<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/pelaksanaan-pembelajaran-tatap-muka-ptm/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 Jan 2022 10:22:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Pekan Ketiga Awal Tahun 2022, SD di Tayu Masih Terapkan PTM Terbatas</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/01/pekan-ketiga-awal-tahun-2022-sd-di-tayu-masih-terapkan-ptm-terbatas.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/01/pekan-ketiga-awal-tahun-2022-sd-di-tayu-masih-terapkan-ptm-terbatas.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Jan 2022 10:22:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=37637</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Masuk pekan ketiga pada Januari awal tahun 2022 ini, kegiatan belajar mengajar (KBM) pendidikan dasar di Kabupaten Pati masih menerapkan kuota 50:50 persen. Artinya, setengahnya dilakukan secara PTM, sebagiannya lagi secara daring. Sebagaimana kebijakan 50:50 persen itu juga diterapkan di SD Negeri Tayu Kulon 02. Sistem pembelajaran tatap muka berdasarkan shif atau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Masuk pekan ketiga pada Januari awal tahun 2022 ini, kegiatan belajar mengajar (KBM) pendidikan dasar di Kabupaten Pati masih menerapkan kuota 50:50 persen. Artinya, setengahnya dilakukan secara PTM, sebagiannya lagi secara daring.</p>
<p>Sebagaimana kebijakan 50:50 persen itu juga diterapkan di SD Negeri Tayu Kulon 02. Sistem pembelajaran tatap muka berdasarkan shif atau dibagi. Mekanisme masuk PTM, masuk mulai pukul 07.00 sampai kurang lebih hingga pukul 09.00 wib.</p>
<p>&#8220;Kegiatan belajar mengajar belum 100 persen PTM. Baru tadi pagi dapat info, jadi kami sekolah belum berani menerapkan PTM penuh kuotanya masih 50:50 dengan total keseluruhan 117 siswa,&#8221; kata Kepala SD Negeri Tayu Kulon 02, Hartiwi di sekolah, Senin (17/1/2022).</p>
<p>Hartiwi menyatakan berdasarkan informasi yang diterimanya, bahwa sekolah boleh menerapkan PTM. Akan tetapi, hanya setengah dari murid yang masuk dengan memakai seragam.</p>
<p>&#8220;Info yang baru kami terima dari UPT pendidikan Kecamatan, dari Kasi kurikulum, Dinas Pendidikan (Dikbud) Pati boleh menggelar PTM terbatas dengan lengkap memakai seragam. Sementara kemarin belum bisa itu,&#8221; terangnya.</p>
<p>Pihaknya mengakui menggelar PTM 100 persen tentu pemerintah banyak pertimbangan, tidak asal-asalan. Seperti perkembangan kondisi penyebaran Covid-19 di daerah, tingkat vaksinasi dan perizinan dari pemerintah.</p>
<p>Sementara itu, pihaknya menambahkan semua siswanya saat ini sudah tervaksin tahap pertama, pelaksanaannya baru pekan kemarin. Direncanakan tahap kedua bulan Februari depan.</p>
<p>&#8220;Memang kami punya rencana pinginnya semua siswa dibolehkan mengikuti PTM penuh. Akan tetapi, sekolah tentu mengikuti berdasarkan kebijakan dari Dinas Pendidikan setempat,&#8221; tandasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/01/pekan-ketiga-awal-tahun-2022-sd-di-tayu-masih-terapkan-ptm-terbatas.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PTM Hari Pertama; Butuh Suasana Tertib di Lingkungan Sekolah dalam Kota Pati</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/01/ptm-hari-pertama-butuh-suasana-tertib-di-lingkungan-sekolah-dalam-kota-pati.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/01/ptm-hari-pertama-butuh-suasana-tertib-di-lingkungan-sekolah-dalam-kota-pati.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Jan 2022 09:11:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=37618</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Satu hal yang nanpak lupa diantisipasi oleh pihak yang berkompeten di Pati di hari pertama diberlakukannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di dalam Kota Pati, Senin (17/Januari) 2022, yaitu menjaga ketertiban. Sehingga dampak suasana yang ditimbulkan di jalan raya depan sekolah yang bersangkutan, terutama  di lingkungan SD di pinggir jalan raya, seperti di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_37616" aria-describedby="caption-attachment-37616" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-37616" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/DSC08532.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/DSC08532.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/DSC08532-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/DSC08532-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/DSC08532-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/DSC08532-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/DSC08532-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-37616" class="wp-caption-text">Susana di lingkungan SD Pati Kidul kompleks di hari pertama PTM, pinggir jalan raya depan sekolah tersebut yang semrawut.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Satu hal yang nanpak lupa diantisipasi oleh pihak yang berkompeten di Pati di hari pertama diberlakukannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di dalam Kota Pati, Senin (17/Januari) 2022, yaitu menjaga ketertiban. Sehingga dampak suasana yang ditimbulkan di jalan raya depan sekolah yang bersangkutan, terutama  di lingkungan SD di pinggir jalan raya, seperti di Jl P Sudirman adalah kesemrawutan.</p>
