<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pemadam Kebakaran &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/pemadam-kebakaran/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 Jun 2021 08:22:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Tiga dari Enam Pemadam di Tempat Tambahan Sudah Selesai Dikerjakan</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/06/tiga-dari-enam-pemadam-di-tempat-tambahan-sudah-selesai-dikerjakan.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/06/tiga-dari-enam-pemadam-di-tempat-tambahan-sudah-selesai-dikerjakan.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Jun 2021 08:22:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar]]></category>
		<category><![CDATA[Pemadam Kebakaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=29249</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Sedia payung sebelum hujan, meskipun itu hanya sekadar pepatah tapi menyangkut demi kepentingan banyak orang. Jika demi untuk menjaga keselamatan harta benda milik para pedagang pasar, tentu jumlah mereka dalam satu pasar tentu tidak hanya sekadar berjumlah 100 maupun  200 orang, melainkan bisa lebih dari 1.000 orang. Sebut saja di antaranya, adalah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Sedia payung sebelum hujan, meskipun itu hanya sekadar pepatah tapi menyangkut demi kepentingan banyak orang. Jika demi untuk menjaga keselamatan harta benda milik para pedagang pasar, tentu jumlah mereka dalam satu pasar tentu tidak hanya sekadar berjumlah 100 maupun  200 orang, melainkan bisa lebih dari 1.000 orang.</p>
<p>Sebut saja di antaranya, adalah pedagang Pasar Puri Baru, dan juga Pasar Tayu, serta masih ada pasar lainnya, seperti Pasar Juwana dan juga Pasar Kayen. Dengan demikian, kelengkapan untuk menjaga keselamatan tersebut salah satunya adalah dari ancaman kebakaran, sehingga di lingkungan pasar harus disediakan pemadam kebakaran instan atau yang ditempat di lokasi lingkungan pasar.</p>
<p>Bahkan, papar salah seorang penanggung jawab pengelolaan pasar di Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati, Widyo, saat ini sudah ada tiga pasar yang mempunyai pemadam kebakaran di tempat. &#8221;Tidak hanya itu, masing-masing pasar tersebut juga sudah mempunyai dua unit sehingga bisa menjangkau lingkungan dalam pasar itu jika harus menghadapi musibah kebakaran,&#8221;ujarnya.</p>
<figure id="attachment_29248" aria-describedby="caption-attachment-29248" style="width: 432px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-29248" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/b0884676-ebac-411f-993e-4c144f5633bc.gif" alt="" width="432" height="593" /><figcaption id="caption-attachment-29248" class="wp-caption-text">Tambahan pemadam kebajaran di tempat yang sudah selesai dikerjakan, untuk Pasar Sleko Pati.(Foto:SN/dok-wid)</figcaption></figure>
<p>Adapun ketiga pasar dimaksud, lanjutnya, adalah Pasar Puri Baru, Pasar Sleko, dan Pasar Tayu, karena sebelum itu sudah mempunyai satu unit pemadam jenis yang sama. Yakni, mempunya bak tampungan air di atas ketinggian atau tower, dilengkapi pula dengan sumur pompa dengan daya listrik tapi jika listrik padam saat terjadi kebakaran ganti hidran yang dihidupkan mengguanakan genset.</p>
<p>Dari hidran tersebut bisa disambungkan dengan slang panjang lebih dari 200 meter, dan di bagian tengahnya juga bisa dipasang pompa pendorong. Dengan demikian, air yang disemprotkan ke bagian yang terbakar tetap mempunyai dorongan cukup kuat, sehingga hal itu bisa dilakukan oleh petugas sambil menunggu datangnya regu pemadam kebakaran dalam jumlah yang lebih banyak.</p>
<p>Karena itu, setelah sebelumnya satu unit pemadam tersebut disedikan di Pasar Puri, Sleko, dan Pasar Tayu juga di Pasar Kayen tapi tambahan satu unit di pasar yang disebut terakhir belum jadi. &#8221;Demikian pula yang dibangun satu unit lainnya, seperti di Pasar Bulumanis dan Pasar Wedarijaksa sampai saat ini masih dalam proses,&#8221;imbuhnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/06/tiga-dari-enam-pemadam-di-tempat-tambahan-sudah-selesai-dikerjakan.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemadam Kebakaran di Tempat Mulai Dikerjakan</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/05/pemadam-kebakaran-di-tempat-mulai-dikerjakan.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/05/pemadam-kebakaran-di-tempat-mulai-dikerjakan.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 May 2021 09:18:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[INFRASTRUKTUR]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar]]></category>
