. PTM di Pati ini sebelumnya juga sempat digelar, tetapi lantaran penyebaran konfirmasi kasus Covid-19 lalu dihentikan.</p>
<p>Menanggapi hal itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati berharap agar pola hidup sehat dan menaati protokol kesehatan terus dilakukan sebagai gaya hidup baru. Sehingga, PTM di satuan pendidikan bisa terus dilakukan.</p>
<p>&#8220;Budayakan hidup sehat dengan prokes ini menjadi gaya hidup baru. Apabila kita lakukan juga tidak menjadi suatu kerepotan ya, justru menjadi protek diri yang lebih baik,&#8221; katanya beberapa hari lalu.</p>
<p>Dirinya yang juga Wakil Ketua Komisi D itu meyakini penerapan hidup sehat dan prokes ketat mampu melindungi diri kita dari paparan virus menular. Dengan kata lain, PTM terbatas bisa berjalan bahkan secara bertahap bisa ditambah kuotanya. Selain itu, lingkungan sekolah dan masyarakat juga minim resiko terjadi klaster.</p>
<p>&#8220;Dan yang perlu diperhatikan juga adalah pihak sekolah, orang tua dan pelajar agar menaati protokol kesehatan secara ketat. Mulai dari berangkat, di sekolah, hingga pulang ke rumah masing-masing,&#8221; paparnya.</p>
<p>Dia juga mengingatkan pelaksanaan PTM terbatas itu selalu dievaluasi pelaksanaannya. Baik mulai ketaatan prokes, perkembangan terkini terkait dengan penyebaran Covid-19 juga kaitannya bagaimana menerapkan PTM secara 100 persen.</p>
<p>PTM terbatas di Kabupaten Pati kini berlaku hanya setengah dari kapasitas siswa atau 50 persen. Lantaran Pemerintah Daerah menyesuaikan situasi perkembangan penyebaran Covid-19. Meski sekarang ini sudah melandai, tetapi pemerintah belum mengizinkan PTM 100 persen.</p>
<p>Ketentuan mengenai PTM terbatas itu, tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Pati nomor 440/700 tentang pelaksanaan PTM di Kabupaten Pati, yang diterbitkan 4 Maret 2022 lalu.(adv)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/03/dprd-minta-prokes-ketat-agar-ptm-tetap-berjalan.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dewan Minta Penerapan PTM Disertai Prokes Ketat</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/03/dewan-minta-penerapan-ptm-disertai-prokes-ketat.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/03/dewan-minta-penerapan-ptm-disertai-prokes-ketat.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Mar 2022 11:34:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PARLEMENTER]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Pembelajaran Tatap Muka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=39377</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Pemerintah Kabupaten Pati menerapkan kembali Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas di satuan pendidikan sejak Senin (7/3) kemarin. Hal ini mendapat respon baik dari anggota DPRD Komisi B dari Fraksi Golongan Karya (Golkar), Nur Sukarno. Diberlakukannya kembali PTM terbatas tentu ada faktor yang menjadi pertimbangan. Baik itu terkait dengan perkembangan penyebaran Covid-19 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Pati menerapkan kembali Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas di satuan pendidikan sejak Senin (7/3) kemarin. Hal ini mendapat respon baik dari anggota DPRD Komisi B dari Fraksi Golongan Karya (Golkar), Nur Sukarno.</p>
<p>Diberlakukannya kembali PTM terbatas tentu ada faktor yang menjadi pertimbangan. Baik itu terkait dengan perkembangan penyebaran Covid-19 hingga faktor keefektifan kegiatan belajar mengajar jarak jauh atau daring.</p>
<p>&#8220;Kami berharap setelah mulai dilaksanakan PTM mulai Senin kemarin itu tidak terjadi klaster baru di lingkungan pendidikan. Sebab PTM ini diterapkan lagi karena pembelajaran disituasi pandemi melalui daring secara umum kurang efektif,&#8221; kata Sukarno, Selasa (8/3/2022).</p>
<p>Ia menjelaskan pada mulanya pembelajaran tatap muka dilaksanakan pada awal tahun 2021. Saat itu PTM dengan kapasitas 50 persen dari jumlah siswa berjalan sekitar 1,5 bulan terjadi peningkatan kasus. Dimana siswa yang terkonfirmasi Covid-19 cukup banyak.</p>