<p>Hal itu tidak hanya dari sisi lalu lintas, melainkan juga karena faktor banyaknya kendaraan roda empat atau mobil pribadi penjemput yang parkir menunggu di badan jalan sampai tiga. Akibatnya pengguna jalan lain yang hendak melintas di ruas jalan itu dari timur pun harus mengambil posisi terlalu ke kanan hingga tepi jalan.</p>
<p>Sementara dari pantauan di lokasi, bagian tepi jalan sisi utara juga terdapat jalur khusus untuk pengendara sepeda dan penarik becak dari barat. Hal tersebut mengingat ruas jalan utama itu hanya satu arah dari timur ke barat mulai pukul 06.00 pagi hingga 22.00 malam, sehingga kesemrawutan pun terjadi selepas lampu pengatur lalu lintas di perempatan CPM.</p>
<p>Akan tetapi, kondisi tersebut dianggap sebagai hal biasa, atau karena sudah berlangsung bertahun&#8211;tahun sebelum muncul kondisi masa pandemi Covid-19. &#8221;Kendati saat ini PPKM yang berlaku adalah level 2, seharusnya kerumunan penjemput tetap jangan dibiarkan terjadi, karena hal itu merupakan bagian dari kondisi cukup rawan,&#8221;papar salah seorang di antara mereka yang menjauh dari kerumunan tersebut, Ahmad.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-37614" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/DSC08533.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/DSC08533.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/DSC08533-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/DSC08533-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/DSC08533-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/DSC08533-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/DSC08533-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<figure id="attachment_37617" aria-describedby="caption-attachment-37617" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-37617" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/DSC08530.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/DSC08530.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/DSC08530-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/DSC08530-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/DSC08530-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/DSC08530-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/DSC08530-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-37617" class="wp-caption-text">Kondisi kesemrawutan arus lalu lintas di Jl P Sudirman yang masih ditopang dengan bercampuraduknya para pedagang yang memanfaatkan kondisi tersebut.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p>Kesemrawutan lalulintas yang tak bisa dihindari itu, lanjut yang bersangkutan adalah, saat penjemput anak-anak kelas I s/d VI yang masuk pagi mulai pukul 07.00 s/d pukul 09.30 WIB. Bersamaan dengan itu, disusul munculnya para pengantar untuk anak-anak yang masuk mulai dari pukul 09.30 s/d pukul 11.30, sehingga antara yang menunggu/penjemput anak-anak yang hendak keluar pun bertemu di depan gerbang sekolah.</p>
<p>Kondisi tersebut, ternyata diperburuk dengan kondisi penjemput yang berkendara roda empat yang parkir hingga menutup hampir seluruh badan jalan. Akan tetapi, khusus lokasi di sekolah itu sedikit beruntung karena Satlantas Polres Pati yang semula mengambil tempat di sisi utara Jl P Sudirman, atau tepatnya di depan SD itu sekarang sudah berpindah di lokasi lain.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-37613" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/DSC08536.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/DSC08536.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/DSC08536-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/DSC08536-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/DSC08536-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/DSC08536-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/DSC08536-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<figure id="attachment_37612" aria-describedby="caption-attachment-37612" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-37612" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/DSC08535.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/DSC08535.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/DSC08535-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/DSC08535-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/DSC08535-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/DSC08535-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/DSC08535-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-37612" class="wp-caption-text">Situasi di lingkungan depan SMPN 5 Pati yang juga berlokasi di pinggir Jl P Sudirman pada saat jam pulang maupun jam kedatangan di hari pertama PTM, sejumlah guru terjun langsung mengatur keluar masuknya anak-anak baik dari jalan ke lingkungan sekolah maupun sebaliknya.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p>Situasi di lingkungan depan SMPN 5 Pati yang juga berlokasi di pinggir Jl P Sudirman pada saat jam pulang maupun jam kedatangan di hari pertama PTM, sejumlah guru terjun langsung mengatur keluar masuknya anak-anak baik dari jalan ke lingkungan sekolah maupun sebaliknya.(Foto:SN/aed)</p>
