<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pembangunan Jembatan Juwana &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/pembangunan-jembatan-juwana/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 26 Mar 2022 09:41:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Pemkab Pati Tak Perlu Berpikir Terlalu Berat Soal Pembangunan Jembatan Juwana</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/03/pemkab-pati-tak-perlu-berpikir-terlalu-berat-soal-pembangunan-jembatan-juwana.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/03/pemkab-pati-tak-perlu-berpikir-terlalu-berat-soal-pembangunan-jembatan-juwana.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Mar 2022 09:40:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[INFRASTRUKTUR]]></category>
		<category><![CDATA[PARLEMENTER]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[anggota Komisi C DPRD Pati]]></category>
		<category><![CDATA[H Haryono]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan Jembatan Juwana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=39996</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati dalam hal ini Bupati Haryanto tak perlu berpikir terlalu berat terkait dengan rencana dibangunnya Jembatan Juwana, oleh pihak Satker Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Jawa Tengah. Lebih baik, Bupati saat ini lebih berpikir dan konsentrasi maksimal kondisi di wilayahnya, termasuk banyaknya ruas jalan yang rusak dan dikeluhkan oleh warga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati dalam hal ini Bupati Haryanto tak perlu berpikir terlalu berat terkait dengan rencana dibangunnya Jembatan Juwana, oleh pihak Satker Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Jawa Tengah. Lebih baik, Bupati saat ini lebih berpikir dan konsentrasi maksimal kondisi di wilayahnya, termasuk banyaknya ruas jalan yang rusak dan dikeluhkan oleh warga atau para pengguna jalan.</p>
<p>Salah satunya, adalah kerusakan ruas jalan Pati-Gabus yang seharusnya sudah dilaksanakan pekerjaan rehabilitasi dengan menggunakan sumber Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2022, dan juga normalisasi alur Kali Selok di Desa Langgenharjo, Kecamatan Juwana. Sebenarnya pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juwana, segera akan melakukan normalisasi alur kali tersebut tapi sampai sekarang belum ada realisasinya.</p>
<p>Salah seorang anggota Komisi C DPRD Pati, H Haryono, mengungkapkan hal tersebut menanggapai kekhawatiran Bupati Haryanto, akan terjadinya kemacetan di jalur Pantura saat pembangunan jembatan di ruas jalan nasional akan dimulai, usai Lebaran mendatang. Pelaksanaan pembangunan jembatan tersebut, dipastikan sangat berbeda bila dibanding dengan  pembangunan ruas jalan Juwana-Batangan yang seringkali menimbulkan kemacetan cukup parah.</p>
<p>Untuk membangun jembatan sepanjang 100 meter di atas alur Kali Juwana tersebut, sepanjang secara teknis pekerjaan oleh rekanan pemenang tender paket pekerjaan itu memang benar-benar mampu menjabarkan tingkat kesulitas yang terjadi, maka kemacetan berlarut-larut bisa dihindari. &#8221;Maksudnya,  pengalihan arus lalu lintas dari timur (Surabaya) maupun barat (Semarang), tentu bukan hal sulit karena masih ada satu jembatan lainnya yang di sisi selatan,&#8221;ujarnya.</p>
<p>Tepatnya, lanjut Haryono, Jembatan yang berlokasi di Doropayung, Kecamatan Juwana, dan merupakan lokasi bekas jembatan peninggalan kolonial yang sudah mengalami penggantian satu kali, beberapa tahun lalu. Dengan demikian, akses arus lalu lintas dari barat setelah sampai di perempatan Alun-alun Juwana yang semula lurus ke timur melintas di jembatan yang akan dibangun, harus dialihkan belok kanan.</p>
<p>Jika tidak salah ruas jalan tersebut atau jalan depan pegadaian itu bernama Jl P Sudirman yang menikung ke kiri sebelum memasuki Jembatan di Doropayung. Berikutnya arus lalu lintas lurus ke timur sampai di pertigaan Tjongyok, tapi menjelang sampai di pertigaan tersebut akses jalan dari barat itu sedikit menanjak.</p>
<p>Selain itu, ruas jalan tersebut mulai dari selatan perempatan alun-alun saat ini juga sudah dalam kondisi rusak, karena konstruksi betonnya mulai banyak yang pecah-pecah.  Kemudian disusul juga rusaknya kondisi jalan di pertigaan Tjongyok, sehingga harus terlebih dahulu dilakukan perbaikan sebelum pembangunan jembatan dimulai, karena hal itu akan menjadi penyebab terjadinya kemacetan.</p>