<p>Selanjutnya, melihat tren peningkatan Covid-19 itu sehingga Pemkab mengambil kebijakan pada pertengahan bulan Februari 2022 PTM di Pati dihentikan.</p>
<p>Menurutnya, dari pertengahan Februari sampai saat ini yakni awal bulan bulan Maret ternyata tidak ada lonjakan yang terpapar Covid-19. Meski diakui masih ada kasus Covid-19 yang meninggal dunia.</p>
<p>Pihaknya mengingatkan bagi satuan pendidikan untuk menjaga protokol kesehatan secara ketat. Hal ini dimaksudkan agar meminimalisir resiko penyebaran virus di sekolah. Dengan begitu, PTM bisa berjalan serta baik siswa maupun guru dalam kondisi yang aman.</p>
<p>&#8220;Dengan PTM proses belajar mengajar menjadi normal lagi. PTM harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam situasi new normal ini yaitu perilaku hidup baru setelah pandemi Covid-19,&#8221; tandasnya.(adv)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/03/dewan-minta-penerapan-ptm-disertai-prokes-ketat.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari Ini, PTM Terbatas di Pati Kembali Dibuka</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/03/hari-ini-ptm-terbatas-di-pati-kembali-dibuka.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/03/hari-ini-ptm-terbatas-di-pati-kembali-dibuka.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Mar 2022 11:13:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[Pembelajaran Tatap Muka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=39340</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Sempat dihentikan lantaran adanya peningkatan jumlah pasien yang positif terkonfirmasi Covid-19, kini hari ini pemerintah Kabupaten Pati kembali membuka Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas pada satuan pendidikan mulai jenjang SD hingga SMA sederajat. Kebijakan PTM di satuan pendidikan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Pati Nomor 440/700 tentang Pelaksanaan Pembelajaran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Sempat dihentikan lantaran adanya peningkatan jumlah pasien yang positif terkonfirmasi Covid-19, kini hari ini pemerintah Kabupaten Pati kembali membuka Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas pada satuan pendidikan mulai jenjang SD hingga SMA sederajat.</p>
<p>Kebijakan PTM di satuan pendidikan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Pati Nomor 440/700 tentang Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka di Kabupaten Pati tertanggal 4 Maret 2022 yang ditandatangani Bupati Pati, Haryanto.</p>
<p>Kepala SMP Negeri 3 Pati, Ruqayah menjelaskan bahwa sekolahnya hari ini juga menerapkan PTM bagi siswa didiknya. Namun, tidak semua siswa atau 100 persen mengikuti, melainkan PTM digelar secara terbatas yakni setengah dari kapasitas.</p>
<p>&#8220;SMP Negeri 3 Pati iya mengikuti PTM (hari ini) semua sekolah dari SD sampai SMA. PTM digelar terbatas hanya 50 persen masing-masing kelas tergantung jumlah siswa di kelasnya,&#8221; kata Ruqayah dikonfirmasi Samin News, Senin (7/3/2022).</p>
<p>Kemudian, saat ini di tengah berlangsungnya pandemi yang perlu dicatat adalah bagaimana sekolah menerapkan SOP PTM serta tetap menjaga protokol kesehatan. Misalnya terkait dengan pengaturan jaga jarak, tempat antar/penjemputan siswa, skrining hingga melakukan pengecekan swab rutin bagi siswa maupun guru.</p>
<p>Senada, Kepala SMP N 4 Pati, Mulyono mengatakan mulai hari ini PTM digelar secara terbatas. Dalam penerapan PTM terbatas itu, SMP 4 telah mengatur siswa untuk mengikuti pembelajaran di kelas secara bergantian. Ia menjadwalkan setengah siswa masuk serta setengahnya lagi mengikuti secara daring.</p>
<p>&#8220;Jumlah siswa 50 persen sekitar 350 anak. Setiap kelas hari ini masuk dengan kapasitas separuh, hari besoknya separuh lagi, setiap kelas diisi dengan 15 anak,&#8221; ucap Mulyono.</p>