		<category><![CDATA[Pemadam Kebakaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=27718</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI  &#8211; Bagi yang belum memahami fungsi pemadam kebakaran di tempat ini, akan menganggapnya terlalu ribet. Akan tetapi, tIdak bisa dioperasikan ke mana-mana jika terjadi kebakaran, dan itu pun hanya di lingkungan pasar yang memang rawan terjadinya musibah kebakaran. Karena itu, papar Penanggung Jawab Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati, Widyo, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_27719" aria-describedby="caption-attachment-27719" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="wp-image-27719 size-full" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/05/DSC04832-ink.jpeg" alt="" width="640" height="425" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/05/DSC04832-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/05/DSC04832-ink-300x199.jpeg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/05/DSC04832-ink-632x420.jpeg 632w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-27719" class="wp-caption-text">Proses awal pelaksanaan pekerjaan pembuatan pemadam kebakaran di tempat, untuk lingkungan Pasar Puri Baru.</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong>  &#8211; Bagi yang belum memahami fungsi pemadam kebakaran di tempat ini, akan menganggapnya terlalu ribet. Akan tetapi, tIdak bisa dioperasikan ke mana-mana jika terjadi kebakaran, dan itu pun hanya di lingkungan pasar yang memang rawan terjadinya musibah kebakaran.</p>
<p>Karena itu, papar Penanggung Jawab Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati, Widyo, hanya pasar daerah yang mempunyai dukungan fasilitas tersebut. Tujuannya tak lain, agar bila terjadi musibah kebakaran unit pemadam di tempat ini mampu mencegah berkembangnya kobaran api.</p>
<p>Dengan demikian, setelah fasilitas itu tersedia pada tahap pertama kini disusul tahap kedua, dan untuk keperluan pengoperasiannya sudah disiapkan personel untuk diterjunkan bila terhadi kebakaran di pasar. &#8221;Berdasarkan pertimbangan untuk efektifitas pemanfaatnya, maka pasar-pasar daerah yang besar seperti Pasar Puri Baru disiapkan sampai dua unit,&#8221; ujarnya.</p>
<figure id="attachment_27720" aria-describedby="caption-attachment-27720" style="width: 640px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="wp-image-27720 size-full" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/05/DSC04833-ink.jpeg" alt="" width="640" height="415" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/05/DSC04833-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/05/DSC04833-ink-300x195.jpeg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-27720" class="wp-caption-text">Proses pembuatan ruangan untuk sumur yang airnya nanti dinaikkan ke bak penampungan yang di pasang di atas bangunan tersebut.</figcaption></figure>
<p>Selain itu, lanjutnya, juga ada Pasar Juwana, Trangkil, Kayen, Sleko I dan Sleko 2, serta tambahan di pasar yang belum ada, yaitu Pasar Wedarijaksa dan juga Pasar Bulumanis. Dengan kelengkapan tersebut, maka upaya mengantisiupasi merambatnya api bila terjadi kebakaran bisa dilakukan pencegahan secara maksimal.</p>
<p>Akan  tetapi hal tersebut bukan berarti pihaknya mengharap agar terhadi musibah kebakaran, karena sudah mempunyai kelengkapan kebakaran di tempat. Tentu bukan itu tujuannya, karena pembuatan pemadam kebakaran untuk satu pasar sampai ada yang dua unit tersebut memang untuk melakukan pencegahan secara maksimal.</p>
<p>Seperti yang di Pasar Puri Baru untuk satu unit diletakkan di sisi utara pasar, dan satu unit yang baru dikerjakan dengan biaya mencapi Rp 189 juta itu terletak di bagian belakang. Dengan pembiayaan satu unit pemadam kebakaran sebesar itu sudah lengkap, mulai dari genset untuk mengangkat air bila listrik mati.</p>
<p>Selebihnya bak tandon air dengan kapasitas daya semprot selama satu jam, kemudian pengambilan air tidak lagi dari bak penampung melainkan langsung melalui hidran. &#8221;Dari hidran inilah akan dipasang slang dengan panjang maksimal 200 meter, tapi pada 100 meter pertama ditopang dengan daya semprot pompa jinjing,&#8221; tandas Widyo.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/05/pemadam-kebakaran-di-tempat-mulai-dikerjakan.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