<p>Selebihnya, setelah kendaraan dari timur sampai di perempatan alun-alun jika hendak belok kiri (barat) harus berhenti mengikuti petunjuk lampu pengatur lalu lintas, sehingga tidak bisa langsung belok seperti yang selama ini berlaku. &#8221;Hal tersebut untuk memberi kesempatan arus lalu lintas dari barat yang sampai di perempatan alun-alun ini hendak belok kanan (selatan), tentu membutuhkan ruang untuk bermanuver secara maksimal,&#8221;imbuh Haryono.(adv)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/03/pemkab-pati-tak-perlu-berpikir-terlalu-berat-soal-pembangunan-jembatan-juwana.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jembatan Juwana Dibangun Usai Lebaran, Pemkab Antisipasi Kemacetan</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/03/jembatan-juwana-dibangun-usai-lebaran-pemkab-antisipasi-kemacetan.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/03/jembatan-juwana-dibangun-usai-lebaran-pemkab-antisipasi-kemacetan.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Mar 2022 12:03:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[INFRASTRUKTUR]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan Jembatan Juwana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=39951</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Rencana pembangunan Jembatan Juwana di ruas jalan nasional Semarang-Surabaya, oleh pihak Satker Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Jawa Tengah akan dimulai usai Lebaran. Karena itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati harus melakukan antisipasi terjadinya kemacetan lalu lintas, di jalur pantura. Berkait rencana pembangunan jembatan sepanjang 100 meter yang membentang di atas alur Kali Juwana [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Rencana pembangunan Jembatan Juwana di ruas jalan nasional Semarang-Surabaya, oleh pihak Satker Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Jawa Tengah akan dimulai usai Lebaran. Karena itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati harus melakukan antisipasi terjadinya kemacetan lalu lintas, di jalur pantura.</p>
<p>Berkait rencana pembangunan jembatan sepanjang 100 meter yang membentang di atas alur Kali Juwana itu, disampaikan Bupati Haryanto, belum lama ini. Sehingga pihaknya tengah memikirkan upaya mengantisipasi dampak yang ditimbulkan, yaitu terjadinya kemacetan, sehingga hal itu harus dibahas dalam rapat secara detail.</p>
<p>Jika pembangunan Jembatan Juwana baru dimulai usai Lebaran, maka harus dibahas lebih dulu sampai tuntas, agar pelaksanaan pembangunan jembatan tersebut benar-benar maksimal. Apalagi, untuk pelaksanaan pekerjaannya tentu membutuhkan waktu cukup panjang, setidaknya sampai sekitar delapan bulan.</p>
<p>&#8221;Oleh karena itu, kami harus memikirkan cara untuk mengantisipasi dampak pembangunan jembatan tersebut,&#8221;ujarnya.</p>
<p>Sebagaimana diketahui, Jembatan Juwana juga merupakan penghubung Kabupaten Pati dan Rembang, sehingga masuk katagori jalur pantai utara (Pantura). Hal itu tentu akan berimbas pada kemacetan jika antisipasi tidak dilakukan jauh-jauh sebelumnya, mengingat waktu pelaksanaan pelaksanaan pekerjaan yang berlangsung delapan bulan tersebut cukup panjang.</p>
<p>Dengan demikian, permasalahan tersebut harus diurai dari awal agar nanti tidak membikin macet sampai berbulan-bulan. Hal itu mengingat waktu pelaksanaan pekerjaan jembatan itu sampai delapan bulan.</p>
<p>Akan tetapi di sisi lain, pihaknya juga memperkirakan pembangunan jembatan tersebut baru bisa selesai sebelum Lebaran Tahun 2023. Sebab, jika sampai bulan Ramadan belum usai hal itu bisa berdampak dan merembet pada infrastruktur lainnya.</p>
<p>Sedangkan ruas jalan Pantura yang saat ini juga tengah berlangsung pelaksanaan pekerjaan, diperkirakan diperkirakan H-10 Lebaran tahun ini sudah selesai. &#8221;Ini sudah mau memasuki bulan puasa, jadi paling tidak masih ada satu bulanan, dan kalau satu bulan itu macet, tentu membikin infrastruktur yang lain ikut terkena dampak,&#8221;imbuhnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/03/jembatan-juwana-dibangun-usai-lebaran-pemkab-antisipasi-kemacetan.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