<p>Kebijakan PTM ini diambil pemerintah berdasarkan pertimbangan kebutuhan peserta didik untuk memperoleh pembelajaran tatap muka dan dinamika jumlah kasus dari kalangan siswa, guru dan masyarakat terkonfirmasi Covid-19.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/03/hari-ini-ptm-terbatas-di-pati-kembali-dibuka.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mulai Pekan Depan Sekolah Diizinkan Gelar PTM</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/03/mulai-pekan-depan-sekolah-diizinkan-gelar-ptm.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/03/mulai-pekan-depan-sekolah-diizinkan-gelar-ptm.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Mar 2022 11:25:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Pembelajaran Tatap Muka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=39302</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Pemerintah Kabupaten Pati rencananya membuka kembali pembelajaran tatap muka (PTM) di satuan pendidikan pada minggu depan. Kebijakan PTM ini dibuka kembali setelah sebelumnya pembelajaran dilaksanakan melalui daring yakni berlaku sejak 14 Februari 2022. Kebijakan PTM di satuan pendidikan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Pati Nomor 440/700 tentang Pelaksanaan Pembelajaran Tatap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Pati rencananya membuka kembali pembelajaran tatap muka (PTM) di satuan pendidikan pada minggu depan. Kebijakan PTM ini dibuka kembali setelah sebelumnya pembelajaran dilaksanakan melalui daring yakni berlaku sejak 14 Februari 2022.</p>
<p>Kebijakan PTM di satuan pendidikan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Pati Nomor 440/700 tentang Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka di Kabupaten Pati tertanggal 4 Maret 2022 yang ditandatangani Bupati Pati, Haryanto.</p>
<p>&#8220;Mulai hari Senin, 7 Maret 2022 pelaksanaan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan diperbolehkan dibuka kembali secara terbatas dan bertahap sebesar 50 persen dan sisanya dilakukan secara daring,&#8221; kata Haryanto dalam SE tersebut yang dikutip, Sabtu (5/3/2022).</p>
<p>Edaran itu ditujukan kepada stakeholder terkait mulai dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pati, Kepala Kemenag Pati dan Korwilcam Bidang Pendidikan se-Kabupaten Pati.</p>
<p>Kebijakan PTM ini diambil berdasarkan kebutuhan peserta didik untuk memperoleh pembelajaran tatap muka dan dinamika jumlah kasus dari kalangan siswa, guru dan masyarakat terkonfirmasi Covid-19. Bersamaan dengan ini, SE sebelumnya nomor 440/426 tentang penghentian sementara PTM dicabut.</p>
<p>Bupati meminta semua yang terlibat dalam proses PTM harus tetap memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Kemudian, di SE itu juga dijelaskan pemerintah daerah melarang satuan pendidikan terkait dengan penyelenggaraan wisata sekolah.</p>
<p>&#8220;Melarang penyelenggaraan wisata sekolah dalam bentuk apapun,&#8221; lanjut bunyi SE itu.</p>
<p>Apabila dikemudian hari terjadi peningkatan kasus konfirmasi Covid-19 dari kalangan siswa, guru dan masyarakat, maka pembelajaran tatap muka akan ditinjau kembali oleh pemerintah setempat.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/03/mulai-pekan-depan-sekolah-diizinkan-gelar-ptm.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hasil Swab Reaktif; PTM di Salah Sebuah SMP Negeri di Pati Terpaksa Dihentikan</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/09/hasil-swab-reaktif-ptm-di-salah-sebuah-smp-negeri-di-pati-terpaksa-dihentikan.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/09/hasil-swab-reaktif-ptm-di-salah-sebuah-smp-negeri-di-pati-terpaksa-dihentikan.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Sep 2021 09:54:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[Hasil Swab Reaktif]]></category>