<p>Dengan kondisi tersebut, paling tidak suasana di depan sekolah yang bersangkutan sudah tidak lagi terancam macet total, karena dari timur tidak ada lagi pengguna jalan yang hendak masuk ke lingkungan mako Satlantas. Demikian pula, secara bersamaan juga tidak banyak lagi yang hendak keluar dari lingkungan itu.</p>
<p>Karena itu, pada saat kondisi rawan kerumunan baik jam kepulangan maupun kedatangan anak-anak yang hendak mengikuti PTM awal ini, seharusnya pihak yang berkompeten pun ikut terjun langsung mengatur ketertibannya. &#8221;Hal itu harus dibedakan dengan SMP maupun SMA yang juga banyak terdapat di pinggir Jl P Sudirman,&#8221;imbuhnya.</p>
<p>Diminta tanggapannya secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pati, Winarto SPd MH menyampaikan, bahwa hari ini untuk sekolah semua tingkatan di Kabupaten Pati sudah harus mulai melaksanakan PTM di hari pertama dan seterusnya. Akan tetapi waktunya dibagi atau tidak serentak masuk sekolah secara bersama-sama, sehingga pihak sekolah semua harus mengatur penjadwalannya.</p>
<p>Maksudnya, tidak semua sekolah harus melaksanakan pembelajaran secara bersama-sama mulai dari pukul 07.00 sampai selesai, melainkan harus dilaksanakan secara bergilir. &#8221;Yakni, tiga hari masuk pagi, dan tiga hari selebihnya dijadwalkan masuk siang secara bergantian sampai nanti kondisi benar-benar kembali normal,&#8221;tandasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/01/ptm-hari-pertama-butuh-suasana-tertib-di-lingkungan-sekolah-dalam-kota-pati.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemendikbud Ingatkan Sekolah Wajib PTM, Tak Boleh Dihalangi</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/01/kemendikbud-ingatkan-sekolah-wajib-ptm-tak-boleh-dihalangi.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/01/kemendikbud-ingatkan-sekolah-wajib-ptm-tak-boleh-dihalangi.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Jan 2022 11:04:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=37105</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) pada Kemendikbud Ristek, Jumeri menegaskan pemerintah daerah tak boleh menghambat dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Dengan kata lain, PTM ini harus dilakukan di semua daerah di seluruh Indonesia. Ketetapan ini mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri. Hal ini ia sampaikan saat Webinar, Senin (3/1/2022). &#8220;Sekolah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com</strong>, Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) pada Kemendikbud Ristek, Jumeri menegaskan pemerintah daerah tak boleh menghambat dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).</p>
<p>Dengan kata lain, PTM ini harus dilakukan di semua daerah di seluruh Indonesia. Ketetapan ini mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri. Hal ini ia sampaikan saat Webinar, Senin (3/1/2022).</p>
<p>&#8220;Sekolah yang berada di wilayah dengan status PPKM level 1-3 wajib menggelar PTM. Saat ini, semua wilayah di Indonesia berstatus level 1-3 atau tidak ada yang PPKM level 4,&#8221; ucap Jumeri.</p>
<p>Untuk saat ini, lanjutnya semua wilayah di Indonesia berstatus level 1-3 atau tidak ada yang PPKM level 4. Jadi, Pemda tidak boleh melarang PTM terbatas bagi yang memenuhi kriteria.</p>
<p>Penjelasan terkait aturan PTM pada SKB empat menteri tersebut untuk dipedomani. Jumeri mengingatkan jangan sampai Pemda menambah ataupun mengurangi peraturan di dalamnya. Sehingga dengan tambahan atau mengurangi itu berakibat menjadi lebih berat menyikapi kondisi PTM terbatas.</p>
<p>Berbeda dengan semester ganjil tahun sebelumnya, untuk semester genap di tahun ini orang tua tidak bisa memilih opsi mengizinkan anaknya untuk PTM di kelas atau mengikuti PJJ, kecuali dalam keadaan tertentu.</p>
<p>&#8220;Mulai semester dua semua siswa wajib PTM terbatas jadi tidak ada lagi dispensasi seperti semester lalu, boleh milih di rumah atau sekolah,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Pihaknya mengaku akan terus mengawasi semua sekolah. Ia menyebut, sekolah yang melanggar protokol kesehatan akan dijatuhi sanksi. &#8220;Sanksi administratif dan dibina oleh satgas covid atau tim pemebina UKS setempat,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/01/kemendikbud-ingatkan-sekolah-wajib-ptm-tak-boleh-dihalangi.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