		<category><![CDATA[Pembelajaran Tatap Muka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=33646</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Sebenarnya pemberlakuan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) salah sebuah SMP Negeri di Pati ini belum maksimal, karena hanya untuk Kelas VIII, dan itu pun hanya sebanyak 30 persen. Sedangkan yang lain masih menunggu kondisi tahap berikutnya, sedangkan untuk Kelas VII dan IX masih menggunakan sistem daring. Akan tetapi, tiba-tiba Selasa (28/September) kemarin, sedikitnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_33644" aria-describedby="caption-attachment-33644" style="width: 588px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-33644" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/09/b1-8.gif" alt="" width="588" height="441" /><figcaption id="caption-attachment-33644" class="wp-caption-text">Ini salah satu SMP Negeri di Pati yang harus menghentikan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk murid Kelas VIII Rabu (29/September) 2021 hari ini.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p><strong><a href="https://www.samin-news.com/">SAMIN-NEWS.com</a>, PATI</strong> &#8211; Sebenarnya pemberlakuan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) salah sebuah SMP Negeri di Pati ini belum maksimal, karena hanya untuk Kelas VIII, dan itu pun hanya sebanyak 30 persen. Sedangkan yang lain masih menunggu kondisi tahap berikutnya, sedangkan untuk Kelas VII dan IX masih menggunakan sistem daring.</p>
<p>Akan tetapi, tiba-tiba Selasa (28/September) kemarin, sedikitnya 13 murud Kelas VIII tersebut hasil swab yang dilakukan sehari sebelumnya, Senin (27/ September) ternyata hasilnya reaktif. Swab tersebut dilakukan terhadap murid kelas yang bersangkutan, untuk mengetahui kondisi kesehatannya dalam mengikuti PTM atau sebaliknya.</p>
<p>Selain itu, berdasarkan keterangan yang dihimpoun menyebutkan, bahwa setiap anak-anak di pagi hari sebelum masuk kelas, di gerbang pintu masuk sudah dilakukan pengecekan suhu badan, demikian pula saat jam pulang. Hassilnya, untuk suhu badan mereka rata-rata normal tapi hasil swabnya disebut-sebut ada 13 murid, masing-masing 10 laki-laki dan 3 perempuan reaktif.</p>
<p>Hal tersebut dibenarkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati, Winarto SPd MHum, ketika dihubungi Rabu (29/September) tadi pagi. Sebenarnya, lanjut dia untuk persiapan pelaksanaan PTM di SMP Negeri sesuai protokol kesehatan sudah maksimal, termasuk pemberlakuan swab , sehingga sampai sekarang sudah sebanyak 44 SMP secara bertahap sudah melaksanakan PTM.</p>
<p>Ternyata di salah sebuah SMP ditemukan adanya hasil swab mereka reaktif, dan hal itu bukan berarti PTM mejadi penyebab munculnya klaster baru. Sebab, setelah dilakukan pencermatan secara maksimal, di mana dia sendiri juga hadir di sekolah tersebut sampai pukul 20.00 tadi malam, dari 13 yang hasil swabnya benar-benar reaktif hanya tinggal satu anak laki-laki, dan sudah harus menjalani isolasi terpusat.</p>
<p>Karena itu, para orang tua murid khususnya Kelas VIII yang sudah mengikuti PTM tidak perlu khawatir terhadap kondisi putra-putrinya, tapi untuk kembali mengikuti PTM masih harus menunggu hasil pengecekan lebih lanjut dari pihak yang berkompeten. &#8221;Saat ini, tengah dilakukan tracking untuk keluarga murid yang bersangkutan, sehingga akan diketahui asal-usulnya mengapa murid tersebut hasil swabnya reaktif,&#8221;tandas Winarto.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/09/hasil-swab-reaktif-ptm-di-salah-sebuah-smp-negeri-di-pati-terpaksa-dihentikan.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SMP Negeri 3 Pati Tepis Ada Kasus Konfirmasi Seusai Uji Coba PTM</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/04/smp-negeri-3-pati-tepis-ada-kasus-konfirmasi-seusai-uji-coba-ptm.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/04/smp-negeri-3-pati-tepis-ada-kasus-konfirmasi-seusai-uji-coba-ptm.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Apr 2021 08:07:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[Pembelajaran Tatap Muka]]></category>
		<category><![CDATA[ptm]]></category>
		<category><![CDATA[Uji Coba PTM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=27536</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tahap kedua di SMP Negeri 3 Pati kini sudah berjalan tiga hari. Uji coba PTM ini seperti yang sudah direncanakan oleh stakeholder terkait dimulai kemarin, mulai tanggal 26 April hingga 7 Mei. Namun demikian, tidak semua sekolah yang melaksanakan uji coba PTM kedua ini sama seperti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; </strong>Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tahap kedua di SMP Negeri 3 Pati kini sudah berjalan tiga hari. Uji coba PTM ini seperti yang sudah direncanakan oleh stakeholder terkait dimulai kemarin, mulai tanggal 26 April hingga 7 Mei.</p>
<p>Namun demikian, tidak semua sekolah yang melaksanakan uji coba PTM kedua ini sama seperti halnya tahap pertama. Hal itu disebabkan lantaran adanya konfirmasi kasus di sekolah setelah pembelajaran di dalam kelas itu.</p>
<p>Kepala SMP Negeri 3 Pati, Ruqayah menepis sekolahnya terdapat kasus Covid-19. Bahwa di sekolah yang dipimpinnya itu sama sekali tidak benar jika disebut ada peserta didik terkena Covid-19. SMP Negeri 3 Pati menerapkan protokol kesehatan ketat dalam praktik uji coba PTM.</p>
<p>&#8220;Kalau di sini memang ada sebelumnya siswa yang terindikasi. Tapi bukan covid, siswa hanya flu biasa dibuktikan dengan swab test yang bersangkutan dinyatakan negatif,&#8221; ungkapnya, Rabu (28/4/2021).</p>
<p>Peserta didik telah dinyatakan negatif, karena memang yang bersangkutan flu. Di sisi lain, untuk memastikan tidak adanya kasus konfirmasi positif, maka dilakukan juga tracking di keluarga siswa. Dan hasilnya membuktikan  keluarganya juga negatif semua.</p>
<p>Oleh sebab itu, lantaran situasi dan kondisi yang masih bisa dikendalikan maka uji coba PTM tahap kedua bisa dilanjutkan. Berbeda halnya dengan jika situasi di lapangan menyatakan ada kasus lebih dari satu, maka uji coba PTM ditangguhkan sampai setelah lebaran hari raya.</p>
<p>&#8220;Uji coba PTM tahap kedua masih tetap seperti yang awal, hanya saja selain SMA Negeri 1. Sebab ada empat temuan kasus Covid-19,&#8221; lanjut Ruqayah.</p>
<p>Sebelumnya Sekda Pati, Suharyono menyatakan di SMP Negeri 3 Pati ada satu temuan kasus Covid-19 pada saat mengisi sosialisasi PPDB di Pendopo, Senin (26/4).</p>
<p>&#8220;Namun setelah seusai sosialisasi di Pendopo itu, saya matur (menghadap, red) kepada pak Sekda bahwa di SMP Negeri 3 tidak ada kasus tapi siswa hanya flu biasa,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/04/smp-negeri-3-pati-tepis-ada-kasus-konfirmasi-seusai-uji-coba-ptm.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Meski Sudah Divaksin, Sekda Pati Minta Uji Coba PTM Tak Longgarkan Prokes</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/04/meski-sudah-divaksin-sekda-pati-minta-uji-coba-ptm-tak-longgarkan-prokes.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/04/meski-sudah-divaksin-sekda-pati-minta-uji-coba-ptm-tak-longgarkan-prokes.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Apr 2021 07:43:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[Pembelajaran Tatap Muka]]></category>
		<category><![CDATA[ptm]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=27485</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Meski beberapa kalangan kelompok masyarakat telah divaksin, namun seyogyanya jangan terlalu sesumbar melonggarkan protokol kesehatan. Di waktu jelang hari raya Idul Fitri tahun 2021 ini pemerintah telah melarang mudik tak lain untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya klaster seperti kasus di Desa Kuryokalangan. Selain itu, pemerintah daerah mulai dari tenaga kesehatan, pelayan masyarakat maupun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; </strong>Meski beberapa kalangan kelompok masyarakat telah divaksin, namun seyogyanya jangan terlalu sesumbar melonggarkan protokol kesehatan. Di waktu jelang hari raya Idul Fitri tahun 2021 ini pemerintah telah melarang mudik tak lain untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya klaster seperti kasus di Desa Kuryokalangan.</p>
<p>Selain itu, pemerintah daerah mulai dari tenaga kesehatan, pelayan masyarakat maupun tenaga pendidik juga demikian. Bagi di instansi pendidikan atau sekolah sebagai syarat prosedur pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) pada awal April ini.</p>
<p>Sekretaris Daerah Kabupaten Pati Suharyono meminta semua pihak untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku. Di bidang pendidikan pemerintah daerah menggelar piloting uji coba sebelum tahun ajaran baru 2021-2022 berjalan pada Juli mendatang.</p>
<p>Pihaknya mengatakan bagi tenaga pendidik sebagai penyelenggara uji coba PTM telah divaksin. Namun demikian, menilik persoalan di lapangan jangan sampai menyepelekan terkait standar operasional prosedur (SOP).</p>
<p>&#8220;Meskipun sudah divaksin, tetap harus menjaga protokol kesehatan,&#8221; kata Suharyono saat acara sosialisasi PPDB bagi jenjang PAUD hingga SMP di Pendopo Pati, Senin (26/4/2021).</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Pati menyiapkan tahun ajaran baru agar benar-benar nanti sekolah siap mengadakan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di tengah pandemi. Sedangkan uji coba PTM diikuti lima sekolah antara lain SMA Negeri 1 Pati, SMKN 1 Pati, MAN 1 Pati, SMPN 3 Pati, dan MTsN Winong.</p>
<p>Lebih lanjut menurutnya karena berdasarkan pengalaman di negara India oleh Menkes India dengan bangga menyatakan sudah berhasil memberantas Covid-19. Tapi setelah ada ritual di Sungai Gangga dan sekarang India menjadi pandemi yang paling berat.</p>
<p>Negara India saat-saat ini menjadi negara dengan kasus Covid-19 yang cukup signifikan. Dimana pihaknya menilai, terjadinya lonjakan itu disebabkan masyarakat lengah dengan tidak mematuhi prokes. Sebab merasa telah bebas dan aman dari virus tersebut.</p>
<p>Dari pelaksanaan uji coba PTM tahap pertama di Kabupaten Pati itu, Suharyono menyebut ada beberapa temuan kasus di sekolah. Sehingga semuanya dievaluasi oleh pemerintah setempat. Bagi sekolah yang terdapat beberapa kasus, pihaknya menyebut uji coba PTM tahap kedua bakal ditangguhkan sampai setelah lebaran Idul Fitri.</p>
<p>&#8220;Hasilnya memang ada baik guru maupun muridnya terkena corona. Maka SMA Negeri 1 Pati kita tangguhkan sampai setelah hari raya. Sedangkan sekolah yang lain yaitu SMPN 3 hanya 1, SMK juga 1 boleh diteruskan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dengan begitu, perihal pelaksanaan uji coba PTM di sekolah bisa berjalan sesuai yang direncanakan. Alih-alih untuk menyambut tahun ajaran baru, justru terjadi klaster. &#8220;Harapannya nanti setelah hari raya bisa ditambah jumlah siswa maupun sekolah,&#8221; tutup Suharyono.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/04/meski-sudah-divaksin-sekda-pati-minta-uji-coba-ptm-tak-longgarkan-prokes.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Berencana Uji Coba PTM Tahap Kedua</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/04/pemerintah-berencana-uji-coba-ptm-tahap-kedua.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/04/pemerintah-berencana-uji-coba-ptm-tahap-kedua.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Apr 2021 07:20:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[Pembelajaran Tatap Muka]]></category>
		<category><![CDATA[ptm]]></category>
		<category><![CDATA[PTM tahap kedua]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=27240</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Pelaksanaan pilot project uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) tahap pertama selesai tanggal 16 April kemarin. Dari hasil itu, pemerintah menilai berjalan dengan sukses. Serta rencananya bakal diagendakan kegiatan serupa. &#8220;Uji coba PTM kedua rencananya bakal dilaksanakan besok 26 April s/d 7 Mei 2021,&#8221; kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Pelaksanaan pilot project uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) tahap pertama selesai tanggal 16 April kemarin. Dari hasil itu, pemerintah menilai berjalan dengan sukses. Serta rencananya bakal diagendakan kegiatan serupa.</p>
<p>&#8220;Uji coba PTM kedua rencananya bakal dilaksanakan besok 26 April s/d 7 Mei 2021,&#8221; kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Jawa Tengah, Sunoto saat dikonfirmasi Samin News, Selasa (20/4/2021).</p>
<p>Keberhasilan Uji coba PTM tahap pertama tidak bisa lepas dari peran serta sekolah juga dukungan orang tua. Yang mana sekolah dituntut mampu menyediakan infrastruktur protokol kesehatan di lingkungan satuan pendidikan.</p>
<p>Meski demikian, pihaknya tidak bosan mengingatkan kepada sekolah untuk selalu menerapkan prokes secara disiplin. Menurut Sunoto hal tersebut dengan menerapkan SOP protkes harus semakin ketat/disiplin untuk dipatuhi oleh sekolah.</p>
<p>Oleh sebab itu, pihaknya meminta kerjasama untuk selalu berkoordinasi lintas sektor. Baik untuk Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan serta sekolah. &#8220;Kerjasama antara Cabdisdik, Dinkes, Disdik, Pemkab, Kemenag dan sekolah harus terus dimaksimalkan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Namun yang perlu diingat juga adalah peran dukungan orang tua. Pasalnya selama ini mendukung kebijakan pemerintah utamanya adalah berkaitan dengan uji coba PTM ini.</p>
<p>Menurut Sunoto, dukungan orang tua serta masyarakat pada umumnya juga memiliki porsi yang vital. Sebab tanpa perizinan yang diberikan bagi anaknya, maka tidak boleh dipaksakan. Mereka percaya uji coba segera diterapkan.</p>
<p>&#8220;Dukungan orang tua dan masyarakat sangat diharapkan dalam kesuksesan uji coba ini,&#8221; jelasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/04/pemerintah-berencana-uji-coba-ptm-tahap-kedua.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hasil Evaluasi Uji Coba PTM Bisa Dilanjutkan dan Kuota Ditambah</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/04/hasil-evaluasi-uji-coba-ptm-bisa-dilanjutkan-dan-kuota-ditambah.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/04/hasil-evaluasi-uji-coba-ptm-bisa-dilanjutkan-dan-kuota-ditambah.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Apr 2021 06:50:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[Pembelajaran Tatap Muka]]></category>
		<category><![CDATA[ptm]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=27234</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Jawa Tengah bersama dengan instansi terkait seperti Dinas Pendidikan serta satuan pendidikan telah melakukan evaluasi uji coba pembelajaran tatap muka (PTM). Uji coba PTM tersebut diselenggarakan mulai 5 s/d 16 April kemarin. Penyelenggaraan uji coba PTM dinilai berjalan lancar di tengah suasana pandemi Covid-19. Sebelumnya, pemerintah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Jawa Tengah bersama dengan instansi terkait seperti Dinas Pendidikan serta satuan pendidikan telah melakukan evaluasi uji coba pembelajaran tatap muka (PTM). Uji coba PTM tersebut diselenggarakan mulai 5 s/d 16 April kemarin.</p>
<p>Penyelenggaraan uji coba PTM dinilai berjalan lancar di tengah suasana pandemi Covid-19. Sebelumnya, pemerintah menunjuk beberapa sekolah sebagai piloting tatap muka. Namun, tidak semua murid diikutsertakan mengikuti kegiatan tersebut. Pasalnya hanya 50 persen atau setengah dari jumlah dan kapasitas ruangan.</p>
<p>Berkaitan dengan itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Jawa Tengah Sunoto memaparkan PTM bisa dilanjutkan kembali tahap kedua. Uji coba PTM bisa diberlakukan kembali oleh sekolah.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah bisa dilanjutkan sekolah yang kemarin PTM, ditambah siswanya 100%. Misalnya yang kemarin berjumlah 100 menjadi 200 siswa,&#8221; ujarnya kepada Samin News, Selasa (20/4/2021).</p>
<p>Artinya, dari evaluasi dengan beberapa stakeholder terkait itu proses uji coba belajar tatap muka sesuai dengan yang diharapkan. Dimana dengan menerapkan protokoler kesehatan.</p>
<p>Oleh sebab itu, kata dia lantaran uji coba PTM tahap pertama cukup berhasil maka untuk ke depannya bisa menambah kuota satuan pendidikan penyelenggara PTM. Baik pada jenjang SMP maupun SMA.</p>
<p>&#8220;Bisa mengajukan penambahan sekolah baru 1 atau 2 sekolah dari SMA, SMK, MA, MTs, juga SMP yang diusulkan ke Provinsi,&#8221; Sunoto menjelaskan.</p>
<p>Adapun pada tahap pertama di Kabupaten Pati sekolah yang menyelenggarakan uji coba PTM di antaranya adalah MAN 1 Pati, SMKN 1 Pati, SMA Negeri 1 Pati, SMP Negeri 3 Pati serta MTsN 1 Pati.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/04/hasil-evaluasi-uji-coba-ptm-bisa-dilanjutkan-dan-kuota-ditambah.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari Ini, 100 Siswa SMP N 3 Pati Ikuti Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/04/hari-ini-100-siswa-smp-n-3-pati-ikuti-uji-coba-pembelajaran-tatap-muka.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/04/hari-ini-100-siswa-smp-n-3-pati-ikuti-uji-coba-pembelajaran-tatap-muka.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Iir Khoiriyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Apr 2021 10:35:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[Pembelajaran Tatap Muka]]></category>
		<category><![CDATA[Ruqayah]]></category>
		<category><![CDATA[SMP N 3 Pati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=26700</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Hari ini, Senin (5/04/2021) SMP N 3 Pati melaksanakan Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Untuk pertama kalinya, sebanyak 100 siswa menghadiri pembelajaran di dalam kelas ditengah kondisi pandemi covid-19 yang masih melanda. Diketahui SMP N 3 Pati merupakan salah satu sekolah di Kabupaten Pati yang ditunjuk pemerintah untuk menggelar uji coba [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Hari ini, Senin (5/04/2021) SMP N 3 Pati melaksanakan Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Untuk pertama kalinya, sebanyak 100 siswa menghadiri pembelajaran di dalam kelas ditengah kondisi pandemi covid-19 yang masih melanda.</p>
<p>Diketahui SMP N 3 Pati merupakan salah satu sekolah di Kabupaten Pati yang ditunjuk pemerintah untuk menggelar uji coba pembelajaran tatap muka.</p>
<p>Kepala sekolah SMP N 3 Pati, Ruqayah mengklaim uji coba PTM hari ini berjalan dengan lancar seperti yang diharapkan.</p>
<p>“Alhamdulillah hari ini berjalan dengan lancar dan tidak ada masalah,” katanya saat ditemui Samin News di meja kerjanya, Senin (5/04/2021).</p>
<p>Lanjutnya, Ia mengatakan pembelajaran hari pertama yang dilakukan yakni pengenalan lingkungan sekolah, sistem pembelajaran hingga alur penggunaan sarana yang menunjang pelaksanaan kegiatan ujicoba PTM. Diketahui sebanyak 100 siswa yang mengikuti ujicoba PTM tersebut adalah siswa kelas 7.</p>
<p>“Ini siswanya kan kelas 7 belum pernah tau sekolahnya jadi ya tadi masih mengarahkan, alurnya, kelasnya terus teknik pembelajarannya kan sudah tau tadi. Nanti kalo kedepannya kedua kalinya besok semoga udah hafal,” imbuhnya.</p>
<p>Selama ujicoba PTM digelar, pembelajaran secara daring tetap dilakukan mengingat siswa lainnya yang selama ini telah mengikuti pembelajaran di rumah.</p>
<p>“Tatap muka seperti biasanya, tapi zoom juga (pembelajarannya) bersamaan dengan siswa-siswa yang ada dirumah. Jadi sebagian ada yang disini tatap muka terus lainnya ada yang dirumah,” jelasnya.</p>
<p>Pihaknya mengungkap, ujicoba PTM hari ini berjalan lancar berkat dukungan dan persiapan yang matang yang diadakan jauh-jauh hari.</p>
<p>“Semua syarat-syarat dan tahap-tahap sudah kami penuhi, semua saling mendukung. Mudah-mudahan program ini kedepannya berjalan lancar dan nanti bisa berimbas ke sekolah lain,” pungkasnya.</p>
<p>Sebagai informasi, ujicoba PTM di SMP N 3 Pati akan digelar hingga 16 April 2021 mendatang.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/04/hari-ini-100-siswa-smp-n-3-pati-ikuti-uji-coba-pembelajaran-tatap-muka.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
